• Login
Bacaini.id
Friday, May 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Cokelat Ciptaan Ilmuwan Israel Siap Dilepas ke Pasar 2027, Tanpa Pohon Kakao

Cokelat Tanpa Kakao? Inovasi Ini Siap Mengubah Industri Global

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
22 April 2026 20:44
Durasi baca: 3 menit
cokelat berbasis sel hasil laboratorium

Cokelat berbasis sel hasil inovasi ilmuwan Israel diproduksi di laboratorium tanpa biji kakao, siap masuk pasar global dalam beberapa tahun ke depan (foto/ist)

Poin Penting:

  • Cokelat berbasis sel dikembangkan ilmuwan Israel tanpa biji kakao alami
  • Diprediksi mulai masuk pasar global pada 2027
  • Produksi lebih efisien dan bisa disesuaikan dengan AI
  • Menuai kritik sebagai strategi substitusi bahan murah

Bacaini.ID, KEDIRI – Inovasi di dunia pangan kembali mengejutkan. Kali ini, cokelat—makanan yang selama ini identik dengan biji kakao alami—berhasil diciptakan ilmuwan Israel di laboratorium tanpa perlu menanam pohon. Teknologi ini bahkan diklaim mampu menekan biaya produksi sekaligus menjawab lonjakan harga kakao global.

Baca Juga:

  • Jejak Sejarah Cokelat di Dunia, dari Ramuan Ritual Menjadi Komoditi Industrial

Baru-baru ini perusahaan global Mondelez mengembangkan cokelat berbasis cell-cultured cocoa butter, mentega kakao yang dibuat di laboratorium tanpa perlu menanam pohon kakao.

Perusahaan cokelat internasional yang menaungi beberapa merk camilan berbahan dasar cokelat seperti Oreo, Cadburry dan Toblerone sejak tahun 2022 berinvestasi untuk penelitian pengembangan mentega kakao ‘buatan’ yang dilakukan oleh startup bioteknologi dari Israel, Celleste Bio. Hasilnya, cokelat batangan berbasis sel berhasil diciptakan untuk pertama kalinya di dunia pada awal April lalu.

Cokelat ‘buatan lab’ ini diprediksi akan mulai masuk ke pasar pada 2027. Bukan tanpa alasan mengapa inovasi pangan terus dilakukan. Proses ‘penciptaan’ mentega kakao untuk kepentingan produksi cokelat sebagai makanan, didasari pada harga kakao yang terus melambung karena berbagai faktor.

Selain itu, memroduksi ‘cokelat’ di laboratorium dianggap lebih murah dalam jangka panjang, meningkatkan produksi hingga pemenuhan permintaan pasar yang tinggi.

Bagaimana Proses Cokelat Berbasis Sel Dibuat?

Berbeda dengan cokelat konvensional yang berasal dari biji kakao, produk ini memanfaatkan teknologi cell-based atau kultur sel. Teknologi ini mirip dengan proses produksi daging kultur (cultured meat), yang juga dikembangkan tanpa proses peternakan namun dengan menumbuhkan jaringan daging di lab.

Dikutip dari laman Celleste Bio, pengembangan mentega kakao yang dilakukan oleh perusahaan ini berbasis kecerdasan buatan (AI) yang bisa disesuikan dengan permintaan pelanggan. Celleste Bio memilih berbagai varietas biji kakao, mengekstrak sel-selnya, dan menumbuhkannya dalam bioreaktor dengan vitamin, mineral, air dan gula.

Hasilnya kemudian menjadi biomassa yang kemudian diekstraksi mentega dan bubuk kakao. Prosesnya mirip dengan produksi kakao di alam, namun dalam lingkungan terkontrol di bawah kondisi yang di optimalkan.

Perusahaan tersebut menyatakan bahwa model berbasis AI dirancang untuk menyesuaikan mentega kakao dengan spesifikasi yang diinginkan klien mereka, seperti titik leleh dan rasa.

Secara teknis, cokelat ‘buatan lab’ ini bisa sangat mirip dengan kakao asli, namun bagi pecinta cokelat tradisional, jenis cokelat baru ini menimbulkan perdebatan.

Beberapa pihak juga menyoroti pengembangan cokelat tersebut dan memperingatkan bahwa ini bukan sekedar inovasi berkelanjutan (sustainable innovation), melainkan strategi korporasi untuk mengganti bahan asli dengan substitusi yang lebih murah demi menjaga keuntungan korporasi. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: cokelatinovasi panganisraelteknologi makanan
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pertarungan moralitas dan loyalitas dalam pemilihan Ketua KONI Kota Blitar

Moralitas vs Loyalitas di Bursa Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030, Siapa Menang?

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In