• Login
Bacaini.id
Saturday, June 6, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bayi Meninggal Usai Diimunisasi, Orang Tua Polisikan Bidan

ditulis oleh
28 March 2023 17:42
Durasi baca: 2 menit
Mukono dan istrinya Adelia saat melapor ke Polres Trenggalek. Foto:bacaini/Abi

Mukono dan istrinya Adelia saat melapor ke Polres Trenggalek. Foto:bacaini/Abi

Bacaini.id, TRENGGALEK – Sepasang suami istri asal Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek mendatangi Polres Trenggalek, Selasa, 28 Maret 2023. Mereka mengadukan kematian bayinya setelah dilakukan imunisasi oleh bidan setempat.

Pasangan bernama Mukono, 46 tahun dan Adelia, 17 tahun ini adalah warga Desa Gembleb, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek. Anak mereka bernama Muhammad Arif Okta Ramadan meninggal di usia 5 bulan usai menjalani imunisasi TT.

“Setelah imunisasi TT atau vaksin tetanus pada tanggal 21 Maret 2023 di bidan, sore harinya panasnya tinggi, lalu kejang-kejang dan menjerit,” ucap Mukono ditemui Bacaini.id di Mapolres Trenggalek.

Melihat hal itu, keesokan harinya bayi itu dikembalikan ke bidan yang sama dan diberi obat. Menurut bidan, hal itu biasa terjadi pada anak setelah mendapat imunisasi.

Namun hal itu terus berlangsung hingga malam hari disertai kejang. Karena khawatir, mereka kembali membawa anaknya ke bidan tersebut, sebelum dirujuk ke Puskesmas Pogalan.

Sampai pukesmas bayi itu mendapat penanganan berupa infus dan diberi obat. Tapi kondisinya sudah kritis. Petugas Puskesmas merujuknya ke RSUD dr Soedomo Trenggalek. “Dirawat satu hari satu malam kemudian meninggal dunia,” kata Mukono.

Mukono meyakini jika kondisi bayinya sangat sehat sebelum diimunisasi. Meski bobot lahirnya hanya 1.9 kilogram dan harus mendapat perawatan di rumah sakit.

Dengan melapor ke polisi, mereka berharap bisa mendapat penjelasan penyebab kematian anaknya.

Kasatreskrim Polres Trenggalek Iptu Agus Salim membenarkan laporan tersebut. Namun masih menunggu terbitnya laporan secara resmi.

Penulis: Abi
Editor: Hari Tri Wasono

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bayi meninggalimunisasipolres trenggalektrenggalek
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi kasus pembunuhan Briptu Yoga dan isu penganiayaan ajudan di Blitar

Polisi di Blitar Tewas Setelah Ribut dengan Wakapolres Soal Asmara

Sudjojono berdebat dengan Bung Karno terkait protes Basuki Abdullah dalam pameran seni PUTERA

Perintah Bung Karno Dibantah Sudjojono: Soal Prinsip Tak Ada Supel-supelan

Kapolres Blitar membantah isu Wakapolres diduga menganiaya ajudan

Wakapolres Blitar Dikabarkan Aniaya Ajudan, Kapolres: Tidak Ada Nih

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In