• Login
Bacaini.id
Sunday, May 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ban Bocor di Jalan? Tenang, Ada si Ganteng Om Jon

ditulis oleh
20 June 2021 09:14
Durasi baca: 4 menit
Jono Tavia alias Om Jon, tukang tambal ban online di Kediri. Foto: Ist

Jono Tavia alias Om Jon, tukang tambal ban online di Kediri. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Pecah ban atau bocor adalah musibah yang sering dialami pengendara motor. Hal ini benar-benar menjadi masalah jika lokasi kita jauh dari tukang tambal ban.

“Apalagi jika ban bocor malam hari dan jauh dari permukiman penduduk. Saya pernah mengalaminya, apalagi pas sendirian dan saya perempuan,” kata Novita Sari, pengemudi mobil yang pernah memiliki pengalaman ban bocor di malam hari.

Meski membawa ban serep, Novita tak bisa mengganti ban mobilnya yang tiba-tiba kempes. Bahkan untuk mengeluarkan dongkrak dari bagasi mobil saja dia tidak bisa. Tak ada yang bisa dilakukan Novita selain menunggu pengendara yang melintas untuk meminta pertolongan.

Namun hal menakutkan itu kini tak lagi terjadi. Ada Om Jon yang siap membantu korban ban bocor tanpa beranjak dari tempat. Apapun jenis kendaraannya, Om Jon akan menambal ban kendaraan roda dua dan empat, dengan mendatangi lokasi pengendara. Siapa Om Jon?

Nama aslinya Jono Tavia, warga Kelurahan Kaliombo, Kecamatan Kota, Kediri. Dia adalah pemilik bisnis tambal ban online yang bisa dihubungi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp.

“Kalau ada yang ban kendaraannya bocor tinggal chat melalui atau telepon WA di nomor 0858-5357-5796. Saya akan datang membantu, di rumah bisa, di jalan oke,” katanya saat dihubungi Bacaini.id, Minggu 20 Juni 2021.

baca ini Kisah Dewi Remaja Yang Menemani Ayahnya Berjualan Pentol

Tak butuh waktu lama untuk menunggu kedatangan Om Jon. Begitu mendapat panggilan, dia akan meluncur dengan sepeda motor kerjanya. Di bagian belakang motor terpasang box yang memuat peralatan kerja. Alat itu bisa menambal ban tubles dan ban dalam.

Tarif yang dipatok untuk layanan panggilan ini masih wajar, tergantung jenis ban, jenis kendaraan dan lokasi konsumen. Biaya menambal kendaraan roda dua ban tubles dipatok Rp 20 – 30 ribu. Sedangkan ban dalam mulai Rp 25 – 60 ribu. Untuk kendaraan roda empat tubles ditarik mulai Rp 40 – 60 ribu.

“Untuk pelayanan tambal ban, titik nolnya di alun-alun Kota Kediri. Jaraknya radius 8 kilometer dengan tiga wilayah dan perhitungan berbeda. Kalau lebih, bisa nego,” kata Om Jon.

Dengan tarif tersebut, pelanggan sudah bisa menikmati layanan tambal ban tanpa repot menuntun kendaraan. Mereka juga bisa berkonsultasi tentang perawatan ban agar tidak mudah bocor. Plus senyum Om Jon yang menurut pelanggannya cukup manis.

Jasa tambal ban online yang dikelola Om Jon di Kediri

Bisnis Sendiri

Ide untuk membuka jasa tambal ban online ini berawal dari pengalaman Om Jon saat mengalami ban bocor. Dia harus mendorong sepeda motornya ke tempat tambal ban yang cukup jauh. Sambil berjalan dia membayangkan alangkah enaknya jika ada tambal ban yang bisa dipanggil.

Untuk merealisasikannya, Om Jon mengajak rekannya bekerja sama sebagai tim. Mereka melakukan pembagian wilayah kerja agar tak saling tumpang tindih saat menerima orderan.

“Sebelum pandemi satu hari bisa menerima 3-8 orderan. Tapi akhir-akhir ini turun antara 1-4 orderan. Itu mulai pagi jam 8 sampai jam 9 malam,” kata Om Jon.

baca ini Blaarrr Pecut Samandiman 7 Meter Meletus di Udara

Berkurangnya aktivitas masyarakat selama pandemi berdampak pada merosotnya pendapatan mereka. Hal ini membuat rekannya banting setir mencari pekerjaan lain. Sehingga praktis Om Jon menjalankan bisnis tambal ban online ini sendirian.

Untuk menaikkan nilai tawarnya, Om Jon menambah fasilitas layanan di luar jam praktik. Pelanggan tetap bisa mengorder jasanya jika mengalami ban bocor tengah malam.

Pengalaman Buruk

Membuka jasa tambal ban online tak selalu berbuah manis. Beberapa kali Om Jon kena prank saat mendatangi lokasi panggilan. Prank yang dimaksud bukan ditipu atau dikerjai, tetapi upayanya mendatangi lokasi yang cukup jauh tak membuahkan hasil.

“Pernah ada orderan dari perempuan pengendara mobil di dekat Stasiun Kediri. Ketika saya datang ternyata sudah dibantu warga. Ya sudah saya balik pulang lagi,” katanya.

Penglaman lain adalah saat menerima orderan pukul 03.00 WIB dini hari dengan lokasi cukup jauh. Karena merasa kasihan, Om Jon berangkat menembus kegelapan.

Namun setelah sampai, ternyata ban kendaraan tak kunjung bisa diperbaiki. Setiap kali ditambal bocor lagi. Ternyata ban dalam motor itu sudah waktunya diganti.

“Itu di Gurah, Kabupaten Kediri. Saya layani karena perempuan itu pelanggan tetap saya. Karena ordernya dini hari, tidak ada toko ban yang buka, akhirnya saya antar sampai ke rumah. Jam setengah enam pagi saya baru balik pulang,” cerita Om Jon.

Begitulah tanggung jawab Om Jon kepada pelanggannya. Dia konsisten membantu siapapun yang membutuhkan pertolongan.

Penulis: Novira Kharisma
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kedirionlinetambal ban
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Prabowo Subianto menandatangani prasasti peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Penghormatan untuk Buruh

Ilustrasi seseorang makan menggunakan tangan langsung dengan makanan tradisional Indonesia

Makan Pakai Tangan Bikin Lebih Tenang dan Nikmat, Ini Penjelasan Neuroscience

Penetapan calon Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 antara Muh Samanhudi Anwar dan Tonny Andreas

Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In