• Login
Bacaini.id
Sunday, May 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ancaman Kepunahan Satwa di Dunia, 4 Di antaranya di Indonesia

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
5 August 2025 18:47
Durasi baca: 2 menit
4 satwa di Indonesia yang terancam mengalami kepunahan

4 satwa Indonesia termasuk 10 satwa di dunia yang terancam kepunahan (foto/ist)

Bacaini.ID, KEDIRI – Indonesia dikenal sebagai negara mega-biodiversitas, rumah bagi ribuan spesies endemik yang tak ditemukan di tempat lain.

Namun faktanya banyak jenis satwa berada di ambang kepunahan akibat perusakan habitat, perburuan liar, hingga perubahan iklim.

Berdasarkan data Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN), World Wide Fund for Nature (WW), terdapat 10 satwa yang dinyatakan terancam punah. 4 satwa di antaranya berada di Indonesia.

Berikut 4 satwa endemik Indonesia:

Badak Jawa (Rhinoceros sondaicus)

Dengan status Critically Endangered atau sangat terancam punah oleh IUCN, badak jawa tersisa kurang lebih 80 ekor saja.

Badak Jawa hanya ditemukan di Taman Nasional Ujung Kulon, Banten.

Populasinya sangat terbatas karena perburuan di masa lalu dan habitatnya yang terus tergerus.

Menurut WWF Indonesia dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan atas satwa ini dilakukan secara intensif melalui kamera jebak.

Harimau Sunda

Harimau Sunda, atau dalam bahasa Inggris disebut Sunda Island Tiger, adalah sebutan untuk harimau yang pernah hidup di Kepulauan Sunda.

Termasuk harimau Jawa, harimau Bali, dan harimau Sumatra.

Saat ini hanya harimau Sumatra yang masih ada dan merupakan satu-satunya subspesies harimau yang tersisa dari Kepulauan Sunda.

Hingga kini harimau Sumatera diperkirakan tersisa kurang dari 600 ekor.

Orang utan Tapanuli (Pongo tapanuliensis)

Ditemukan sebagai spesies baru pada 2017, orangutan ini hanya hidup di hutan Batang Toru, Sumatra Utara.

Ancaman utama datang dari proyek pembangunan dan pembukaan lahan. Spesies ini dinyatakan sebagai kera besar paling langka di dunia

Jumlah yang tersisa kurang lebih 800 ekor.

Orang utan Sumatera (Pongo abelii)

Orang utan Sumatera hidup dan endemik di Sumatera dan hidupnya terbatas di bagian utara pulau tersebut.

Di alam, orang utan sumatera bertahan di provinsi Aceh (NAD). Sejak tahun 2002, IUCN telah memberi status krisis pada satwa ini.

Jumlah orangutan Sumatera yang tersisa diperkirakan sekitar 14.470 ekor.

Populasi mereka terus menurun akibat berbagai ancaman, termasuk kehilangan habitat karena konversi lahan untuk perkebunan dan pertambangan, serta perburuan dan perdagangan ilegal. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Indonesiakepunahan satwasatwasatwa indonesia
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Prabowo Subianto menandatangani prasasti peresmian Museum Marsinah dan Rumah Singgah di Nganjuk

Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Tegaskan Penghormatan untuk Buruh

Ilustrasi seseorang makan menggunakan tangan langsung dengan makanan tradisional Indonesia

Makan Pakai Tangan Bikin Lebih Tenang dan Nikmat, Ini Penjelasan Neuroscience

Penetapan calon Ketua KONI Kota Blitar 2026-2030 antara Muh Samanhudi Anwar dan Tonny Andreas

Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Peta Dukungan Ketua KONI Kota Blitar: Samanhudi Kantongi 23 Cabor, Tonny 10 Suara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In