• Login
Bacaini.id
Saturday, August 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Gus Salam Janji Sekjen PBNU dari Luar Jawa Jika Terpilih Ketum 2026-2031

Gus Salam menawarkan rekonsiliasi total, pemerataan kepemimpinan NU hingga penguatan jejaring internasional jika dipercaya memimpin PBNU 2026-2031

ditulis oleh Solichan Arif
29 August 2026 16:34
Durasi baca: 4 menit
Gus Salam calon Ketum PBNU 2026-2031 di Muktamar ke-35 NU Jombang

KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, salah satu kandidat Ketua Umum PBNU masa khidmat 2026-2031 (foto/Bacaini)

Reporter: Syailendra | Editor: Solichan Arif

Bacaini.ID, JOMBANG – KH Abdussalam Shohib (Gus Salam) siap mengembalikan marwah NU-Ulama dan sekaligus melakukan rekonsiliasi total dalam khidmah berjam’iyyah NU dan berNKRI. Jika terpilih sebagai Ketua Umum PBNU di Muktamar ke-35 NU, Gus Salam juga berjanji akan memberikan jabatan Sekretaris Jenderal kepada kader NU Luar Jawa.

“Apabila saya diberi kepercayaan menjadi Ketua Umum PBNU Masa Khidmat 2026-2031, salah satu wujud konkret komitmen “Rekonsiliasi Total” dalam bentuk pembaharuan internal jam’iyyah -dengan semangat inklusivitas dan pemerataan kepemimpinan jam’iyyah ke depan,” kata Gus Salam dalan keterangan rilisnya Sabtu (29/8/2026).

Baca Juga: Gus Salam Soroti Karantina Peserta Muktamar NU: “Tidak Patut”

Ada dua poin penting yang diajukan Gus Salam ketika terpilih sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031. Pertama, akan mengambil Sekretaris Jenderal dari Luar Jawa, sebagai komitmen nyata memprioritaskan pendampingan serta afirmasi bagi PWNU dan PCNU di luar pulau Jawa.

Kedua, akan mengangkat Wakil Ketua Umum atau Ketua Bidang Luar Negeri yang diambil dari kader NU yang menjadi diaspora. Hal itu guna memperkuat jejaring internasional serta peran global Nahdlatul Ulama di dunia internasional.

“Dan, secara organisasi kami tegas akan menghindarkan NU masuk pada kancah politik praktis demi kemaslahatan Jam’iyyah dan jamaah dengan berpegang teguh pada garis-garis perjuangan (khittah) Nahdlatul Ulama,” tegasnya.

Gus Salam Sebut Dinamika Muktamar ke-35 NU Capai Titik Jenuh

Dalam rilisnya Gus Salam menyebut dinamika Muktamar ke-35 NU telah mencapai titik jenuh yang membahayakan jam’iyyah Nahdlatul Ulama. Fenomena ini bukan asumsi atau perluasan post truth, tapi fakta yang harus disadari. 

Muktamirin dari PWNU-PCNU se-Indonesia dan PCINU luar negeri yang -semestinya- merasa nyaman, aman dan semangat bermusyawarah demi jam’iyyah justru merasa sangat lelah, lemas, dan kehabisan tenaga secara fisik dan mental, akibat tekanan konflik tajam PBNU di arena muktamar.

Baca Juga: PCNU Kota Bengkulu Mengaku Disogok N-Max atau Avanza dalam Muktamar NU

“Intimidasi struktural atas nama kuasa PBNU, Kepanitiaan dan atau Pejabat Negara terjadi massif di Muktamar. Manipulasi legalitas hak, kedaulatan dan kemandirian PWNU-PCNU-PCINU dijalankan melalui operasi formal prosedural, tapi merusak substansi dan hakikatnya.,” terangnya dalam rilis.

Karantina disertai money politik yang vulgar dan berlebihan tidak hanya menciptakan luka, tapi juga beban psikologis dan trauma mendalam dalam berjam’iyyah. Dan, tekanan prosedur kepesertaan, persidangan hingga protokol keputusan menguras emosi dan energi kesatuan serta persaudaraan dalam jam’iyyah.

“Tidak hanya masyayikh sepuh NU-Pesantren yang prihatin, orang-orang baik di PBNU, kepanitiaan, kader, simpatisan maupun warga NU turut merasakannya,” ungkapnya. 

Baca Juga: Hari ini Pemilihan Ketum PBNU Berlangsung Hingga Subuh

Gus Salam meyakini oknum-oknum pejabat yang ikut bermanuver kotor dan becek dalam muktamar, sepenuhnya untuk kepentingan pribadi, bukan kemashlahatan negara. Dirinya juga yakin Presiden Prabowo memantau yang itu terlihat saat pidato  pembukaan muktamar.

Ditegaskan Gus Salam, sejarah kotor-becek bermuktamar dan berjam’iyyah harus diakhiri. Berikan ruang luas dan bebas bagi peserta muktamar, fungsionaris dan jamaah NU untuk menikmati mekanisme bermuktamar serta berjam’iyyah dengan nyaman, aman dan membahagiakan.

Biarkan peserta muktamar bertindak dengan nuraninya. Bersikap dengan nalar kritisnya, mengeksplorasi cara berpikir (fikrah) berbasis paham Aswaja yang membangkitkan jiwa khidmah berjam’iyyah dan bernegara.

“Lepaskan mereka berburu berkah jam’iyyah, muassis dan masyayikh NU-Pesantren secara proporsional selama muktamar,” pungkasnya.

Seperti diketahui, nama Gus Salam muncul sebagai salah satu empat kandidat kuat Ketum PBNU masa Khidmah 2026-2031. Gus Salam bersaing dengan Gus Kikin, Gus Yahya dan Gus Yusuf Chudlori. (sya/sa)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: Gus SalamKH Abdussalam Shohibmuktamar ke-35 NUNUPBNU
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Gus Salam calon Ketum PBNU 2026-2031 di Muktamar ke-35 NU Jombang

Gus Salam Janji Sekjen PBNU dari Luar Jawa Jika Terpilih Ketum 2026-2031

Muktamar ke-35 NU Jombang pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam 2026-2031

Hari ini Pemilihan Ketum PBNU Berlangsung Hingga Subuh

Ilustrasi aktivitas WNA dalam aksi di Wamena. Foto: Bacaini by AI

Turis Rusia Terpergok Bolak-Balik ke Papua Rekam Aksi KNPB di Wamena

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In