• Login
Bacaini.id
Saturday, August 29, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hari ini Pemilihan Ketum PBNU Berlangsung Hingga Subuh

Pemilihan Ketum PBNU dan Rais Aam masa khidmah 2026-2031 berlangsung hari ini di Muktamar ke-35 NU Jombang. Ada 4 kandidat utama

ditulis oleh Solichan Arif
29 August 2026 14:27
Durasi baca: 3 menit
Muktamar ke-35 NU Jombang pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam 2026-2031

Pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam masa khidmah 2026-2031 menjadi agenda utama Muktamar ke-35 NU di Jombang (foto/ist)

Reporter: Solichan Arif | Editor: Editor

Bacaini.ID, JOMBANG — Pemilihan Ketua Umum (Ketum) PBNU dan Rais Aam masa Khidmah 2026-2031 di Muktamar ke-35 NU Jombang akan berlangsung pada Sabtu hari ini (29/8/2026). Dengan segala dinamika yang terjadi, Ketua Umum PBNU terpilih hampir pasti baru akan diketahui pada Minggu (30/8/2026) dini hari menjelang subuh. Sementara Rais Aam akan diketahui lebih dulu.

Sesuai jadwal yang dirilis panitia muktamar, proses pemilihan akan diawali dengan Sidang Pleno IV dengan agenda Pengesahan Tata Tertib Pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum. Dipimpin oleh KH Ahmad Said Asrori, Prof. Dr. KH Mohammad Nuh serta Tim Tabulasi Usulan AHWA, sidang di ruang Pleno Halaman GSG berlangsung pukul 15.30 -17.30 WIB.

Baca Juga: Muktamirin Muktamar ke-35 NU Terima LPJ Gus Yahya Secara Aklamasi

Sidang Pleno IV ditutup dengan istirahat pada pukul 17.30-19.30 WIB, dan kemudian berlanjut dengan Sidang Pleno V yang dimulai pukul 19.30 WIB. Ada 5 agenda dalam Sidang Pleno V, mulai Demisioner Pengurus PBNU Masa Khidmah 2021-2026, Pemilihan dan Penetapan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA), Sidang tertutup Anggota AHWA dan Pengesahan Rais Aam Masa Khidmah 2026-2031, Pemilihan Ketua Umum Masa Khidmah 2026-2031 dan Penetapan Mede Formatur.

Sesuai jadwal, pelaksanaan sidang berlangsung hingga Minggu (30/8/2026) pukul 04.30 WIB.

Gus Kikin, Gus Yahya, Gus Yusuf dan Gus Salam

Informasi yang dihimpun Bacaini.id, mengacu perhelatan Muktamar NU yang sudah-sudah, proses pemilihan Ketua Umum PBNU dalam Sidang Pleno V menjadi tahapan paling krusial. Sebelum itu pembahasan tata tertib di Sidang Pleno IV juga akan menjadi momentum menegangkan.

Berbagai spekulasi dan kemungkinan bisa terjadi meskipun di atas kertas saat ini nama Pengasuh Ponpes Tebuireng KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin lebih diunggulkan. Diketahui ada empat nama kandidat yang dinilai paling berpeluang: Gus Kikin, Gus Yahya (KH Yahya Cholil Staquf), Gus Yusuf (KH Yusuf Chudlori) dan Gus Salam (KH Abdussalam Shohib).

Di luar itu ada nama KH Imam Jazuli, KH Zulfa Mustofa dan Gus Rozin yang disebut-sebut sebagai kuda hitam. Berbagai kemungkinan bisa terjadi. Termasuk juga dengan Rais Aam di mana nama KH Said Aqil Siraj lebih diunggulkan. Ada nama kandidat lain yang juga berpeluang besar, yakni KH Miftachul Akhyar dan KH Kafabihi Mahrus.

Baca Juga: PCNU Kota Bengkulu Mengaku Disogok N-Max atau Avanza dalam Muktamar NU

Sementara Presiden Prabowo Subianto saat membuka Muktamar ke-35 NU Kamis 27 Agustus tegas menyatakan dirinya sama sekali tidak turut campur dalam pengaturan jalannya agenda muktamar.

“Saya tidak mengatur ini semua. Saya juga tidak mengerti, tapi ya, kita menerima ini semua,” kata Prabowo saat memberikan sambutan pembukaan acara Muktamar ke-35 NU.

Ia mengungkapkan bahwa kehadirannya di forum tertinggi ormas Islam terbesar di Tanah Air ini merupakan kehormatan tersendiri baginya. Prabowo pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Nahdlatul Ulama yang telah memberi ruang baginya sebagai Presiden ke-8 Republik Indonesia untuk hadir langsung dalam momen bersejarah tersebut.

“Saya tentunya mengucapkan terima kasih atas suatu kehormatan yang besar yang diberikan kepada saya sebagai Presiden Republik Indonesia yang ke-8 hadir di Muktamar ke-35,” tuturnya. (sa/edt)

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: Gus KikinGus Yahyajombangmuktamar ke-35 NUNUPBNU
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Muktamar ke-35 NU Jombang pemilihan Ketua Umum PBNU dan Rais Aam 2026-2031

Hari ini Pemilihan Ketum PBNU Berlangsung Hingga Subuh

Ilustrasi aktivitas WNA dalam aksi di Wamena. Foto: Bacaini by AI

Turis Rusia Terpergok Bolak-Balik ke Papua Rekam Aksi KNPB di Wamena

Kecemasan ibu baru setelah melahirkan dan pentingnya dukungan suami serta keluarga

Ibu Baru Cemas Usai Melahirkan? Ini 5 Cara Suami dan Keluarga Harus Siaga

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In