• Login
Bacaini.id
Monday, August 3, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sejarah Bendungan Lahor, PJT I Dinilai Tak Berhak Tutup Jalan

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
2 August 2026 23:12
Durasi baca: 4 menit
Massa membuka portal Bendungan Lahor

Ratusan warga Blitar dan Malang membuka paksa portal jalan Bendungan Lahor setelah menolak kebijakan penutupan akses oleh Perum Jasa Tirta I (foto ilustrasi)

Poin Penting:

  • Warga Blitar mengungkap PJT I baru mengelola Bendungan Lahor sejak 1992 sehingga penutupan jalan dinilai tidak memiliki legitimasi historis
  • Bendungan Lahor dibangun menggunakan dana pampasan perang Jepang pada 1961–1971 dan melibatkan pengorbanan besar masyarakat sekitar
  • Setelah aksi warga Blitar dan Malang, PJT I membatalkan penutupan total dan membuka akses jalan pukul 04.00–22.00 WIB dengan sistem registrasi

Bacaini.ID, BLITAR – Perum Jasa Tirta I (PJT I) dalam sejarahnya hanya diserahi tugas mengelola Bendungan Lahor yang mulai 1 Agustus 2026 dinyatakan ditutup total, tapi oleh ratusan massa gabungan warga Kabupaten Blitar dan Malang berhasil dibuka paksa. Penyerahan pengelolaan itu berlangsung sejak tahun 1992.

Baca Juga: Penutupan Jalan Bendungan Lahor Ditolak Warga Blitar, Dinilai Bunuh Ekonomi Kerakyatan

Karenanya ketika memutuskan melakukan penutupan sepihak jalan tembus Blitar-Malang dengan alasan untuk menjaga obyek vital tanpa mempertimbangkan imbas pada ekonomi kerakyatan, PJT I dinilai telah mempertontonkan kesewenang-wenangan kekuasaan (abuse of power).

PJT I telah melawan everybody. Melawan kehendak rakyat, khususnya warga di empat desa Kecamatan Selorejo Kabupaten Blitar yang dalam sejarahnya telah ikut berkorban dalam proses pembangunan Bendungan Lahor.

“Jadi Jasa Tirta dalam sejarahnya hanya menerima serah bangunan dan satu rupiah pun tidak ikut membangun (Bendungan Lahor),” tutur Aditya, warga Blitar yang mengklaim cukup tahu soal historis pembangunan Bendungan Lahor kepada Bacaini.id Minggu (2/8/2026).

Bendungan Lahor Dibangun dari Dana Pampasan Perang Jepang

Proyek Bendungan Lahor merupakan salah satu dari proyek yang sumber pembiayaannya berasal dari dana pampasan perang Jepang. Pada tahun 1958 pemerintah Indonesia dan Jepang menyepakati MoU ganti rugi sebesar USD 223 juta yang dibayarkan dalam bentuk pembangunan infrastruktur, barang dan jasa.

Baca Juga: Portal Jalan Bendungan Lahor Dibuka Paksa Warga Blitar, Penutupan Gagal

Sebagai proyek utama adalah pembangunan Monumen Nasional (Monas), Hotel Indonesia dan kompleks Gelora Bung Karno (GBK). Menurut Aditya, orang tuanya ikut dalam proyek pembangunan Bendungan Lahor atau Bendungan Lahor Karangkates yang hampir semua arsitek yang terlibat adalah orang Jepang.

Dimulai tahun 1961 dan rampung tahun 1971, jalan tembus Blitar-Malang yang saat ini jadi polemik tersebut dulunya gunung (pegunungan) yang diledakkan dengan dinamit. “Semua arsitek dari Jepang, hanya satu dari Indonesia, yakni Ir Suryo. Sedangkan pelaksana dinamit di lapangan namanya Pak Miswan, ahli detonator,” ungkapnya.

Pembangunan Bendungan Lahor untuk menanggulangi bencana banjir, untuk irigasi, dan sekaligus sebagai sumber daya energi listrik. Memori publik, utamanya di Blitar dan Malang masih ingat pembangunan banyak menelan korban jiwa. Yang terbesar adalah tragedi truk pengangkut pekerja proyek yang terjun ke jurang di wilayah Metro Kepanjen Malang.

Kemudian tidak sedikit warga yang mengorbankan tanahnya untuk pelebaran jalan tanpa meminta ganti rugi. Karenanya sebagai warga Blitar, Aditya tidak sepakat jika jalan puncak Bendungan Lahor ditutup total. Terlebih penutupan tersebut berdampak pada ekonomi kerakyatan. “Kalau sekarang diperlakukan seperti itu (ditutup) saya secara pribadi tidak sepakat,” pungkasnya.

Baca Juga: Tudingan Budak Jepang di Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan

Sementara aksi yang digelar ratusan massa gabungan warga Kabupaten Blitar dan Malang pada 1 Agustus 2026 berhasil mengagalkan penutupan setelah mereka membuka paksa portal jalan Bendungan Lahor. Mariyono Setyo Budi, juru bicara warga Blitar mengatakan, jalan bisa dilalui kembali. “Buka gratis selamanya,” kata Mariyono Setyo Budi kepada Bacaini.id melalui pesan WA Sabtu (1/8/2026).

Menanggapi reaksi penolakan warga, Agung, perwakilan Direksi PJT I mengatakan pihaknya melakukan penyesuaian kebijakan dengan tetap mengizinkan kendaraan roda empat dan dua melintasi jalan tembus Bendungan Lahor mulai pukul 04.00 WIB hingga 22.00 WIB. Di luar waktu itu portal kembali ditutup.

PJT I juga mewajibkan setiap pengendara yang melintas melakukan tap in sebagai registrasi, dan itu ditegaskan bukan tarif masuk kawasan Bendungan Lahor. Agung juga mengatakan pihaknya sebenarnya ingin menggratiskan registrasi, namun masih terkendala kerjasama dengan pengelola kawasan.

Penulis: Tim Redaksi

Editor: Solichan Arif

Google News Lihat Berita Bacaini.id di Google News
Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: bendunganbendungan lahorblitarjepangMalangSEJARAH
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

KDM Perintahkan Pegawai Dishub Yang Peras Sopir Truk Dipecat

Massa membuka portal Bendungan Lahor

Sejarah Bendungan Lahor, PJT I Dinilai Tak Berhak Tutup Jalan

Aneka menu Japanese street food dalam program 60 Seconds to Tokyo di Quest Vibe Dewi Sri Bali

Tak Perlu ke Jepang, Kini Bisa Nikmati Japanese Street Food Khas Tokyo di Bali

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In