Poin Penting:
- NIKI, Rich Brian, dan no na menjadi contoh sukses musisi Indonesia yang mendunia lewat karya dan pencapaian global
- NIKI sukses tampil di Coachella, Rich Brian memuncaki chart hip-hop dunia, sementara no na mencuri perhatian lewat konsep I-Pop
- Era digital dan platform streaming membuka jalan lebih luas bagi musisi Indonesia menembus pasar internasional
Bacaini.ID, KEDIRI – Dominasi industri musik global kini tak lagi hanya dimiliki Amerika Serikat atau Inggris. Di tengah gelombang K-Pop dan era digital, sejumlah musisi Indonesia sukses menembus pasar internasional secara organik lewat karya, panggung dunia, hingga pencapaian chart global.
Baca Juga:
Tak hanya menjadi penonton, musik Indonesia yang sudah memiliki tempat tersendiri di kawasan Asia Tenggara, ikut dalam pusaran era globalisasi musik dengan talenta-talenta muda yang penuh bakat.
Musisi muda Indonesia menunjukkan taringnya di era digital melalui karya yang lebih jujur dalam metrik digital, ulasan media internasional, tampil di panggung bergengsi dunia dan tentu saja viral.
Siapa saja musisi Indonesia yang saat ini sukses ‘go internasional’ secara organik?
NIKI: Solois Indonesia yang Menaklukkan Coachella
Saat ini menjadi solois perempuan paling sukses asal Indonesia di panggung global. Nicole Zefanya yang dikenal secara internasional sebagai NIKI. Berangkat dari seorang remaja Jakarta yang mengunggah lagu-lagu akustik di YouTube, NIKI bertrasformasi menjadi salah satu kekuatan utama dari label kolektif global, 88rising.
Baca Juga:
- Harga Diri, Marwah dan Kehormatan KONI Kota Blitar: Untuk Olahraga atau Politik?
- Asal Usul Hantu Pocong di Indonesia: Produk Sinkretisme Nusantara
NIKI mencatat sejarah dengan menjadi penyanyi solo perempuan pertama asal Indonesia yang tampil di Choachella Valley Music and Arts Festival California pada April 2022 lalu. Secara metrik, kesuksesan NIKI tak terbantahkan dengan melahirkan lagu-lagu hits seperti ‘Lowkey’, ‘Every Summertime’ dan ‘High School in Jakarta’ yang secara kolektif mengumpulkan miliaran streams di Spotify maupun YouTube.
Ini menjadikannya sebagai musisi Indonesia yang paling banyak didengarkan lagu-lagunya. Kekuatan NIKI terletak pada penulisan lirik yang sangat puitis, intim, dan ini memiliki relevansi emosional bagi Gen Z lintas negara.
Tur globalnya sukses, termasuk tur mandirinya di kota-kota besar Amerika Serikat, Eropa dan Asia dengan tiket sold out. Kritikus musik dari media besar seperti Pitchfork dan NME berkali-kali memuji kepiawaian NIKI marajut narasi nostalgia indah dalam produksi R&B/Pop yang matang.
Rich Brian: Rapper Indonesia yang Menembus Chart Hip-Hop Dunia
Brian Imanuel, dengan nama panggung Rich Brian, menjadi sosok musisi urban Indonesia yang mampu mendobrak industri musik Amerika Serikat. Viral secara global dengan lagu ‘Dat $tick’ di tahun 2016, banyak yang mengira ia hanya akan bertahan sesaat. Rich Brian mampu mematahkan skeptimisme global ketika debut albumnya ‘Amen’ di tahun 2018 berhasil menduduki posisi nomor satu di iTunes Hip-Hop Chart.
Ini menjadikannya sebagai musisi Asia pertama dalam sejarah yang mampu bertengger di puncak tangga lagu hip-hop secara global. Berada dalam naungan 88Rising, Rich Brian juga tampil di Choachella di tahun yang sama dengan rekannya, NIKI.
Sementara seperti diketahui industri musik Amerika Serikat, Hip-Hop merupakan genre yang sangat terproteksi dan memiliki akar budaya kulit hitam yang kental. Menembus chart Hip-Hop bagi musisi luar Amerika Serikat, hampir mustahil.
Rich Brian berhasil karena teknik rap-nya yang luar biasa dengan artikulasi sempurna, flow dinamis, suara bariton yang khas, dan kemampuannya memproduksi beat-nya sendiri. Ia mendapatkan pengakuan langsung dari para legenda dan rapper papan atas Amerika Serikat seperti Pharrell Williams, Ghostface Killah dan Post Malon.
no na: Gelombang Baru I-Pop dari Indonesia
Terbaru, musisi asal Indonesia yang sukses ‘mengglobal’ adalah girl group no na yang membawa bendera pop urban. Beranggotakan Baila, Esther, Christy, Shazfa, hanya butuh waktu satu tahun bagi mereka untuk membawa grupnya menjadi perbincangan hangat warganet global.
No na membawa angin segar genre pop yang selama ini dikuasai K-Pop. Memadukan kultur tradisional Indonesia ke dalam aransemen R&B modern, menyelipkan Bahasa Indonesia dalam lirik-lirik lagunya, memadukan reaggetone dan dangdut, membuat no na diakui memiliki identitas tersendiri yang jauh dari bayang-bayang K-Pop.
Hanya dalam waktu satu tahun sejak debut mereka dengan lagu ‘Shoot’, no na berhasil mencetak sejarah sebagai grup asal Indonesia pertama yang tampil di platform ‘The First Take’ Jepang. Platform musik ini dikenal elit dan tidak sembarang musisi yang di undang karena lebih mengutamakan musisi dengan kapabilitas tinggi.
Lagu-lagu no na, seperti ‘Shoot’ dan ‘Work’, menembus top chart platform-platform musik di berbagai negara maupun secara global.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





