Bacaini.ID, AUSTRALIA – Formestane, obat kanker payudara yang dilarang, mendadak menjadi pusat skandal besar dalam dunia balap kuda di Voctoria, Australia. Kasus yang menyeret 24 trainer ini berubah dramatis setelah bukti ilmiah terbaru mengungkap kemungkinan zat tersebut muncul secara alami.
Racing Victoria, badan resmi pengelola industri balap kuda murni (thoroughbred) di negara bagian Australia telah mempercepat studi ilmiah untuk mendeteksi Formestane. Keputusan cepat diambil setelah para trainer kuda pacu yang terlibat dalam kasus pemakaian formestane mengaku tidak memberikan pada kuda mereka.
Baca Juga:
Formestane merupakan obat kanker payudara agresif yang di Australia dilarang digunakan baik untuk manusia maupun hewan. Kasus yang pertama kali mencuat pada April 2024 tersebut kini melibatkan 24 trainer.
Temuan positif Formestane dan 4-Hydroxytestosterone di urine kuda saat raceday membuat lima kandang yang terlibat skandal Formestane dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Balap Victoria, dan didenda total $24.000 karena menurunkan kuda untuk balapan pada tahun 2023 dengan obat tersebut di tubuhnya.
Kronologi Kasus Formestane di Victoria
Drama Formestane sebenarnya sudah dimulai sejak Februari 2023. Saat itu, sejumlah kuda yang berlaga di Victoria menunjukkan hasil positif Formestane dalam sampel urine raceday yang rutin dianalisis oleh Racing Analytical Services Limited (RASL).
Namun, kasus ini baru terungkap ke publik pada April 2024. Lima kandang diketahui terlibat dalam skandal tersebut. Penyelidikan terus berlangsung dan seiring perkembangan kasus, 24 trainer berada di bawah investigasi RV.
Baca Juga:
- Ube Geser Matcha, Minuman Ungu Jadi Tren Gaya Hidup Baru Pecinta Kuliner
- Skandal Kredit Sawit BRI Rp1,7 Triliun Seret 12 Tersangka
Titik balik terjadi pekan ini, April 2026. Racing Victoria setelah selama dua tahun bersikukuh menuduh para trainer menggunakan obat-obatan terlarang pada kuda-kuda mereka, akhirnya mengakui dan menganulir tuduhan tersebut. RV secara resmi mengatakan bahwa para trainer terbukti tidak memberikan Formestane.
Fakta Ilmiah: Formestane Bisa Muncul Alami
Keputusan untuk mempercepat studi ilmiah dilakukan RV mengingat bukti bahwa kandungan Formestane dapat muncul secara endogen atau alami pada urine manusia dan sapi tanpa pemberian obat dari luar. Fakta ilmiah inilah yang membuat kasus ini menjadi rumit.
Dokter hewan RV, Dr Edwina Wilkes, bahkan menyatakan di persidangan bahwa kemungkinan Formestane terjadi secara alami pada kuda adalah “possible”.
Meski RV akhirnya mengakui trainer tidak memberikan obatnya, lima kandang tetap dikenai sanksi karena melanggar aturan ‘presentation’. Artinya, mereka bertanggung jawab karena kuda mereka tampil berlomba dengan zat terlarang di dalam tubuh, terlepas dari bagaimana zat itu masuk.
Baca Juga:
Namun, mereka konsisten membantah memberikan obat itu secara sengaja. Kuasa hukum mereka berargumen bahwa hasil positif merupakan akibat kontaminasi selama pengujian sampel.
Dari lima kuda yang terlibat, empat di antaranya telah kembali berlomba setelah menjalani larangan 12 bulan, satu kuda diputuskan pensiun oleh pemiliknya.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





