• Login
Bacaini.id
Thursday, April 23, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Hikayat Kari: Rempah India yang Mendunia dan Berubah di Tiap Negara

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
22 April 2026 22:27
Durasi baca: 4 menit
hidangan kari india jepang thailand nusantara perbedaan rasa kari dunia

Aneka hidangan kari dari berbagai negara menunjukkan kekayaan rempah dan adaptasi budaya kuliner dunia (foto/Freepik)

Poin Penting:

  • Kari berasal dari India dan menyebar ke dunia melalui kolonialisme dan perdagangan global
  • Setiap negara mengembangkan kari dengan bahan dan teknik berbeda, menciptakan cita rasa khas
  • Inggris berperan besar dalam memperkenalkan kari ke berbagai belahan dunia

Bacaini.ID, KEDIRI – Kari bukan sekadar hidangan berkuah rempah, melainkan jejak panjang sejarah globalisasi kuliner. Berasal dari India, kari kini menjelma menjadi beragam bentuk di berbagai negara, dengan cita rasa dan teknik memasak yang berbeda-beda.

Baca Juga:

  • Cerita Pala, Buah Emas Pemicu Kolonialisme di Nusantara
  • Resep Gulai Kambing Otentik yang Bikin Ngiler

Secara etimologi, kata ‘kare’ atau ‘kari’ berasal dari bahasa Tamil, yaitu kari atau khari yang secara harfiah berarti ‘saus’ atau kuah berbumbu rempah untuk nasi. Istilah ini mulai dikenal dunia secara luas melalui catatan bangsa Portugis dan Inggris pada abad ke-17 untuk menyederhanakan ragam masakan berkuah rempah dari Asia Selatan.

Meskipun berasal dari India, kari yang dikenal secara luas sekarang merupakan produk dari globalisasi. Menurut catatan sejarah, setiap negara memiliki historis kari-nya sendiri. Kari Jepang misalnya, yang dikenal dengan Kare Raisu, justru tidak datang langsung dari India. Hidangan ini dibawa oleh Angkatan Laut Inggris pada era Meiji, akhir abad ke-19. Sementara itu hidangan kari dari Tailan yang dikenal sebagai Kaeng, berevolusi secara berbeda dengan memanfaatkan pasta rempah segar tumbuhan tropis lokal. Di Nusantara, kari berakulturasi menjadi gulai dan opor melalui jalur perdagangan laut, jalur sutra.

Alasan Rasa Kari di Tiap Negara Berbeda

Perbedaan mendasar dari setiap jenis kari terletak pada bahan dasar dan teknik pengentalannya. Berikut beberapa jenis kari yang memiliki karakter berbeda:

Kari India, Cita Rasa Rempah yang Kuat

Kari asli India menggunakan kombinasi rempah biji-bijian yang disangrai dan dihaluskan seperti ketumbar, jinten,kelabat, dan bubuk cabai.

Tekstur kental pada kari India didapatkan secara alami dari tumisan bawang bombay yang melimpah, tomat yang hancur saat dimasak lama, atau tambahan yogurt. Karakter rasa kari India adalah tajam, beraroma kuat dan meninggalkan sensassi hangat di tenggorokan.

Kari Jepang, Perpaduan Barat dan Timur

Kari Jepang adalah persilangan budaya, dibawa oleh pelaut Inggris membuat teknik memasaknya mengikuti gaya sup kental Eropa. Kari Jepang menggunakan Roux, campuran tepung terigu dan lemak atau mentega, yang dicampur dengan bubuk kari.

Penggunaan tepung terigu menciptakan tekstur kental pada kuah. Karakter rasanya cenderung manis dan umami, gurih. Rasa manis pada kari Jepang seringkali berasal  dari penambahan bahan yang unik seperti parutan apel, madu atau cokelat hitam untuk membuat warna kari lebih pekat.

Kari Thailand, Segar dan Aromatik

Sama seperti di Indonesia atau wilayah Asia Tenggara lainnya, kari di Thailand meggunakan bumbu-bumbu segar yang dihaluskan menjadi pasta. Cabai segar, serai, lengkuas, bawang merah, bawang putih dan terasi. Kuah kental kari didapat dari penambahan santan. Kari Tailan sangat aromatik, pedas dan memiliki sentuhan asam segar dari jeruk nipis atau daun jeruk.

Kari Nusantara, Hasil Akulturasi Jalur Rempah

Di Indonesia dan Malaysia, kari merupakan hasil perpaduan teknik India dengan kekayaan alam lokal. Yang khas dari kari Nusantara adalah penggunaan kemiri dan tambahan bumbu aromatik seperti daun salam, daun kunyit, maupun serai. Ada banyak jenis kari baik di Indonesia maupun Malaysia. Di Indonesia, kari juga berevolusi menjadi gulai yang biasanya lebih pedas maupun opor.

Peran Inggris dalam Penyebaran Kari Dunia

Inggris bisa disebut sebagai pusat penyebaran kari ke seluruh dunia. Tanpa peran Inggris di masa kolonial, banyak negara yang tidak memiliki hidangan kari dan mengenal bubuk kari. Selain membawa bubuk kari ke Jepang, beberapa negara di wilayah Eropa mendapatkan resep kari dari Inggris. Jerman dan Denmark misalnya, memiliki hidangan kari akibat pengaruh Inggris. Sementara Belanda memperoleh resep kari dari Indonesia selama masa penjajahan.  

Di banyak negara, kari menjadi hidangan khas dengan penamaan dan bahan dasar lokal. Kari tidak hanya sekedar makanan, namun menjadi catatan sejarah perjalanan manusia melampaui batas negara dan budaya. Perbedaan karakteristik kari di berbagai negara membuktikan bahwa kari merupakan hidangan yang adaptif.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: indiakarikuliner duniarempah
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

hidangan kari india jepang thailand nusantara perbedaan rasa kari dunia

Hikayat Kari: Rempah India yang Mendunia dan Berubah di Tiap Negara

cokelat berbasis sel hasil laboratorium

Cokelat Ciptaan Ilmuwan Israel Siap Dilepas ke Pasar 2027, Tanpa Pohon Kakao

Pemeriksaan saksi kasus korupsi Bupati Tulungagung oleh KPK di Sidoarjo

KPK Dalami Asal-usul Surat Mundur Kepala OPD Tulungagung

  • Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

    Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pj. Sekda Kota Kediri Segera Diganti, Ditunjuk dari Pemkot Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In