Bacaini.ID, KEDIRI – Buka puasa bersama atau bukber bukan sekadar agenda makan setelah azan Magrib. Bukber telah menjadi fenomena sosial tahunan: ajang reuni teman sekolah, temu kolega kantor, silaturahmi keluarga besar, hingga networking informal.
Menyantap makanan satu meja bercampur dengan nostalgia masa lalu, obrolan pekerjaan, hingga rencana masa depan. Karena itu, penampilan sering kali ikut menjadi perhatian.
Nyatanya memilih outfit untuk bukber tidak sesederhana memilih baju untuk nongkrong biasa. Terdapat beberapa pertimbangan khusus: waktu acara menjelang malam, aktivitas makan dalam porsi besar, salat berjamaah, hingga perubahan suhu setelah Isya.
Artinya, outfit bukber harus berada di titik tengah antara stylish, sopan, dan nyaman. Lalu seperti apa pilihan busana yang tepat?
Baca Juga:
- Tren Fashion Quiet Luxury: Gaya Mewah Anti Norak
- Y2K Fashion Bangkit Lagi: Nostalgia 2000-an Kembali Jadi Tren
Bukber Bukan Sekedar Makan, Tapi Ajang Silaturahmi
Kesalahan paling umum adalah menganggap semua bukber sama. Padahal, lokasinya bisa sangat beragam: kafe santai, rumah teman, hotel berbintang, restoran fine dining, masjid, hingga aula keluarga besar.
Mengetahui tempat dan tamu undangan akan menentukan tingkat formalitas busana. Karena itu, sebelum memilih outfit, pertimbangkan tiga hal ini.
• Di mana acaranya?
• Siapa yang hadir?
• Apakah ada agenda tambahan (salat berjamaah, foto bersama, atau presentasi informal)?
Di dalam acara bukber, juga terdapat beragam aktivitas yang dilakukan dari sore hingga malam. Makan bersama, ibadah, ngobrol santai hingga malam atau bahkan meeting. Dengan memahami konteks, risiko salah kostum bisa dihindari.
Cara Tampil Anti Norak Sesuai Lokasi Bukber
Untuk bukber di kafe atau rumah teman, gaya ‘Casual Modest’ adalah pilihan paling aman. Kuncinya bukan terlihat santai semaunya, tetapi tetap terstruktur dan bersih.
Untuk kaum pria sebaiknya mengenakan kemeja linen lengan pendek menjadi opsi ideal karena bahannya ringan dan menyerap keringat.
Alternatif lain adalah oversized t-shirt polos dengan potongan yang tetap rapi, bukan terlalu longgar. Padukan dengan celana chino warna earth tone seperti beige, olive, atau cokelat muda.
Sepatu sneakers putih bersih bisa memperkuat kesan modern. Hindari sandal terlalu kasual jika acaranya melibatkan banyak foto atau tamu yang lebih senior.
Untuk kaum perempuan sebaiknya memakai blouse katun dengan celana kulot. Pilihan itu jadi kombinasi praktis. Kulot memberi ruang gerak dan kenyamanan saat duduk lama. Jika ingin sentuhan feminin, midi skirt dengan cardigan tipis juga cocok.
Pilih warna yang lembut seperti sage green, broken white, atau dusty pink untuk kesan adem. Hindari bahan terlalu tebal karena bukber biasanya berlangsung di ruang ramai dengan sirkulasi udara terbatas.
Bukber Semi-Formal: Rapi Tanpa Terlihat Kaku
Bukber di hotel atau restoran mewah menuntut tampilan yang lebih polished, rapi. Meski bukan acara resmi, ekspektasi berpakaian biasanya lebih tinggi.
Kaum pria sebaiknya mengenakan kemeja koko modern tanpa motif berlebihan adalah pilihan aman. Detail minimalis memberi kesan dewasa dan bersih. Alternatif lain adalah kemeja motif grid halus atau polos dengan cutting slim fit.
Padukan dengan celana bahan atau dark denim yang tidak pudar. Sepatu loafers atau sneakers kulit minimalis bisa menjadi pelengkap.
Warna navy, abu-abu, dan putih tetap menjadi favorit karena memberi kesan formal tanpa terlihat terlalu serius.
Sementara kaum perempuan bisa memakai kebaya modern atau long dress dengan aksen belt kecil, yang itu membantu membentuk siluet lebih proporsional. Pilih bahan seperti satin atau sifon yang ringan namun terlihat elegan.
Jika ingin lebih kontemporer, setelan blouse panjang dengan rok A-line juga bisa menjadi opsi. Tambahkan tas kecil structured bag agar tampilan lebih elegan.
Perhatikan juga detail hijab: lilitan rapi dan tidak terlalu berlayer akan membuat keseluruhan look terlihat clean.
Bukber di Masjid atau Acara Keluarga: Sederhana tapi Berkelas
Untuk suasana yang lebih religius atau kekeluargaan, gaya ‘Traditional Chic’ paling relevan. Fokusnya pada kesopanan dan kenyamanan.
Para pria sebaiknya memakai baju koko lengan panjang dengan kerah Mandarin tetap menjadi pilihan klasik. Warna putih, abu-abu, atau navy memberi kesan bersih dan netral. Hindari motif terlalu ramai agar tetap terlihat elegan.
Celana bahan atau sarung modern bisa disesuaikan dengan tradisi keluarga. Sedangkan para perempuan sebaiknya mengenakan tunik panjang dengan celana bahan atau rok plisket memberi keseimbangan antara santun dan stylish.
Tambahkan pashmina dengan lilitan simpel agar mudah disesuaikan saat wudhu. Sepatu flat atau sandal tertutup lebih nyaman dibanding heels tinggi, terutama jika lokasi mengharuskan berjalan cukup jauh.
Kenyamanan Jadi Kunci Utama Saat Bukber
Bukber identik dengan konsumsi makanan dalam jumlah besar setelah seharian berpuasa. Karena itu, salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah memilih outfit terlalu ketat.
Pastikan area perut memiliki ruang cukup agar tetap nyaman setelah menyantap takjil, makanan utama, hingga dessert.
Bahan katun dan linen menjadi pilihan terbaik karena menyerap keringat dan tidak mudah membuat gerah.
Selain itu, suhu biasanya menurun setelah Isya, terutama jika acara berlangsung hingga malam. Membawa outer tipis atau cardigan ringan bisa menjadi solusi praktis.
Tren Warna Earth Tone 2026 untuk Bukber
Tren warna 2026 menunjukkan dominasi earth tone dan warna natural. Sage green, terracotta, beige, broken white, dan muted blue menjadi favorit karena memberi kesan tenang dan elegan.
Warna-warna ini juga mudah dipadukan, sehingga cocok untuk mix and match tanpa terlihat berlebihan. Selain itu, earth tone cenderung lebih aman untuk berbagai tone kulit.
Namun tren tidak harus diikuti secara kaku. Prinsip utamanya tetap: sesuaikan dengan kepribadian dan rasa percaya diri. Selain baju utama, ada beberapa aspek kecil yang sering diabaikan:
• Kebersihan sepatu. Sneakers putih yang kotor bisa merusak keseluruhan tampilan.
• Aroma tubuh. Setelah seharian berpuasa, pastikan tetap segar dengan deodorant atau parfum ringan.
• Aksesori secukupnya. Jangan terlalu ramai agar tetap terlihat clean.
• Tas fungsional. Pilih tas yang cukup untuk menyimpan ponsel, dompet, dan perlengkapan kecil seperti mukena travel.
Bukber merupakan momen silaturahmi. Jika pakaian terlalu mencolok atau tidak sesuai konteks, fokus bisa bergeser dari kebersamaan menjadi penilaian visual.
Memilih outfit yang tepat menunjukkan kepedulian terhadap acara dan orang-orang yang hadir. Dengan bahan yang nyaman, warna yang tenang, dan potongan yang sesuai, momen berbuka puasa bisa dinikmati tanpa terganggu rasa gerah atau tidak percaya diri maupun menjadi ribet saat waktu salat.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif





