• Login
Bacaini.id
Monday, April 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Demam Lato-lato, Sudah Dilarang Masih Dibawa ke Sekolah

ditulis oleh Editor
18 January 2023 07:00
Durasi baca: 2 menit
Razia lato-lato di MI Islamiyah Genukwatu, Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Razia lato-lato di MI Islamiyah Genukwatu, Jombang. Foto: Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Permainan lato-lato yang sedang populer dimainkan anak-anak kini mulai dianggap meresahkan. Sejumlah sekolah di berbagai daerah melarang muridnya membawa mainan itu ke sekolah, termasuk Madrasah Ibtidaiyah Islamiyah Desa Genukwatu, Jombang.

Kepala MI Islamiyah Desa Genukwatu, Miftahudin mengatakan, larangan membawa mainan lato-lato ke sekolah karena dianggap mengganggu aktivitas belajar mengajar. Selain suaranya yang berisik, bahan keras mainan ini dinilai membahayakan, khususnya bagi murid itu sendiri.

“Untuk memastikan, pihak sekolah sepakat untuk melakukan razia. Larangan membawa mainan ini sudah kami sampaikan sejak awal, tetapi masih ada yang membawa,” kata Miftahudin kepada Bacaini.id, Selasa, 17 Januari 2023.

Razia lato-lato dilakukan sebelum jam pertama dimulai dan dilakukan oleh guru yang terbagi menjadi beberapa tim. Anak-anak langsung diberikan instruksi meletakkan tas di atas meja masing-masing untuk diperiksa.

Benar saja, beberapa murid masih membawa mainan itu ke sekolah dan langsung diamankan di ruang guru. Meski demikian, hasil dari razia rutin sejak pertama kali mainan ini viral sudah banyak berkurang.

“Hari ini lebih sedikit, hanya beberapa. Beda jauh dari razia awal lalu,” ungkap Miftahudin.

Menurutnya, lato-lato hasil razia hanya disimpan dan akan dikembalikan setelah jam sekolah usai. Anak-anak diharuskan mengajak orang tua atau wali murid yang menjemput untuk mengambilnya di ruang guru.

“Pulang sekolah bisa diambil dan dibawa pulang. Wali murid kami minta mendampingi untuk diberi pengertian alasan pihak sekolah melarang membawa lato-lato ke sekolah,” pungkasnya.

Sebagai antisipasi, pihak sekolah terus mengimbau dan mengingatkan anak murid agar tidak membawa mainan lato-lato ke sekolah. Sementara razia dilakukan untuk memberikan efek jera sekaligus pembelajaran bagi mereka sebagai murid yang wajib mematuhi aturan sekolah.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: lato-lato
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Bunga blue poppy berwarna biru langit mekar di pegunungan Himalaya

Saking Indahnya Blue Poppy Sempat Dianggap Mitos, Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

RA Kartini tokoh emansipasi perempuan Indonesia

Kritik Kartini terhadap Poligami: Suara Perempuan Jawa yang Mengguncang Zaman

Ilustrasi simbol bendera merah, hijau, beige, dan hitam sebagai tanda hubungan ala Gen Z

Ragam Simbol Bendera yang Dipakai Gen Z: Red Flag hingga Black Flag dalam Hubungan

  • Jatmiko Dwijo Saputro adik Gatut Sunu saat memberikan pernyataan terkait pemeriksaan KPK di Tulungagung

    Adik Gatut Sunu Akhirnya Angkat Bicara: Saya Jaga Jarak Sejak Awal

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In