• Login
Bacaini.id
Tuesday, March 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Serius Turunkan Angka Stunting, Ini Langkah Wali Kota Kediri

ditulis oleh Editor
7 December 2022 10:08
Durasi baca: 2 menit
Peresmian kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana Tahun 2022. Foto: Ist

Peresmian kegiatan Pencanangan Pelaksanaan Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana Tahun 2022. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Wali Kota Kediri dan Ketua TP PKK Kota Kediri melakukan Pencanangan Pelaksanaan Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana Tahun 2022. Kegiatan ini resmi digelar ditandai dengan pemukulan gong di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri, Rabu, 7 Desember 2022.

Pencanangan Pelaksanaan Pembinaan Terpadu PKK Sehat Lestari Berencana ini dengan mengambil tema Mewujudkan Perilaku Sehat, Lingkungan Bersih, dan keluarga Berkualitas Dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting.

“Angka stunting di Kota Kediri masih 8,1 persen. Oleh karena itu kita mencoba mengintervensi pada program Prodamas yang ada di RT itu untuk memberikan jaminan bahwa setiap RT harus menyumbangkan 1-2 juta untuk pemberian makanan tambahan pada posyandu yang tersebar di Kota Kediri,” terang Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar.

Menurut Abdullah Abu Bakar, masih ada orang yang salah paham tentang jenis makanan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang diberikan pada anak-anak di posyandu. Terkadang PMT posyandu ini tidak dibelikan makanan sehat seperti ikan, sayur dan lainnya, justru dibelikan biskuit kemasan maupun wafer yang kurang baik untuk anak-anak.

“Karena PMT itu baiknya yang dimasak sendiri oleh para kader posyandu, agar bisa cukup dan gizi anak terpenuhi. Dengan cara itu, Pemerintah Kota Kediri dapat mengintervensi angka stunting di Kota Kediri,” jelasnya.

Wali Kota Kediri juga berpesan kepada Dinas Kesehatan dan Sekretaris Daerah Kota Kediri untuk menggali informasi di mana titik keberadaan anak-anak stunting. Jika anak stunting tersebut anak dari orang yang tidak mampu, Pemkot Kediri harus memberikan intervensi tambahan. Selain itu, untuk kader PKK harus membantu menunjukkan siapa saja anak stunting di Kota Kediri. Hal ini harus dikerjakan secara bersama-sama.

“Saya berharap di tahun depan ini bisa diintervensi, supaya kita bisa menghilangkan stunting di Kota Kediri,” harapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Kediri, Ferry Silviana Abu Bakar menyampaikan bahwa PKK bukan organisasi perempuan pada umumnya yang fokus kegiatannya hanya untuk anggota di dalamnya saja. Namun, PKK adalah sebuah gerakan yang targetnya adalah warga yang ada di Kota Kediri.

Disebutkannya, PKK Kota Kediri memiliki empat kelompok kerja yang membidangi banyak hal. Salah satunya kelompok kerja 4 yang membidangi kesehatan yang akan dicanangkan hari ini.

“Belakangan ini masalah stunting sedang naik daun, menjadi isu nasional sekaligus menjadi salah satu target Sustainable Development Goals (SDGs),” ujar Ferry Silviana.

Disamping persolan stunting, Ketua TP PKK Kota Kediri juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur di Kota Kediri penting namun pembangunan sumber daya manusia jauh lebih penting. Jika hari ini bergerak dalam pemberian makanan tambahan di posyandu yang berkualitas, pada anggaran prodamas berikutnya diserap untuk pembangunan manusianya.

“Karena kita mau turunin angka stunting kita kasih tadi PMT yang berkualitas, namun kita tidak bisa tanpa adanya perubahan perilaku si orang tua,” tambahnya.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: kota kediripemkot kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Polisi mengamankan barang bukti bubuk petasan di lokasi ledakan di Blitar

Yang Ditemukan Polisi di Lokasi Ledakan Petasan di Blitar, 2 Pelajar Luka Bakar

Cek Gudang Bulog hingga Pangkalan LPG, Mbak Wali Pastikan Stok Aman

Ilustrasi perbedaan sikap friendly dan flirty dalam komunikasi sosial

Friendly atau Flirty? Ini Perbedaan Sikap Ramah dan Menggoda yang Sering Disalahartikan

  • SPPG Blitar tidak memenuhi syarat sanitasi

    Daftar SPPG Nakal di Blitar yang Dihentikan BGN, 46 Lokasi di Kota dan Kabupaten

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pamer Hummer Listrik 4,5 M, “Rahasia” Ketenaran Gus Iqdam Dibongkar Netizen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemerintah Gelar Sidang Isbat 19 Maret 2026, Lebaran Berpotensi Beda dengan Muhammadiyah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In