• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Bupati Kediri Gelar Festival Seni Tari Berlatar Candi Tegowangi

ditulis oleh Editor
28 April 2022 18:58
Durasi baca: 2 menit
Salah satu tarian yang ditampilkan peserta dalam festival tari Pemkab Kediri. Foto: Ist

Salah satu tarian yang ditampilkan peserta dalam festival tari Pemkab Kediri. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menggelar festival seni tari di Candi Tegowangi, Kecamatan Plemahan, Kamis, 28 April 2022. Festival ini dilakukan untuk memperkuat identitas Kabupaten Kediri.

Gelaran seni bertajuk Lenggang Panjalu sekaligus dilakukan dalam rangka memperingati Hari Tari Internasional 2022 yang jatuh pada besok, Jumat, 29 April 2022. Untuk menyemarakkan festival seni tari ini Pemkab Kediri menggandeng 12 sanggar seni yang tersebar di wilayah Kabupaten Kediri.

Melalui Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kediri, Adi Suwignyo, Mas Dhito mengajak seluruh masyarakat untuk terus melestarikan kesenian asli Indonesia, terutama kesenian asli Kabupaten Kediri agar tidak diklaim oleh negara lain.

“Pelaku seni ini sangat prihatin dengan adanya klaim Malaysia atas Reog Ponorogo dan kita dukung untuk mempertahankan warisan tersebut menjadi kekayaan negara kita. Festival ini merupakan upaya pencegahan agar kesenian yang ada di Kabupaten Kediri tidak diakui negara lain,” ujar Suwignyo, Kamis, 28 April 2022.

Suwignyo menyebutkan, gelaran festival tari itu merupakan komitmen Mas Dhito dalam memunculkan kembali gairah pelaku seni khususnya tari, setelah dua tahun vakum karena pandemi Covid 19.

Menurutnya, kekayaan seni budaya di Bumi Panjalu harus terus dimunculkan dan dilestarikan. Di sisi lain, pagelaran seni juga akan berdampak pada pemulihan ekonomi nasional dari sektor seni dan budaya. Sehingga, Pemkab Kediri akan menggelar festival semacam ini secara berkelanjutan di lokasi bersejarah lain yang ada di Kabupaten Kediri.

“Seni dan budaya harus terus dikembangkan dan dibina, dan ini adalah salah satu permulaan untuk festival-festival selanjutnya,” terangnya.

Sementara itu, peserta festival sekaligus Pemilik Sanggar Seni Kembang Sore, Sunoto menyambut baik adanya festival yang digelar dengan berlatarkan Candi Tegowangi ini. Dalam festival ini, sanggar tari miliknya menampilkan tarian Kenyo Kadiri.

“Kami menampilkan tarian Kenyo Kadiri yang menceritakan Dewi Sekartaji. Karena Kabupaten Kediri sendiri identik dengan cerita Panji,” ujar Sunoto.

Menurut Sunoto, festival ini menunjukkan peran Pemkab Kediri dalam memajukan seni tari Kabupaten Kediri. Dia berharap Pemkab Kediri bisa terus mengadakan kegiatan positif di bidang kesenian termasuk seni tari secara rutin, misalnya pada peringatan Hari Tari Internasional tahun depan atau momen lain seperti pada saat memperingati Hari Jadi Kabupaten Kediri.

 “Selain menumbuhkan semangat pemuda dalam berkesenian, menggandeng sanggar seni dalam sebuah perhelatan akan memicu sanggar lain untuk terus berkarya,” pungkasnya.

Penulis: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bupati Dhitohari tari internasional 2022pemkab kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In