Poin Penting:
- Sebanyak 20.000 personel Banser Jawa Timur disiagakan untuk mengamankan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas, Jombang, mulai H-2 pembukaan
- Sekitar 2.000 personel bertugas setiap hari dalam tiga shift dan ditempatkan di 24 titik vital bersama TNI, Polri, Pagar Nusa, dan SIGAP
- Banser juga membuka tiga pos kesehatan gratis sebagai bagian dari pengamanan dan pelayanan bagi peserta Muktamar
Bacaini.ID, JOMBANG – Sebanyak 20.000 personel Banser Jawa Timur akan diterjunkan untuk mengamankan pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang. Pengamanan dilakukan secara humanis mulai H-2 muktamar (25 Agustus 2026) dengan sistem terpadu bersama aparat keamanan dan badan otonom NU.
Dalam Rapat koordinasi strategis di Graha PW GP Ansor Jawa Timur Minggu (2/8), Ketua PW GP Ansor Jawa Timur, H. Musaffa Safril menegaskan, pihaknya bertekad memberikan pelayanan terbaik melalui pengerahan sistem pengamanan yang terstruktur serta mengedepankan pendekatan humanis.
Sebagai tuan rumah pelaksanaan muktamar siap memberikan dukungan pengamanan ketat demi memastikan forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut berjalan aman, tertib, lancar, dan khidmah.
“GP Ansor dan Banser Jawa Timur berkomitmen memberikan dukungan terbaik melalui pengamanan yang profesional, pelayanan yang humanis, serta koordinasi yang solid dengan seluruh pihak terkait,” tegas Musaffa Safril kepada wartawan.
Pengamanan Humanis Jadi Prioritas GP Ansor
Guna mencapai target, seluruh kader Ansor dan Banser diimbau untuk menjadikan tugas pengamanan Muktamar ke-35 NU sebagai bentuk pengabdian tertinggi. Musaffa Safril ingin setiap peserta Muktamar merasakan Jawa Timur telah menyambut mereka dengan kesiapan, keramahan, dan semangat khidmah kepada NU, bangsa, dan negara.
Muktamar ke-35 NU merupakan agenda yang sangat menentukan arah perjalanan organisasi lima tahun ke depan. Menjadi etalase wajah Nahdlatul Ulama di hadapan warga Nahdliyin, masyarakat Indonesia, hingga dunia internasional. Karenanya sebagai tuan rumah, Jawa Timur memikul tanggung jawab besar menjamin keamanan seluruh rangkaian acara.
Personel Disiagakan di 24 Titik Vital Tambakberas
Sementara dalam rakor tersebut, jajaran pimpinan Banser membedah berbagai aspek teknis operasional pengamanan di lapangan secara mendalam. Pembahasan mencakup pola penempatan personel, pembagian tugas, skema pelayanan kesehatan, hingga penguatan koordinasi lintas sektor.
Kasatkorwil Banser Jawa Timur, H. Rizza Ali Faizin, menjelaskan bahwa jajarannya akan mulai diterjunkan ke kawasan Muktamar lebih awal. Personel Banser dipastikan mulai bersiaga di lokasi pada 25 Agustus 2026, atau H-2 pembukaan.
Selama kegiatan Muktamar berlangsung, Banser bakal mengerahkan sekitar 2.000 personel yang bertugas aktif setiap hari atau secara akumulatif 20.000 personel. Ribuan personel tersebut dibagi dalam tiga shift kerja dan disebar di 24 titik pengamanan vital di sekitar arena Muktamar.
Area yang menjadi fokus penempatan personel meliputi panggung utama Muktamar, jalur mobilitas para peserta, hingga berbagai lokasi strategis lainnya di Jombang. Pola penyiagaan ini diterapkan guna mengantisipasi penumpukan massa dan kemacetan lalu lintas.
Selain menjaga stabilitas keamanan, Banser juga mengoperasikan tiga pos pelayanan kesehatan gratis di lokasi kegiatan. Posko ini disiapkan untuk memberikan bantuan medis cepat bagi para peserta Muktamar maupun masyarakat umum yang membutuhkan.
Sistem pengamanan dijalankan secara terpadu dengan badan otonom dan lembaga keamanan internal NU lainnya, seperti Pagar Nusa dan SIGAP (Sistem Keamanan Pondok). Langkah kolaboratif ini juga disinergikan dengan aparat kepolisian dan TNI di wilayah Jawa Timur.
“Kami tidak hanya fokus pada aspek keamanan, tetapi juga pelayanan. Banser hadir untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar berjalan lancar, tertib, dan memberikan rasa nyaman kepada seluruh peserta,” kata Kasatkorwil Banser Jatim, H. Rizza Ali Faizin.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif




