• Login
  • Register
Bacaini.id
Monday, December 1, 2025
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
No Result
View All Result
Bacaini.id

Seniman Tulungagung Gelar Pameran Cethe di Amerika

ditulis oleh redaksi
18 March 2022 16:43
Durasi baca: 2 menit
Seniman Tulungagung Gelar Pameran Cethe di Amerika

Seniman lukis dari cethe Aditya Kreshna di rumahnya. Foto:Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Lukisan berbahan ampas kopi atau cethe yang dibuat Aditya Kreshna mendunia. Dalam waktu dekat lukisan seniman Tulungagung itu akan dipamerkan di Amerika Serikat.

Pemuda asal Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru itu mengatakan pameran lukisan cethe yang akan digelar di Amerika adalah kali keduanya. Rencananya pada 3 April 2022 dia akan berangkat ke Amerika dengan membawa 20 karya lukisan cethe.

“Dari 20 lukisan cethe, 10 lukisan bercerita tentang kebudayaan masyarakat Indonesia dan 10 lukisan lainya tentang kaligrafi aksara jawa,” ujarnya kepada Bacaini.id, Jumat 18 Maret 2022.

Jika pada 2017 silam pameran lukisan cethe yang dia gelar di Amerika hanya bermodal nekat, dalam pameran lukisan cethe kali kedua ini Aditya mempersiapkan matang. Terhitung sejak dua bulan lalu dia sudah mempersiapkan lukisan cethe untuk dipamerkan ke negeri paman sam.

“Meski ini bukan pertama kali, saya masih merasa deg-degan. Karena satu-satunya pelukis cethe di Amerika hanya saya,” terangnya.

Pada pameran pertama tahun 2017, karya lukisanya terjual hingga ribuan dollar. Hal itu membuatnya kaget dan senang atas apresiasi warga Amerika terhadap karyanya.

Selain melukis cethe di kanvas, Aditya juga melukis di atas batang rokok. Menurutnya banyak warga luar negeri yang tercengang dengan lukisan cethe di rokok.

 “Nyethe (melukis rokok dengan ampas kopi, red) merupakan kebiasayaan orang Tulungagung. Itu pula yang ingin saya kenalkan,” tuturnya.

Alumnus Universitas Malang ini memulai melukis sejak kecil. Ayahnya juga seorang pelukis. Merasa memiliki bakat di sana, sejak kecil dia sudah dididik melukis. Dari mulai dasar hingga menguasai beberapa tekhnik melukis. “Sempat setelah lulus kuliah saya bekerja di design, tapi tetap saja saya lebih suka melukis. Hingga akhirnya saya menekuni dunia lukisan hingga saat ini,” jelasnya.

Satu-satunya kendala bagi seniman lukis seperti Aditya adalah naiknya harga cat lukis. Karena itu dia berpikir mencari bahan pengganti cat dengan ampas kopi. “Saya mulai melukis cethe sejak 2016. Pada saat itu memang harga cat malah, sehingga saya harus putar otak. Akhirnya saya dapat ide untuk membuat lukisan dari ampas kopi,” ucapnya.

Ada beberapa jenis ampas kopi yang digunakan untuk melukis. Diantaranya ampas kopi ijo, arabika, wamena dan gayo. Hal ini bertujuan untuk menciptakan variasi warna pada lukisan cethe.

“Biasanya saya menggunakan tujuh jenis ampas kopi untuk dijadikan bahan melukis cethe. Karena setiap ampas kopi dapat memunculkan warna yang berbeda,” pungkasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: cethelukisanTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ferry Irwandi Ingatkan Pemerintah Dampak Menolak Penetapan Status Bencana Nasional

Ferry Irwandi Ingatkan Pemerintah Dampak Menolak Penetapan Status Bencana Nasional

dbhcht 2025 di kabupaten blitar

8 OPD Penerima DBHCHT 2025 di Kabupaten Blitar

Forum Sesepuh NU Serukan Islah Kepada PBNU

Forum Sesepuh NU Serukan Islah Kepada PBNU

  • penelitian ufo

    Misteri UFO Mulai Diteliti Serius dan Diakui Ilmiah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gary Iskak Tutup Usia Setelah RX King Tabrak Pohon

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Rembang Hapus TPP, Nilai yang Diterima ASN Bikin Ngiler

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL

© 2020 - 2025 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist