• Login
Bacaini.id
Friday, May 1, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

9 ABK Jawa Timur Terdampar di Pulau Guam Selama 5 Bulan

ditulis oleh
29 October 2021 19:11
Durasi baca: 2 menit
ABK asal Jawa Timur yang terkatung-katung di kapal. Foto: Ist

ABK asal Jawa Timur yang terkatung-katung di kapal. Foto: Ist

Bacaini.id, MALANG – Sembilan awak kapal asal Indonesia terdampar di Pulau Guam, teritorial Amerika Serikat. Mereka terkatung-katung selama lima bulan setelah ditipu pemilik kapal.

Kesembilan ABK ini berasal dari wilayah Malang Raya. Ada 4 orang asal Kota Malang, 2 orang asal Kota Batu dan sisanya warga Blitar, Sidoarjo dan Lumajang. Sejak lima bulan terakhir mereka sudah mencari bantuan kesana-kemari, namun selalu gagal.

Salah satu awak kapal asal Kota Batu, Ali Akbar Cholid, 27 tahun, mengatakan mereka ditelantarkan oleh pemilik kapal MV Voyager asal Kanada. Di awal perjanjian mereka sepakat mengantarkan kapal itu ke Pulau Guam untuk menemui pembeli kapal.

Setelah menempuh perjalanan hingga satu bulan, mereka tiba pada Juli 2021. Ternyata si pembeli urung membeli kapal tersebut. Sejak itulah pemilik kapal mulai menghilang dan tak bisa dihubungi. Terakhir, mereka hanya diberi janji-janji untuk segera dipulangkan.

”Bahkan gaji kita lima bulan juga belum dibayar. Jadi sampai sekarang kita gak pegang uang sama sekali. Kita juga sudah lapor ke KJRI di Los Angeles, selama dua bulan ini juga hanya dikasih janji-janji saja,” tutur Ali Akbar melalui sambungan telepon, Jumat 29 Oktober 2021.

Hal lain yang membuat para awak kapal ini depresi adalah mereka tak bisa menginjakkan kaki ke daratan akibat kendala perizinan. Sampai hari ini mereka bertahan hidup di atas kapal. Sampai-sampai mereka membuat spanduk dengan tulisan yang menyayat hati.

”We want to repatried, to be paid our salaries (5 months). Our family at home into danger. No income for living & study fee. Our mentality completely down. Our family needs our support,” tulis mereka.

Di Kota Batu, Rani Septi Ridwan, istri Ali Akbar juga berharap suaminya kembali. Dia juga terus mencari bantuan kesana-kemari, bahkan sampai menemui anggota DPR RI di Provinsi Jawa Timur. Saat ini Rani tengah merawat anaknya yang berusia 1,5 bulan. Suaminya berangkat melaut saat usia kandungannya masih 4,5 bulan.

”Kasihan belum lihat ayahnya sama sekali. Selama ini komunikasi lewat video call. Saya sudah cari bantuan kesana-kemari tapi nihil. Semoga pemerintah Indonesia membantu memulangkan suami saya,” tuturnya.

Berikut identitas para awak kapal tersebut:

1. Agus Brigianto (Kota Batu)
2. Ali Akbar Cholid (Kota Batu)
3. Bambang Suparman (Kota Malang)
4. Gunawan Soeharto (Kota Malang)
5. Dicky Wahyu (Kota Malang)
6. Fajar Nur (Kota Malang)
7. Muhammad Khafid (Lumajang)
8. Fery Sujatmiko (Blitar)
9. Yusman Shobirin (Sidoarjo)

Penulis: A. Ulul
Editor: HTW

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

Gedung KPK usai OTT Wali Kota Madiun Maidi terkait dugaan korupsi

Skandal Pita Cukai Rokok, Dua Jalur Satu Jaringan Korupsi

Wiji Thukul penyair perlawanan Indonesia yang hilang sejak 1998

May Day 2026: 3 Puisi Perlawanan Wiji Thukul tentang Nasib Buruh dan Kekuasaan

  • Letda Bintang Revolusi pembaretan Kopassus 2026 Nusakambangan

    Profil Letda Mohammad Bintang Revolusi, Perwira Muda Asal Blitar Pimpin Yel-Yel Pembaretan Kopassus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jembatan Cangar Kembali Jadi Lokasi Bunuh Diri, Efek Werther di Media Sosial Disorot

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In