• Login
Bacaini.id
Monday, August 10, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Universitas Al-Qarawiyyin, Kampus Tertua Dunia Didirikan Muslimah

ditulis oleh Solichan Arif
17 July 2026 06:05
Durasi baca: 3 menit
Universitas Al-Qarawiyyin di Fez Maroko universitas tertua di dunia didirikan Fatima al-Fihri tahun 859 M

Universitas Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko, diakui sebagai universitas tertua di dunia yang masih beroperasi dan didirikan oleh perempuan Muslim, Fatima al-Fihri, pada tahun 859 M (foto/ist)

Poin Penting:

  • Universitas Al-Qarawiyyin di Fez, Maroko, diakui sebagai universitas tertua di dunia yang masih beroperasi sejak didirikan pada tahun 859 M oleh perempuan Muslim Fatima al-Fihri
  • Berawal dari sebuah masjid, Al-Qarawiyyin berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan yang mengajarkan astronomi, matematika, kedokteran, filsafat, hingga logika dan melahirkan banyak tokoh besar dunia
  • Kompleks Al-Qarawiyyin berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO serta menjadi bukti penting kontribusi peradaban Islam terhadap lahirnya sistem pendidikan tinggi modern

Bacaini.ID, KEDIRI – Universitas Al-Qarawiyyin di kota tua Fez, Maroko merupakan kampus tertua di dunia, bukan Universitas Oxford di Inggris atau Universitas Bologna di Italia seperti yang banyak diperkirakan sebagian orang selama ini. Al-Qarawiyyin didirikan oleh perempuan muslim Fatima al-Fihri pada masa keemasan Islam.

BACA JUGA: Kisah Bencana Alam Terbesar yang Mengubah Dunia

Berdiri pada tahun 859 M, institusi pendidikan tinggi pertama di dunia tersebut masih eksis hingga kini. Selama lebih dari sebelas abad jadi saksi perkembangan peradaban manusia, menjadi bukti nyata kontribusi besar dunia Islam pada pendidikan global.

Fatima al-Fihri, Muslimah Pendiri Universitas Tertua di Dunia

Sejarah al-Qarawiyyin berakar dari sosok muslimah bernama Fatima al-Fihri, putri seorang saudagar kaya bernama Muhammad al-Fihri. Keluarga mereka bermigrasi dari Kairouan, yang sekarang dikenal sebagai Tunisia, menuju kota Fez di Maroko untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Setelah ayah dan suaminya wafat, Fatima dan saudaranya, Maryam, mewarisi kekayaan yang sangat melimpah. Ia menggunakan harta warisan ayahnya untuk membangun sebuah masjid yang kemudian berkembang menjadi madrasah dan pusat pendidikan. Dengan tekad yang kuat untuk menyebarkan ilmu pengetahuan, Fatima mengubah sebuah ruang ibadah menjadi mercusuar intelektual yang terbuka bagi siapa saja.

Pada tahun 859 M, Fatima membeli sebidang tanah untuk membangun sebuah masjid besar yang dinamakan Masjid al-Qarawiyyin, yang diambil dari nama daerah asal mereka, Kairouan. Sementara itu, saudara perempuannya, Maryam, membangun Masjid al-Andalus di dekat wilayah tersebut.

Awalnya berfungsi sebagai masjid, al-Qarawiyyin berevolusi seiring berjalannya waktu dengan dukungan dari berbagai dinasti, termasuk Dinasti Idrisiyah dan Marinid. Di dunia Islam abad pertengahan, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah salat, namun juga sebagai pusat komunitas dan ruang diskusi.

Masjid al-Qarawiyyin segera berkembang menjadi tempat berkumpulnya para ilmuwan. Kurikulum yang diajarkan pun meluas melampaui studi keislaman. Berbagai disiplin ilmu kemudian diajarkan di sana seperti astronomi, matematika, kedokteran, tata bahasa, retorika, logika dan filsafat.

Reputasi kualitas pendidikan yang dimiliki telah menarik perhatian cendekiawan dari berbagai latar belakang budaya dan agama. Tokoh-tokoh besar seperti kartografer Muhammad al-Idrisi dan filsuf Ibnu Rusyd diyakini pernah terlibat dalam ekosistem akademik di institusi ini.

Dari Masjid Menjadi Pusat Ilmu Pengetahuan Dunia

Pada tahun 1981, UNESCO menetapkan kompleks Universitas al-Qarawiyyin sebagai Situs Warisan Dunia. Tak hanya itu, Guinness World Records secara resmi mengakui al-Qarawiyyin sebagai institusi pendidikan tinggi tertua di dunia yang beroperasi terus-menerus.

Tahun 1963, Al-Qarawiyyin secara resmi diintegrasikan ke dalam sistem universitas negeri modern di Maroko. Namanya diubah menjadi Université Al Quaraouiyine. Kampus utamanya tetap berada di dalam labirin kota tua Fez, Maroko, namun kini memiliki cabang fakultas di kota-kota lain seperti Marrakesh, Tetouan, dan Agadir.

Inovasi akademik yang lahir dari al-Qarawiyyin menjadi fondasi bagi banyak sistem pendidikan modern yang dikenal sekarang, termasuk sistem pemberian gelar dan penggunaan ijazah. Keberadaannya membuktikan bahwa harmoni antara tradisi spiritual dan pengembangan ilmu pengetahuan kontemporer dapat berjalan beriringan tanpa harus saling meniadakan.

Sepanjang sejarah panjangnya hingga sekarang, Al-Qarawiyyin tidak hanya mendidik umat Muslim, tetapi juga tokoh non-Muslim. Beberapa alumni dan pemikir besar yang pernah belajar atau mengajar di antaranya: Ibnu Khaldun (Bapak Sosiologi Dunia), Maimonides (Filsuf dan tabib Yahudi terkemuka abad pertengahan), Muhammad al-Idrisi (Kartografer Muslim pembuat peta dunia pertama yang akurat), Paus Silvester II, Paus Katolik Roma yang belajar matematika di Al-Qarawiyyin dan diyakini sebagai orang yang memperkenalkan angka Arab ke Eropa.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

BACA JUGA: “Capek Jadi WNI” di Tengah Dunia yang Menggigil dan artikel lainnya di rubrik HISTORIA

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Sumber: Bacaini.id
Tags: fatima al fihriIslammarokosejarah islamuniversitas al qarawiyyin
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Watak pasaran Jawa Legi Pahing Pon Wage Kliwon menurut primbon

Lahir Legi, Pahing, Pon, Wage atau Kliwon? Ini Watak dan Pekerjaan yang Cocok Menurut Primbon Jawa

Kebakaran Bromo meluas di Blok Bantengan Senduro Lumajang

Kebakaran Bromo Meluas, Wisata Ditutup Total Tanpa Batas Waktu

Sekolah Islam Harapan Ibu di Pondok Pinang, Jakarta Selatan. Foto: harapanibu.sch.ac.id

Membuka Tabir Gudang Senjata di Sekolah Islam Harapan Ibu

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In