• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Umat Buddha Tulungagung Kembali Rayakan Waisak di Vihara

ditulis oleh Editor
16 May 2022 15:58
Durasi baca: 2 menit
Tri Suci Waisak di Vihara Budha Loka Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Tri Suci Waisak di Vihara Budha Loka Tulungagung. Foto: Bacaini/Setiawan

Bacaini.id, TULUNGAGUNG – Tahun ini umat Buddha di Tulungagung kembali bisa merayakan Tri Suci Waisak 2566 BE di Vihara Budha Loka Tulungagung. Mengingat dua tahun lalu, mereka hanya  bisa merayakannya di rumah masing-masing karena batasan pandemi Covid 19.

Samanera Vihara Budha Loka Tulungagung, Piadhaso mengatakan, momentum Waisak tahun ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya. Pada tahun ini, peringatan Waisak kembali bisa dilakukan secara terbuka bagi umat Buddha di Tulungagung.

“Kalau dua tahun lalu, peringatan Waisak di Vihara hanya dilakukan oleh pengurus Vihara saja,” ujar Piadhaso kepada Bacani.id di Vihara Budha Loka Tulungagung, Senin, 16 Mei 2022, pagi tadi.

Dalam tradisi Waisak yang bisa dikatakan sudah kembali meriah ini, umat Buddha melakukan banyak kegiatan. Selain mengadakan berbagai perlombaan juga dilakukan pengambilan air suci di tempat yang sudah ditentukan untuk digunakan ritual.

Selain itu, umat Buddha juga melakukan pelepasan hewan, sebagai wujud cinta kasih dan memberikan kebebasan pada makhluk hidup.

“Setelah memperingati Waisak, biasanya umat Buddha melakukan pelimpahan jasa kepada leluhur yang sudah meninggal. Harapannya, kebajikan dan karma baik yang sudah kita lakukan dapat mengatarkan mereka ke tempat yang bahagia,” terang pria asal Lombok itu.

Piadhaso mengungkapkan, untuk refleksi Waisak dikehidupan bermasyarakat, dapat menerapkan nilai-nilai agama dengan hidup toleran, saling menolong dan menghargai. Tentu dengan menjunjung tinggi nilai agama masing-masing, hidup beragama dapat terjalin dengan baik tanpa rasa ketakutan.

“Bahkan ketika menerapkan nilai agama, hidup seseorang pasti akan penuh kedamaian,” tandasnya.

Penulis: Setiawan
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: hari raya waisakTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Pembukaan Munas Konbes Alim Ulama NU di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri

Munas Konbes NU di Ploso Kediri Siapkan Muktamar NU ke-35 yang Sejuk dan Gembira

Ilustrasi ASN. Foto: istimewa

Ramai Hoaks CPNS 2026, Belum Ada Lowongan Resmi

Gus Kautsyar. Foto: istimewa

Masyayikh NU Minta Larangan Rangkap Jabatan Politik Tidak Dihapus

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In