• Login
Bacaini.id
Friday, July 10, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tips Mendidik Anak Laki-laki Agar Tak Jadi Predator

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
13 October 2024 09:00
Durasi baca: 3 menit
Tips Mendidik Anak Laki-laki Agar Tak Jadi Predator. (foto ilustrasi/freepik)

Tips Mendidik Anak Laki-laki Agar Tak Jadi Predator. (foto ilustrasi/freepik)

Bacaini.ID, KEDIRI – Memiliki anak perempuan dan laki-laki pada jaman sekarang sama-sama beresiko.

Salah satu yang menjadi ancaman serius adalah pelaku predator anak yang justru banyak datang dari orang-orang yang sebelumnya terlihat baik.

Bahkan banyak kasus pelecehan anak yang ironisnya terjadi di lingkungan yang seharusnya aman bagi anak.

Yang juga penting untuk diketahui, pelaku kekerasan seksual didominasi oleh laki-laki dengan korban perempuan maupun sesama laki-laki.

Dilansir dari psychologytoday.com, berikut beberapa hal yang harus diajarkan oleh orangtua pada anak laki-laki sejak dini agar terhindar dari perilaku predator:

Mengajari Etika Sejak Balita

Ajari anak laki-laki bersikap santun. Tumbuhkan sisi lembut mereka dengan pujian, berkomunikasi secara baik dan terbuka. Beri contoh bagaimana bersikap terhadap orang lain.

Ajarkan Menghormati Perempuan

Mengajarkan budaya hormat terutama pada perempuan adalah bagian penting dari tanggung jawab sosial kita untuk mencegah kekerasan seksual.

Mengenalkan Hak Pribadi di Usia 5-12 tahun

Pada usia ini berikan hak anak untuk menentukan bagaimana mereka ingin diperlakukan. Jelaskan bagaimana meminta keinginan dan mengharapkan dari orang lain.

Semisal pada usia itu, mintalah persetujuan anak apakah dia mau dicium atau tidak, mau digelitik atau tidak. Hormati keputusan mereka.

Hal itu akan mengajarkan pada anak bahwa mereka punya otoritas penuh atas tubuhnya.

Diskusi Tentang Pornografi di Usia Remaja

Saat anak laki-laki mendekati masa remaja, mereka mungkin mulai penasaran dengan pornografi.

Beri tahu mereka bahwa keingintahuan seksual itu wajar, namun penelitian menunjukkan bahwa anak laki-laki yang rutin menonton pornografi lebih cenderung:

• Mengobjektifikasi perempuan secara seksual
• Memiliki sikap gender yang lebih stereotip
• Berperilaku yang lebih permisif secara seksual
• Lebih mungkin untuk terlibat dalam pelecehan seksual

Jadi, penting untuk menyampaikan nilai-nilai keluarga dan alasan mengapa ada perilaku yang tidak dapat diterima.

Ajarkan Berpikir Kritis Seputar Kekerasan Seksual

Orang tua tidak bisa selalu berada di sisi anak untuk memantau perilaku mereka.

Karenanya tumbuhkan sikap kritis anak terhadap situasi yang melibatkan seks, terutama yang menyimpang atau tidak benar untuk dilakukan.

Membentengi anak dengan nilai-nilai agama saja tidak cukup. Moralitas mereka harus dipupuk sejak dini dengan pandangan-pandangan yang logis.

Hal ini bisa dilakukan dengan membuka diskusi mengenai topik kekerasan seksual yang sedang viral di media sosial.

Menumbuhkan rasa empati dan perikemanusiaan pada mereka dengan mengajak berpikir mengenai akibat dan dampak yang timbul oleh perilaku menyimpang. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: predator anakTipstips mendidik anak laki-laki
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Jampidsus Febrie Adriansyah dalam keterangan pers. Foto: tangkapan layar

Bantah Terlibat Blackout PLN, Jampidsus Sebut Uang dan Emas di Rumahnya Hasil Usaha

Bupati Sukoharjo Etik Suryani dibawa KPK ke Jakarta usai terjaring operasi tangkap tangan terkait dugaan pemerasan perangkat daerah

Bupati Sukoharjo Diduga Peras Perangkat Daerah Saat Terjaring OTT KPK

Semangkuk Bubur Manado, pepes tempe, dan gadon tahu ayam sebagai menu sarapan rendah kolesterol khas Indonesia

3 Sarapan Rendah Kolesterol Khas Indonesia, Sehat dan Kenyang

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In