Di tengah kesibukan yang tak pernah berhenti, me time sering dianggap barang mewah. Padahal, justru di situlah kunci agar ibu tetap waras dan tidak berubah jadi antagonis sinetron jam tujuh malam.
Sari, 28 tahun, ibu muda yang sempat merasa hidupnya hanya berputar di antara popok dan cucian piring, akhirnya menemukan jalan ninja lewat yoga. “Saya sempat merasa kehilangan diri sendiri. Rasanya jadi ibu itu identitas baru yang menelan habis siapa saya sebelumnya,” katanya.
Sampai suatu hari, ia melihat promo kelas yoga Bacagaya di Bacaini.id. Awalnya ragu, takut dikira gaya-gayaan, tapi akhirnya nekat daftar.
“Yoga itu ternyata bukan cuma soal badan lentur. Di kelas itu, saya belajar bernapas lagi. Belajar berhenti sejenak. Dan yang paling menyenangkan, saya ketemu komunitas ibu-ibu lain yang ternyata punya keresahan sama. Kami ketawa bareng, cerita bareng, bahkan saling tukar tips MPASI,” ujarnya.

Sejak ikut kelas yoga, Sari merasa punya ruang napas. Me time baginya bukan lagi sekadar rebahan di kasur sambil scroll TikTok, tapi benar-benar waktu untuk merawat diri. “Saya jadi lebih sabar menghadapi anak, lebih tenang menghadapi suami, dan yang paling penting, saya merasa jadi diri saya lagi,” tambahnya.
Kalau dipikir-pikir, yoga ini mirip rapat RT. Bedanya, di rapat RT kita duduk tegang nunggu giliran iuran, sementara di yoga kita duduk tenang sambil belajar mengatur napas. Sama-sama kumpul, sama-sama ada komunitas, tapi hasilnya jauh lebih sehat. Dan kalau dibandingkan dengan sinetron, yoga jelas lebih realistis, nggak ada adegan ibu muda tiba-tiba punya saudara kembar yang hilang, yang ada cuma ibu-ibu yang sama-sama berjuang biar nggak stres.
Cerita Sari hanyalah satu dari sekian banyak testimoni ibu muda yang merasa beruntung menemukan komunitas yoga di Bacaini.id. Di sana, me time bukan sekadar jargon, melainkan praktik nyata, tubuh diregangkan, pikiran diistirahatkan, dan jiwa dipulihkan.
Jadi, di tengah kesibukan yang tak pernah berhenti, yoga bisa jadi alternatif me time yang sederhana tapi ampuh. Karena pada akhirnya, ibu yang bahagia bukan hanya soal anak yang sehat atau rumah yang rapi, melainkan ibu yang punya ruang untuk dirinya sendiri.
Kalau ada yang bilang me time itu egois, mungkin dia belum pernah ikut yoga, atau jangan-jangan dia masih sibuk nonton sinetron jam tujuh.(htw/edt)




