• Login
Bacaini.id
Friday, July 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Tantangan Pendidikan, Wabup Syah Minta Pendidik Sisipkan Pelajaran Akhlak

ditulis oleh Editor
19 October 2023 15:35
Durasi baca: 1 menit
Wabup Syah saat membuka workshop di Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Foto: Ist

Wabup Syah saat membuka workshop di Hotel Hayam Wuruk Trenggalek. Foto: Ist

Bacaini.id, TRENGGALEK – Wakil Bupati Trenggalek, Syah Muhammad Natanegara meminta setiap pendidik kembali menyisipkan pelajaran akhlak di sekolah meski hanya sebentar. Permintaan itu disampaikan saat membuka workshop ‘Strategi Pembelajaran Inovatif Bagi Sekolah Dasar’ di Hotel Hayam Wuruk mulai 19-21 Oktober 2023.

Di hadapan tenaga pendidik sekolah dasar yang menjadi peserta workshop, Wabup Syah menyampaikan bahwa pelajaran soal akhlak bisa disisipkan di sela-sela mata pelajaran yang diajarkan dalam kelas. Menurutnya, tantangan di dunia pendidikan saat ini tidak lah sederhana.

“Mungkin 10-20 tahun lalu, guru menghukum atau memarahi muridnya adalah hal yang bisa. Tidak ada dendam ataupun melaporkan kepada orang tua. Namun saat ini tantangannya berbeda. Yang dulu wajar, sekarang semua itu tidak wajar,” kata Wabup Syah, Kamis, 19 Oktober 2023.

Dengan adanya workshop ini Wabup Syah berharap lahirnya inovasi-inovasi baru sehingga tenaga pendidik bisa menghadapi dinamika pendidikan saat ini. “Apapun pelajarannya saya harapkan bisa disisipkan pelajaran akhlak. Ini penting,” tegasnya.

Terlebih, lanjutnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek memiliki visi misi MEROKET (Maju Ekonomi Rakyatnya, Organisasi atau orangnya kreatif dan Ekosistemnya Terjaga). Sementara untuk mencetak generasi kreatif sesuai visi misi itu tidak bisa instan.

“Perlu proses panjang, dan peran tenaga pendidik di sini sangat penting. Artinya, panen para guru juga tidak bisa instan, butuh proses dan penantian panjang karena kesuksesan anak didik akan terlihat beberapa tahun ke depan,” paparnya.

“Untuk itu pengabdian yang tulus dan ikhlas saya harapkan. Insya Allah pahala akan terus mengalir untuk mereka,” tandasnya.**

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Anak-anak mengikuti peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum refleksi sejarah perubahan perayaan dari 6 Juni menjadi 23 Juli di Indonesia

Sejarah Hari Anak Nasional: Mengapa Dipindah dari 6 Juni ke 23 Juli?

Mahkamah Konstitusi Putuskan Kuota Internet Tak Lagi Hangus

Hotman Paris duduk di kursi roda. Foto: IG@hotmanparisofficial

Menebak Alasan Hotman Paris Mundur dari Kasus Jampidsus

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In