KEDIRI – Peraturan ketat diberlakukan PT Kereta Api Indonesia untuk mencegah penyebaran Covid-19 di atas kereta. Salah satunya ketentuan mengantongi surat bebas Covid dari Puskesmas.
Kepala Stasiun Kediri Wahyu Cahyadi mengatakan prosedur yang ditetapkan kepada calon penumpang kereta api jarak jauh tak bisa ditawar. “Penumpang kereta api jarak jauh wajib membawa surat sehat, minimal dari puskesmas setempat,” kata Wahyu kepada Bacaini.id, Jumat 4 Desember 2020.
Selanjutnya penumpang juga wajib mengikuti instruksi petugas, baik di stasiun atau di dalam kereta api. Jika peraturan tersebut tidak dipatuhi, calon penumpang tidak diperkenankan naik ke atas kereta api. “Tiket yang sudah dibeli dapat dibatalkan dan uang pembelian tiket akan dikembalikan sepenuhnya,” jelas Wahyu.
Karena itu calon penumpang dihimbau untuk datang 30 menit sebelum jadwal pemberangkatan. Dengan datang lebih awal, petugas memiliki waktu melakukan pemeriksaan persyaratan. Jika tidak lengkap masih ada waktu untuk mengurus.
Untuk memudahkan calon penumpang, Wahyu memastikan ketersediaan tiket kereta api selama liburan besok. Tiket kereta api jarak jauh bahkan sudah bisa dipesan H-14 dari keberangkatan. Sedangkan untuk pembelian tiket di stasiun, bisa dilayani dengan sistem ‘Go Show’ yaitu tiga jam sebelum pemberangkatan.
Disinggung mengenai dampak adanya pemangkasan hari libur selama tiga hari yang secara resmi telah diputuskan pemerintah, Wahyudi belum dapat memprediksi. Karena sampai saat ini semua proses masih berjalan seperti biasa. “Diketahuinya ketika nanti pembelian tiket H-14 itu,” kata Wahyudi.
Hingga saat ini juga belum ada calon pemumpang yang mengembalikan tiket lantaran pemangkasan hari libur. Sebab masa angkutan kereta untuk Natal dan tahun baru (Nataru) baru akan dilakukan mulai tanggal 18 Desember 2020 sampai 6 Januari 2021.
Menjelang libur akhir tahun ini, PT KAI melakukan penambahan KA Brantas dan KA Malabar yang melintas di Stasiun Kediri. Kedua kereta api itu memiliki relasi Kediri – Jakarta dan Malang – Bandung. Selain itu, kereta api lain yang melintas adalah KA Kahuripan, KA Matarmaja, dan KA Gajayana.
Namun selama pandemi ini, beberapa kereta api belum bisa jalan. Kereta api yang paling dominan sebelum Nataru adalah KA Kahuripan dan Matarmaja. Rata-rata jumlah penumpang yang berangkat dari Stasiun Kediri per hari 50 penumpang.
Pengurangan penumpang sekitar 30 persen untuk setiap gerbong masih dilakukan tanpa mengurangi jumlah gerbong. Untuk perjalanan jarak jauh diberikan face shield secara gratis kepada penumpang dan wajib digunakan selama perjalanan. Selain itu juga disediakan hand sanitizer di dalam kereta api.
Ketentuan lain yang diberlakukan kepada seluruh calon penumpang adalah memakai masker, jaga jarak, cek suhu tubuh sebelum masuk kereta dan memakai pakaian pelindung berupa jaket atau pakaian lengan panjang. Aturan itu wajib dipenuhi oleh penumpang kereta api lokal.
Penulis: Novira Kharisma
Edittor: HTW