• Login
Bacaini.id
Monday, September 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Setelah Kenal Kota Orang, Warga Kota Kediri Jadi Makin Banyak Tuntutan?

Ada perubahan besar dalam cara orang memandang kota. Dulu, ukuran kota yang nyaman mungkin sederhana. Sekarang ukurannya jauh lebih banyak.

ditulis oleh Hari Tri Wasono
21 September 2026 12:35
Durasi baca: 7 menit
Reporter: Hari Tri Wasono | Editor: Editor
Ilustrasi Jl Stasiun Kota Kediri. Foto: bacaini/AI

Angka ini menunjukkan adanya perkembangan dalam sejumlah dimensi pembangunan manusia, meski tentu tidak menggambarkan seluruh pengalaman hidup warga kota

Dari sisi ekonomi, perekonomian Kota Kediri pada 2025 tumbuh 1,74 persen. Salah satu lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah penyediaan akomodasi dan makan-minum yang tumbuh 13,41 persen.

Artinya, ada banyak hal yang sedang bergerak di Kediri.

Masalahnya, persepsi warga terhadap kota tidak hanya dibentuk oleh angka pertumbuhan. Warga mengalami kota lewat hal-hal yang sangat sederhana.

Bagaimana rasanya berjalan kaki?

Di mana anak-anak bisa bermain?

Apakah anak muda mempunyai ruang berkegiatan?

Apakah orang tua memiliki tempat untuk bersantai?

Apakah pusat kota terasa hidup pada malam hari?

Apakah pelayanan pemerintah mudah dipahami?

Apakah ada alasan bagi warga untuk bangga menunjukkan kotanya kepada orang lain?

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu tidak selalu muncul dalam tabel statistik. Namun justru pertanyaan itulah yang sering muncul di kolom komentar.

Kalimat “Kenapa Kediri nggak seperti Malang?” bisa saja terdengar seperti keluhan. Tetapi kalau dibedah lebih jauh, pertanyaan itu bisa memiliki arti yang berbeda.

Mungkin warga sedang berkata, “Saya ingin kota saya berkembang.”

Atau mungkin juga “Saya tahu kota lain bisa melakukan sesuatu yang lebih baik, jadi kenapa Kota Kediri tidak mencoba?”

Atau lebih sederhana lagi, “Kami ingin merasakan kota yang lebih nyaman.”

Jadi persoalannya bukan selalu soal ingin meniru Malang, Surabaya, Yogya atau kota lain. Warga sedang meminta pengalaman yang menurut mereka layak didapatkan dari sebuah kota. Di titik ini, membandingkan kota justru bisa menjadi bagian dari proses demokrasi perkotaan.

Warga melihat sesuatu di tempat lain, kemudian bertanya kepada kotanya sendiri. Pertanyaan itu memang bisa berlebihan. Tetap bisa juga menjadi energi untuk memperbaiki kota.

Namun ada yang harus diwaspadai dari tuntutan ini, jangan sampai Kota Kediri hanya dikejar agar terlihat bagus di Instagram. Ketika standar kota banyak dibentuk oleh media sosial, ada risiko pemerintah maupun warga terjebak pada apa yang paling mudah dilihat.

Kawasan yang fotogenik dianggap bagus. Lampu warna-warni dianggap berhasil. Bangunan yang Instagramable dianggap modern.

Padahal kota bukan hanya soal tampilan. Kota juga soal drainase, transportasi, pendidikan, kesehatan, akses pejalan kaki, ruang aman untuk perempuan dan anak, pengelolaan sampah, kualitas udara, sampai bagaimana warga dilibatkan dalam menentukan masa depan kotanya.

baca halaman selanjutnya………..

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 3 of 4
Prev1234Next
Tags: bacainiidkabarkediriKedirikedirihariinikehidupankotakotakedirikotakitamediakedirimediasosialruangpublikwargakediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi Jl Stasiun Kota Kediri. Foto: bacaini/AI

Setelah Kenal Kota Orang, Warga Kota Kediri Jadi Makin Banyak Tuntutan?

Kantin Kejujuran Percasi Kota Blitar untuk melatih sportivitas

Kantin Kejujuran Percasi Kota Blitar, Cara Unik Melatih Sportivitas Sejak Dini

Dorong Potensi Sport Tourism, Mbak Wali Hadiri Kejurprov Finswimming Wali Kota Cup II 2026 Kota Kediri

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In