• Login
Bacaini.id
Monday, September 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Setelah Kenal Kota Orang, Warga Kota Kediri Jadi Makin Banyak Tuntutan?

Ada perubahan besar dalam cara orang memandang kota. Dulu, ukuran kota yang nyaman mungkin sederhana. Sekarang ukurannya jauh lebih banyak.

ditulis oleh Hari Tri Wasono
21 September 2026 12:35
Durasi baca: 7 menit
Ilustrasi Jl Stasiun Kota Kediri. Foto: bacaini/AI

Ilustrasi Jl Stasiun Kota Kediri. Foto: bacaini/AI

Reporter: Hari Tri Wasono | Editor: Editor

“Kenapa Kota Kediri nggak seperti Yogya?”

Pertanyaan semacam ini mungkin sederhana. Tapi coba buka Instagram, TikTok, atau grup WhatsApp warga Kota Kediri. Kita akan menemukan versi lain yang kurang lebih sama.

“Kenapa tempat nongkrong di Kediri begini?”

“Kenapa kotanya tidak seperti Surabaya?”

“Kenapa di kota lain ada ruang publik seperti itu, di sini tidak?”

Dulu, warga mungkin hanya membandingkan Kediri dengan kota-kota yang pernah mereka kunjungi. Sekarang, perbandingan itu bisa terjadi setiap hari, bahkan tanpa meninggalkan rumah.

Cukup membuka ponsel. Dalam beberapa menit, seseorang bisa melihat taman kota di Surabaya, tempat nongkrong di Malang, trotoar di Bandung, festival malam di Yogyakarta, sampai ruang publik di kota-kota kecil yang sedang viral.

Setelah itu, ia melihat kembali kotanya sendiri. Lalu muncul pertanyaan, “Kok kita tidak seperti mereka?”

Di situlah persoalannya menjadi menarik. Barangkali warga Kota Kediri memang sedang menjadi semakin banyak tuntutan. Tetapi bisa jadi bukan karena mereka semakin sulit puas. Mereka hanya semakin tahu bahwa ada sesuatu yang bisa diminta dari sebuah kota.

Dulu Warga Membandingkan Harga, Sekarang Membandingkan Pengalaman

Ada perubahan besar dalam cara orang memandang kota. Dulu, ukuran kota yang nyaman mungkin sederhana. Jalan tidak terlalu macet, pasar tersedia, sekolah mudah dijangkau, rumah sakit ada, dan kebutuhan sehari-hari bisa terpenuhi.

baca halaman selanjutnya…………

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Page 1 of 4
12...4Next
Tags: bacainiidkabarkediriKedirikedirihariinikehidupankotakotakedirikotakitamediakedirimediasosialruangpublikwargakediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi Jl Stasiun Kota Kediri. Foto: bacaini/AI

Setelah Kenal Kota Orang, Warga Kota Kediri Jadi Makin Banyak Tuntutan?

Kantin Kejujuran Percasi Kota Blitar untuk melatih sportivitas

Kantin Kejujuran Percasi Kota Blitar, Cara Unik Melatih Sportivitas Sejak Dini

Dorong Potensi Sport Tourism, Mbak Wali Hadiri Kejurprov Finswimming Wali Kota Cup II 2026 Kota Kediri

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In