• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 20, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Sekolah Online, Benarkah Guru Banyak Nganggur?

ditulis oleh
7 October 2020 08:09
Durasi baca: 2 menit
Shinto Woelandari, guru SMP Negeri 3 Kota Kediri. Foto: Bacaini/Novira

Shinto Woelandari, guru SMP Negeri 3 Kota Kediri. Foto: Bacaini/Novira

KEDIRI – Pandemi Covid-19 yang melumpuhkan kegiatan belajar di sekolah mulai menimbulkan persoalan. Dampaknya, guru dituding makan gaji buta dengan sistem pembelajaran online.

Sistem belajar secara daring atau online memang masih awam bagi masyarakat Jawa Timur. Kegiatan belajar di sekolah yang dilakukan secara tatap muka harus diganti gadget dengan alasan kesehatan.

baca ini Hari Guru Sedunia, Pengajar di Kediri Nyambi Parkir dan Tukang Ojek

Namun benarkah jika belajar online ini justru membuat guru malas-malasan?

Shinto Woelandari, guru SMP Negeri 3 Kota Kediri dengan tegas membantah. Menurut Shinto, aktivitasnya turut berubah saat diberlakukan pembelajaran daring. “Saya lebih sibuk membuat perencanaan pembelajaran yang bisa diterima pelajar dengan sistem daring,” katanya kepada Bacaini.id, Rabu 7 Oktober 2020.

Tak hanya siswa, para pengajar seperti Shinto juga berusaha keras mengubah cara mengajar melalui gadget. Hal ini, menurut dia, jauh lebih sulit dibandingkan pertemuan tatap muka yang bisa berinteraksi langsung. “Ada ikatan emosional dan penyesuaian karakter jika tatap muka,” katanya.

baca ini Belajar Online Aman di Rumah atau Sekolah

Mengajar daring lebih memerlukan persiapan matang dan terperinci. Sebagai guru Bahasa Inggris, Shinto mengalami kesulitan saat mengajarkannya secara daring. Sistem penilaian pun tak cukup dengan memberi tugas. “Karena daring, proses speaking dalam pembelajaran jadi susah dilakukan, penilaian jadi lebih sulit,” jelasnya.

Selain guru, siswa pun juga mengalami persoalan sama. Tidak semua siswa mampu menerima materi sekali jadi. Ada yang harus mengulang beberapa kali hingga faham, sebelum masuk materi baru. Shinto juga ketat menerapkan disiplin waktu pengumpulan tugas agar siswa tetap merasa memiliki rutinitas belajar meski di rumah.

Dengan kesibukan ini, Shinto membantah jika belajar daring lebih memudahkan guru. Faktanya, mereka tetap berjibaku dengan materi yang harus diselesaikan.

Di luar urusan teknis, Shinto masih memiliki tanggungjawab menjaga etika, adat istiadat, dan tingkah laku selama tak berinteraksi di sekolah.

Untuk mendukungnya, Shinto juga memaksimalkan komunikasi dengan orang tua, yang setiap hari berinteraksi dengan siswa. “Selain komunikasi dengan siswa, saya juga harus melakukan cross check dengan wali murid. Ribet sekali. Salah besar kalau dikatakan guru lebih banyak menganggur di rumah,” tegasnya. (Novira Kharisma)

 

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: balajar onlinesekolah daringSMPN 3 Kota Kediri
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

AKBP Edy Herwianto. Foto: istimewa

AKBP Edy Herwiyanto Dimutasi, Ini Jabatan dan Kewenangannya Yang Baru

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Presiden Prabowo: Tiap Malam Puluhan Ribu Kapal Asing Mengambil Kekayaan Kita

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026. Foto: BPMI Setpres/Cahyo

Siapkan Pembiayaan Startup, Presiden Dorong Anak Muda Jadi Pengusaha

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Samanhudi Menang Ketua KONI Kota Blitar: Dilantik Monggo Ora Monggo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In