• Login
Bacaini.id
Wednesday, June 17, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Satgas MBG Kecamatan Sumbersari Awasi Ketat Kualitas Dapur SPPG

ditulis oleh Redaksi
29 May 2026 00:50
Durasi baca: 2 menit
Camat Sumbersari Deni Hadiatullah saat melakukan supervisi di salah satu SPPG

Camat Sumbersari Deni Hadiatullah saat melakukan supervisi di salah satu SPPG

Bacaini.ID, JEMBER – Pemerintah Kecamatan Sumbersari ikut memperketat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui kegiatan supervisi terhadap sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (29/5/2026).

Supervisi tersebut dilakukan bersama unsur Muspika dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait sebagai bagian dari Satgas MBG tingkat kecamatan. Pengawasan difokuskan pada standar kelayakan dapur hingga kualitas menu makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Camat Sumbersari Deni Hadiatullah mengatakan kegiatan supervisi ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Bupati Jember untuk memastikan pelaksanaan program MBG berjalan sesuai petunjuk teknis dan standar yang telah ditetapkan.

“Hari dan mungkin hingga besok, kami bersama Muspika dan OPD terkait melakukan pemantauan terhadap dapur-dapur MBG agar mutu dan kualitas layanan tetap terjaga,” ujarnya.

Menurut Deni, pengawasan tersebut penting dilakukan karena program MBG menyasar kelompok penerima manfaat seperti pelajar tingkat SD hingga SMA serta ibu hamil. Karena itu, kualitas makanan dan pengelolaan dapur harus benar-benar diperhatikan.

Ia menyebut tugas satgas di tingkat kewilayahan bukan hanya melakukan pemantauan administratif, tetapi juga menjaga stabilitas pelaksanaan program agar tetap berjalan baik di tengah dinamika yang muncul di masyarakat.

“Kami ingin memastikan makanan yang diberikan benar-benar bermanfaat dan sesuai tujuan program prioritas Presiden,” katanya.

Deni juga menanggapi terkait salah satu dapur MBG di wilayah Semeru yang sebelumnya direkomendasikan untuk ditutup sementara. Menurutnya, pemerintah kecamatan hanya menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan rekomendasi kepada Satgas Kabupaten berdasarkan kondisi di lapangan.

Sementara keputusan akhir terkait operasional dapur tetap menjadi kewenangan Badan Gizi Nasional (BGN).

“Kami di kecamatan sifatnya memberikan rekomendasi sesuai hasil pemantauan di wilayah. Untuk keputusan administratif tetap berada di ranah BGN,” jelasnya.

Ia turut mengingatkan seluruh pengelola dapur, kepala SPPG, dan mitra program MBG agar saling menjaga kualitas layanan dan terbuka terhadap evaluasi maupun koreksi.

Menurutnya, kualitas menu dan higienitas dapur harus menjadi perhatian utama agar tidak kembali muncul persoalan yang dapat berdampak terhadap keberlangsungan program.

“Kalau ditemukan pelanggaran atau kualitas makanan tidak sesuai standar, tentu ada konsekuensi mulai dari rekomendasi suspend hingga penutupan dapur,” tegasnya.

Deni berharap seluruh pihak dapat bersama-sama menjaga program MBG sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi sehat dan berkualitas di masa mendatang.

“Ini program prioritas nasional yang harus dijaga bersama demi mendukung lahirnya generasi emas Indonesia,” pungkasnya.(meg/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi gerai Starbucks di Korea Selatan di tengah kontroversi promosi berbasis AI yang memicu boikot publik

Starbucks di Korea Selatan Diboikot Gegara Promo AI Singgung Tragedi Sejarah

Seniman Gunadi menjelaskan proses pembuatan patung Bung Karno setinggi lima meter di Istana Gebang Kota Blitar

Dibalik Patung Baru Soekarno di Blitar, Seniman Gunadi Sebut Karakter Bung Karno Paling Sulit

Warga mengikuti tradisi Baritan dan ritual bulan Suro di wilayah Blitar Jawa Timur

Tradisi Bulan Suro di Blitar: Dari Baritan hingga Larung Sesaji, Masih Dilestarikan Warga

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In