• Login
Bacaini.id
Saturday, April 4, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ribut-ribut Bulan Bintang dan Palu Arit di Malang

ditulis oleh Editor
5 August 2025 17:58
Durasi baca: 2 menit
Partai Masyumi berlogo bulan bintang bentrok dengan PKI di Pemilu 1955 di Malang

Partai Masyumi yang berlogo bulan bintang terjadi bentrokan dengan PKI di Malang (foto/ist)

Bacaini.ID, MALANG – Bentrokan terbesar jelang Pemilu 1955 antara PKI dan Partai Masyumi berlangsung di alun-alun Malang Jawa Timur.

Ribut-ribut politik itu menjalar ke tingkat massa akar rumput. Keributan dipantik kampanye propaganda Ketua PKI DN Aidit pada 28 April 1954.

Aidit mengatakan iman Islam Masyumi tidak lebih baik. Memilih Masyumi yang berlogo bulan bintang sama dengan mendoakan seluruh dunia masuk neraka.

Rakyat akan selamat jika mencoblos gambar Palu Arit (PKI). “Masuk Masyumi itu haram sedangkan masuk PKI itu halal,” kata Aidit seperti dikutip dari Abadi edisi 17 Mei 1954.

Sejumlah pemuda Masyumi sontak marah. Diteriakinya Aidit dengan nada keras. Mereka mengingatkan peristiwa Affair Madiun 1948.

“Dusta, tidak benar, ingat Madiun,” teriak para pemuda Masyumi.

Tidak berhenti di situ. Para pemuda Masyumi merangsek maju mengepung podium tempat Aidit berpidato. Aidit dipaksa mencabut kata-katanya.

Aidit pun mengoreksi kata-katanya. Ketua PKI itu juga meminta maaf. “Saya hanya ingin mengatakan bahwa PKI tidak anti agama,” kata Aidit.

Namun massa terlanjur marah. Pertemuan akbar di alun-alun Malang itu ricuh. Massa Masyumi merampas semua atribut kampanye PKI.

Koran Abadi menulis, sejumlah kader Masyumi di bawah pimpinan Ketua Masyumi Cabang Surabaya Hasan Aidid berusaha melindungi DN Aidit dari amukan massa.

Namun Harian Rakyat, koran corong PKI pada edisi 31 Maret 1954 menurunkan laporan yang berbeda. Harian Rakyat menyangkal Abadi.

Peristiwa kericuhan yang terjadi di Malang merupakan ancaman pembunuhan terhadap DN Aidit. Saksinya rakyat Malang.

Yang dilakukan Ketua Masyumi Cabang Surabaya Hasan Aidid, kata Harian Rakyat sama sekali bukan untuk melindungi jiwa DN Aidit.

Dikutip dari buku Partai Masjumi: Antara Godaan Demokrasi dan Islam Integral, bentrokan antara Masyumi dan PKI di Malang adalah yang terbesar sepanjang tahun 1954.

Pada Pemilu 1955, perolehan suara PKI di Jawa Timur menempati posisi ketiga di bawah NU (pertama) dan PNI (kedua). Sementara Masyumi berada di posisi keempat.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bentrokan Masyumi PKIbulan bintangMasyumipalu aritPemilu 1955PKI
Advertisement Banner

Comments 1

  1. Pingback: Mengenal Surat Kabar Masyumi yang Dibredel Soekarno dan Soeharto - Bacaini.id

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi orang tua melacak lokasi anak melalui smartphone

Cara Melacak HP Anak di Manapun Berada dengan Mudah dan Aman

Ilustrasi kenaikan harga plastik dan kemasan makanan

Harga Plastik Naik Tajam, Pedagang Mulai “Pelit” Kresek Akibat Lonjakan Biaya Produksi

Foto: bacaini by AI

Jejak Diplomasi Soekarno dan Jalan Masuk Freeport ke Papua

  • Wawali Blitar Elim Tyu Samba tidak hadir di upacara Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    Ada Apa dengan Wawali Blitar Elim Tyu Samba? Absen di Hari Jadi ke-120 Kota Blitar

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Muscab PKB Blitar Penuh Kejutan, Nasa Barcelona Tantang Gus Tamim di Bursa Ketua DPC

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Terguling di Tol Jombang, Bus Restu Angkut 35 Penumpang, Evakuasi Korban Berlangsung

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In