Bacaini.ID, JEMBER – Program pemugaran dan revitalisasi gedung SDN Sumberanget 01, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember, tengah berlangsung intensif sejak akhir Agustus lalu dengan target pengerjaan selama 100 hari. Proyek perbaikan ini mencakup renovasi total enam ruang kelas, perpustakaan, serta penambahan fasilitas sanitasi baru.
Plt Kepala SDN Sumberanget 01, Desi Ratna Sulistiawati, menjelaskan bahwa langkah revitalisasi ini diambil karena kondisi fisik bangunan sekolah sebelumnya sudah sangat memprihatinkan, terutama bagian atap yang banyak mengalami kerusakan dan lapuk. Bahkan, pihak sekolah bersama paguyuban wali murid sebelumnya sempat bergotong royong secara swadaya untuk menambal kerusakan atap seadanya.
“Tentunya kami dari seluruh warga sekolah meliputi guru-guru, tenaga kependidikan, dan juga anak-anak ini sangat senang sekali karena memang keadaan sekolah ini sebelumnya sangat memprihatinkan,” ujar Desi.
Selain merenovasi seluruh ruang kelas dan perpustakaan, anggaran revitalisasi yang berkisar di angka Rp1,5 miliar lebih ini juga dialokasikan untuk penataan lingkungan serta pengadaan mebeler baru. Peningkatan fasilitas juga terlihat pada sektor sanitasi, di mana sekolah yang sebelumnya hanya memiliki satu bilik toilet siswa kini dibangun fasilitas toilet baru yang lebih memadai terpisah untuk siswa putra, siswa putri, serta guru.
KBM Berjalan Sift di Tiga Musala Warga
Selama proses pengerjaan fisik berlangsung, sebanyak 84 siswa dan 10 tenaga pendidik di SDN Sumberanget 01 harus memindahkan kegiatan belajar mengajar (KBM) ke area luar sekolah. Berkat kerja sama pihak sekolah dengan komite dan tokoh masyarakat sekitar, kegiatan belajar dialihkan sementara ke tiga lokasi musala warga yang berada di dekat lingkungan sekolah.
Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SDN Sumberanget 01, Ardiana Yuni Mustofa, menyebutkan bahwa proses pembelajaran tetap berjalan lancar meskipun harus memanfaatkan ruang musala yang disesuaikan dengan kapasitas jumlah siswa. Untuk mengatur mobilitas dan kapasitas tempat, pihak sekolah menerapkan sistem pembagian jam belajar (sift) pagi dan siang:
Sift Pagi (Kelas 1, 2, dan 3): Pukul 07.00 – 09.30 WIB (untuk kelas rendah)
Sift Siang (Kelas 4, 5, dan 6): Pukul 09.30 – 12.00 WIB (untuk kelas atas)
“Alhamdulillah sampai saat ini pelaksanaan proses pembelajaran lancar dan tidak ada gangguan sama sekali walaupun tempat musala yang kami tempati saat ini mungkin sempit,” ungkap Ardiana.
Antusiasme Siswa di Tengah Keterbatasan
Semangat belajar yang tinggi turut ditunjukkan oleh para siswa. Debby Veronika Aisyah, siswi kelas 6 SDN Sumberanget 01, mengaku tetap menikmati proses belajar bersama teman-temannya meskipun harus berdesakan di musala.
“Senang meskipun agak sempit tempatnya. Nggak ada kendala selama belajar, masih bisa belajar bersama-sama,” tutur Debby.
Debby bersama para siswa lainnya menyambut baik renovasi ini, mengingat kondisi kelas lama kerap mendatangkan kekhawatiran saat musim hujan tiba akibat atap yang bocor dan dinding yang berlubang. Dengan tuntasnya proyek revitalisasi berdurasi 100 hari ini, pihak sekolah berharap fisik bangunan yang lebih baik dapat meningkatkan kepercayaan orang tua untuk kembali menitipkan anak-anak mereka menimba ilmu di SDN Sumberanget 01. (meg/adv)




