• Login
  • Register
Bacaini.id
Thursday, January 15, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ramai-Ramai Menolak Madas di Surabaya

Aksi penolakan terhadap Madas di Surabaya bukan sekadar reaksi spontan, melainkan akumulasi kekecewaan masyarakat terhadap praktik organisasi yang dianggap menyimpang dari tujuan awalnya.

ditulis oleh redaksi
27 December 2025 17:46
Durasi baca: 2 menit
Ramai-Ramai Menolak Madas di Surabaya

Crowd of protesters people. Silhouettes of people with banners and megaphones. Concept of revolution or protest. Vector

Bacaini.ID, KEDIRI – Ratusan warga Surabaya turun ke jalan menolak keberadaan organisasi masyarakat Madura Asli (Madas). Aksi ini dipicu oleh viralnya video pengusiran paksa seorang nenek berusia 80 tahun, Elina Widjajanti, dari rumahnya di kawasan Sambikerep, Surabaya.

Dalam rekaman yang beredar luas di media sosial, sejumlah orang berseragam Madas terlihat mengeluarkan Elina secara paksa dari kediamannya sebelum rumah tersebut dirobohkan. Peristiwa yang terjadi pada 6 Agustus 2025 itu disebut berawal dari sengketa kepemilikan lahan antara Elina dan seorang pria bernama Samuel Ardi Kristanto, yang mengklaim sebagai pemilik sah rumah.

Kasus ini memicu kecaman publik. Warga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk premanisme berkedok ormas. “Surabaya bukan kota yang mentoleransi kekerasan dan intimidasi,” tegas salah satu peserta aksi penolakan di Jalan Marmoyo, Surabaya.

baca ini Sejarah Lahirnya Organisasi Kedaerahan di Indonesia yang Jauh dari Brengsek

Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, bahkan melakukan inspeksi langsung ke lokasi bekas rumah Elina. Ia mendesak kepolisian segera memeriksa oknum Madas yang diduga terlibat dalam pengusiran paksa tersebut.

Sejarah Madas

Organisasi yang  beranggotakan warga etnis Madura yang bermukim di Surabaya ini memiliki basis massa yang cukup militan. Madas dibentuk untuk memperkuat solidaritas dan memperjuangkan kepentingan komunitas Madura di Jawa Timur.

Dalam praktiknya, sejumlah oknum Madas diduga terlibat dalam aksi intimidasi, sengketa lahan, dan kekerasan. Hal ini menimbulkan citra negatif di mata masyarakat luas.

Kasus nenek Elina menjadi puncak sorotan, karena melibatkan lansia dan menimbulkan simpati publik. Video pengusiran paksa yang viral memperkuat persepsi bahwa Madas beroperasi layaknya kelompok preman.

Warga Surabaya menuntut pembubaran atau evaluasi terhadap Madas. Aksi ini dianggap mencoreng nama Kota Pahlawan yang dikenal menjunjung keberanian dan solidaritas.

Saat ini Elina telah melaporkan kasus ini ke Polda Jawa Timur, sementara Madas menyatakan mendukung proses hukum terhadap siapapun yang terbukti bersalah, termasuk anggotanya.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: elinamadasmadurasurabayaunjuk rasa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ratusan warga Desa Wonodadi Blitar menolak pembangunan gedung KDMP di lapangan desa

Warga Wonodadi Blitar Protes Lokasi Gedung KDMP, Dinas: Kurang Sosialisasi

Tips Atasi Rasa Canggung Bersama Keluarga Pasangan Saat Liburan Bareng

Long Weekend Isra Mikraj, Saatnya Healing dan Quality Time

Ilustrasi Calon Jemaah Haji Trenggalek yang belum melunasi BIPIH 2026

36 CJH Trenggalek Tak Lunasi BIPIH 2026, Kuota Haji Tak Terserap Maksimal

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Lapas Blitar Blak-blakan Soal Penganiayaan Napi yang Berujung Kematian

Paradigma Realisme dalam Hubungan Internasional

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist


Warning: array_sum() expects parameter 1 to be array, null given in /www/wwwroot/Bacaini/wp-content/plugins/jnews-social-share/class.jnews-social-background-process.php on line 112