• Login
Bacaini.id
Saturday, May 2, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Ramai Berita MSCI Picu Anjloknya Saham, Ini Penjelasan Sederhananya

ditulis oleh Redaksi
28 January 2026 18:42
Durasi baca: 2 menit
Ilustrasi IHSG. Foto: istimewa

Ilustrasi IHSG. Foto: istimewa

Bacaini.ID, JAKARTA – Menteri Keuangan Purbaya menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) baru-baru ini dipicu oleh sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI). Pengumuman tersebut memicu aksi panic selling di bursa, di mana banyak investor berbondong-bondong melepas saham mereka karena khawatir harga akan terus turun.

Apa yang terjadi?

IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) tiba-tiba turun tajam. Penyebab utamanya adalah pengumuman dari MSCI, lembaga internasional yang mengatur indeks saham global. Pengumuman itu membuat banyak investor panik dan buru-buru menjual saham mereka (panic selling).

Kenapa bisa panik?

Investor takut nilai saham mereka akan turun lebih jauh setelah pengumuman MSCI. Jadi, mereka memilih menjual cepat, meskipun harganya jatuh. Akibatnya, pasar jadi makin tertekan.

Menurut Menteri Purbaya, hal ini menunjukkan bahwa kinerja bursa kurang transparan, informasi tidak terbuka atau jelas, sehingga investor mudah panik. Selain itu praktik goreng saham masih ada, di mana ada pihak yang sengaja memainkan harga saham untuk keuntungan sesaat, bukan karena kinerja perusahaan yang sebenarnya.

Jadi singkatnya, IHSG jatuh karena investor panik setelah pengumuman MSCI. Tapi akar masalahnya adalah pasar kita masih belum jujur dan sehat, sehingga mudah terguncang.

Apa itu Goreng Saham?

Praktik goreng saham adalah tindakan sekelompok pihak yang sengaja memainkan harga saham agar terlihat naik tinggi. Caranya biasanya dengan membeli saham dalam jumlah besar untuk menciptakan kesan permintaan tinggi, lalu mendorong investor lain ikut membeli. Setelah harga naik, pihak tersebut menjual sahamnya untuk meraup keuntungan cepat.

Masalahnya, kenaikan harga ini tidak mencerminkan kinerja nyata perusahaan, melainkan hasil manipulasi pasar. Akibatnya, investor kecil yang ikut membeli di harga tinggi sering kali merugi ketika harga kembali jatuh.

Contoh Kasus di Indonesia

Dalam beberapa tahun terakhir, publik sempat digemparkan oleh kasus goreng saham PT Sekawan Intipratama Tbk (SIAP). Harga saham perusahaan ini pernah melonjak tajam tanpa didukung kinerja fundamental yang kuat. Setelah itu, harga kembali anjlok dan banyak investor ritel mengalami kerugian besar.

Kasus serupa juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi kecil (saham gorengan), yang harganya bisa naik ratusan persen dalam waktu singkat, lalu tiba-tiba jatuh. Pola ini menunjukkan adanya permainan harga oleh pihak tertentu, bukan karena prospek bisnis perusahaan.

Purbaya menegaskan bahwa praktik semacam ini harus segera diberantas. Jika tidak, pasar modal akan terus rapuh dan mudah terguncang oleh sentimen global. “Transparansi dan integritas bursa adalah kunci. Tanpa itu, investor akan selalu was-was dan pasar tidak akan tumbuh sehat,” ujarnya.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bursa sahamgoreng sahamIHSGmenteri keuanganMSCIpanic sellingpurbaya yudhi sadewa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang menikmati fasilitas lounge di Stasiun Madiun dengan layanan transportasi terintegrasi dari KAI Daop 7

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

Semaun tokoh gerakan buruh Indonesia

Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

Ilustrasi pajak. Foto:Istimewa

DJP Perpanjang Waktu Lapor SPT Badan

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Bisnis Non-Core, Hadirkan Lounge dan Integrasi Transportasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejarah May Day di Indonesia: Ajaran Semaun tentang Persatuan Buruh

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In