• Login
Bacaini.id
Thursday, May 7, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pusaka Kiai Upas Tulungagung Siap Jadi Benda Cagar Budaya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
13 July 2025 09:00
Durasi baca: 2 menit
Pusaka Kiai Upas Tulungagung Siap Jadi Benda Cagar Budaya (foto/Instagram)

Pusaka Kiai Upas Tulungagung Siap Jadi Benda Cagar Budaya (foto/Instagram)

Bacaini.ID, TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung Jawa Timur menginginkan pusaka tombak Kiai Upas terdaftar sebagai benda cagar budaya.

Usulan menjadi benda cagar budaya telah dilakukan dan pengukuran dimensi tombak Kiai Upas oleh tim ahli cagar budaya telah dimulai.

Pengukuran yang dilakukan untuk mencocokan dengan data yang dimiliki keraton Yogyakarta.

“Mudah-mudahan dimensi tombak (Kiai Upas) bisa dicocokan dengan arsip keraton Jogja,” ujar Plt Kepala Dinas Pariwisata Johanes Bagus Kuncoro kepada wartawan.

Penelitian tombak Kiai Upas untuk pencocokan bukan hanya terkait pengukuran dimensi pusaka. Tapi juga menyangkut pamor, tangguh dan riwayat pusaka.

Mitos Kiai Upas

Pemkab Tulungagung meyakini tombak Kiai Upas merupakan hadiah Sultan Hamengkubuwono IV.

Diberikan kepada menantu Sultan Hamengkubuwono II dan dibawa ke Kadipaten Ngrowo, nama lama Tulungagung.

Pada masa itu Kadipaten Ngrowo di bawah kekuasaan Mataram (Keraton Yogyakarta).

Asal-usul tombak Kiai Upas diselimuti mitos. Sebagian orang mempercayai berasal dari potongan lidah seekor naga bernama Baruklinthing.

Naga yang lahir dari kutukan. Lidah yang terpotong akibat kelicikan itu kemudian menjelma sebilah mata tombak.

Versi lain menyebut pusaka tombak Baruklinthing yang di Tulungagung bernama Kiai Upas merupakan senjata andalan Ki Wanabaya yang juga dikenal sebagai Ki Ageng Mangir.

Ki Ageng Mangir merupakan pemberontak Mataram Islam pada masa kekuasaan Panembahan Senopati, Sultan Mataram pertama.

Panembahan Senopati memakai umpan Pambayun, putrinya untuk menumpas Ki Ageng Mangir. Mangir tewas setelah kepalanya dibenturkan batu gilang.

Johanes Bagus Kuncoro mengatakan arsip keraton Yogyakarta akan menyebutkan ukuran, pamor dan kepada siapa pusaka Kiai Upas diberikan.

“Data di Jogja akan menunjukkan itu,” terangnya.

Penulis: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: benda cagar budayapusaka kiai upas tulungagungtombak kiai upasTulungagung
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Fenomena awan pelangi atau cloud iridescence terlihat berwarna-warni di langit wilayah Jabodetabek

Fenomena Awan Pelangi Viral, Ini Penjelasan Sains dan Maknanya dalam Primbon Jawa

lomba balap dayung perahu tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek

Lomba Balap Dayung Tradisional di Pantai Mutiara Trenggalek Tarik Animo Wisatawan

Nelayan Pantai Prigi Trenggalek menyiapkan kapal di tengah kenaikan harga solar industri

Harga Solar Industri Naik, Nelayan Prigi Trenggalek Keluhkan Biaya Melaut Membengkak

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gibran Tinjau Bendungan Bagong di Trenggalek, Warga Sampaikan 5 Aspirasi Penting

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kedatangan KPK ke Blitar Picu Rumor OTT, Jubir Pastikan Hanya Sosialisasi Pencegahan Korupsi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In