• Login
Bacaini.id
Thursday, May 14, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Purbaya Minta Pengamat Ekonomi Tidak Menakuti Rakyat

ditulis oleh Redaksi
27 March 2026 08:15
Durasi baca: 2 menit
Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: istimewa

Purbaya Yudhi Sadewa. Foto: istimewa

Bacaini.ID, KEDIRI –  Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melontarkan respons tegas terhadap kritik bertubi-tubi dari ekonom senior Ferry Latuhihin terkait kondisi ekonomi nasional.

Dalam berbagai pernyataan publik, Purbaya menilai analisis Ferry tidak berbasis data dan justru menimbulkan kekhawatiran yang tidak berdasar di masyarakat.

Ketegangan antara keduanya memuncak setelah Ferry menyebut bahwa kebijakan ekonomi pemerintah tidak sesuai realitas, bahkan meragukan langkah Purbaya yang meninjau langsung aktivitas Pasar Tanah Abang untuk memverifikasi kondisi ekonomi di lapangan. Menurut Ferry, tindakan itu tidak relevan dan tidak mencerminkan kondisi riil perekonomian.

Namun Purbaya membalas bahwa justru cek lapangan adalah bagian dari validasi data, terlebih ketika berbagai indikator makro menunjukkan tren positif.

“Waktu saya lihat datanya bagus, mereka bilang ‘lihat kenyataannya dong’. Ya saya lihat ke pasarnya, ramai juga,” ujar Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Rabu 25 Maret 2026.

Purbaya menegaskan bahwa ekonomi Indonesia masih kuat, ditopang berbagai indikator seperti Purchasing Manager’s Index (PMI) Manufaktur, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), serta stabilnya penjualan ritel dan otomotif pasca-Lebaran. Ia menyebut narasi kehancuran ekonomi yang disampaikan Ferry justru tidak sejalan dengan data sektor riil.

“Kalau mau cek data, ya lihat kenyataannya. Saya cek ke Pasar Tanah Abang, kondisinya ramai,” tegasnya.

Pertanyakan Kompetensi dan Kredibilitas Ferry

Purbaya juga mempertanyakan latar belakang akademik Ferry Latuhihin, terutama klaim gelar profesor dan pendidikan lanjutan yang tidak jelas jejaknya. Ia menyebut Ferry sebagai analis finansial yang tidak pernah bergelut dalam pengelolaan data ekonomi pemerintahan.

“Setahu saya, dia tidak pernah ambil S‑3 atau doktor di Erasmus. Tiba-tiba bergelar profesor, saya tidak tahu dari mana asalnya,” ujarnya.

Purbaya menyoroti bahwa kritik tajam Ferry terkait prediksi resesi hanya bertumpu pada satu variabel, seperti skenario harga minyak dunia tembus USD200 per barel akibat konflik global. Menurutnya, ekonom yang kompeten harus menghitung risiko secara menyeluruh, termasuk respons fiskal pemerintah.

Bandingkan dengan Kondisi Global

Dalam salah satu pernyataannya, Purbaya membandingkan situasi Indonesia dengan Amerika Serikat yang tengah mengalami tekanan inflasi dan lonjakan harga BBM hingga 100 persen.

“Bukan kita yang jatuh, tapi di sana yang kelabakan. Kita di sini masih bisa menjaga stabilitas,” katanya.

Peringatkan Pengamat Agar Tidak “Asbun”

Purbaya menegaskan bahwa dirinya tidak anti kritik, namun meminta para pengamat ekonomi tidak menyebarkan ketakutan tanpa dasar data.
“Kalau enggak ngerti, jangan nakut‑nakutin orang dan bilang ekonomi kita mau hancur,” tegasnya.

Penulis: Hari Tri Wasono

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: analis ekonomiekonomferry latuhininmenteri keuanganpengamat ekonomipurbaya yudhi sadewa
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi telur yang disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan menjaga kesehatan otak

Rutin Konsumsi Telur Disebut Turunkan Risiko Alzheimer hingga 27%

Satgas Etik UNU Blitar menangani kasus dugaan pelecehan seksual dosen terhadap mahasiswi

Dosen UNU Blitar Diduga Lecehkan 15 Mahasiswi, Terancam Pidana

Suasana Desa Kalachi di Kazakhstan yang pernah mengalami wabah tidur misterius akibat dugaan gas beracun dari bekas tambang uranium

Wabah Tidur Misterius di Desa Kalachi Kazakhstan, Ratusan Warga Tertidur Berhari-hari

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • UNU Blitar Nonaktifkan Dosen Terduga Pelecehan Seksual, 15 Mahasiswi Diduga Jadi Korban

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In