Poin Penting:
- PKB Jombang membidik 16 kursi DPRD pada pemilu legislatif mendatang, dengan Anas Burhani menekankan manfaat nyata bagi masyarakat.
- Anas meminta kader terus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya ketika menjelang pemilu.
- Gus Salman menjabat Ketua Dewan Syura DPC PKB Jombang periode 2026–2031, sementara Anas Burhani memimpin DPC.
Bacaini.ID, JOMBANG – PKB Jombang membidik 16 kursi DPRD pada pemilu legislatif mendatang. Ketua DPC PKB Jombang Anas Burhani mengingatkan seluruh kader dan pengurus PKB Jombang agar tidak hanya mendekati masyarakat saat menjelang pemilu, tetapi juga hadir secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat nyata bagi warga.
Pesan tersebut disampaikan Anas dalam pengukuhan kepengurusan DPC PKB Jombang 2026–2031 di Ballroom Hotel Yusro, Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang, Minggu (18/10/2026). Menurutnya, keberhasilan partai tidak semata-mata diukur dari jumlah kursi, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan petani, pedagang, guru, santri, pondok pesantren, dan masyarakat luas.
“Ukuran keberhasilan PKB bukan seberapa banyak kursi yang kita miliki, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh petani, pedagang, guru, santri, pondok pesantren, dan seluruh warga Kabupaten Jombang,” ujar Anas Burhani, Ketua DPC PKB Jombang dalam pengukuhan kepengurusan 2026-2031 Minggu (18/10/2026).
Pencapaian target politik harus diiringi penguatan struktur organisasi dan kerja nyata para kader PKB Jombang di tengah masyarakat. Keberadaan kader pengurus dari tingkat kabupaten hingga desa harus menjadi kekuatan partai dalam memperluas pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat.
Kelengkapan struktur kepengurusan partai, kata Anas tidak boleh berhenti sebatas susunan di atas kertas. Seluruh kader harus aktif membangun komunikasi dengan masyarakat dan menjalankan program yang memberi dampak langsung.
Menurut Anas, kader PKB Jombang harus hadir dalam berbagai situasi, bukan hanya ketika menjelang pemilu. Kedekatan dengan masyarakat, menurutnya, perlu dibangun secara berkelanjutan, baik saat warga menghadapi kesulitan maupun ketika merasakan kebahagiaan.
“Struktur itu harus hidup, bergerak, dan aktif menyapa masyarakat. Nyata kerjanya artinya setiap kader PKB harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat musim pemilu, tetapi setiap hari saat masyarakat susah maupun senang,” ungkapnya.
PKB Jombang Targetkan 16 Kursi DPRD
Terkait target 16 kursi di DPRD Jombang, Anas menegaskan harus diperjuangkan melalui kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas oleh seluruh kader. Namun kompetisi politik harus dijalankan secara sehat tanpa menghilangkan semangat persaudaraan dan kebersamaan dalam membangun daerah.
Target 16 kursi bukan sekadar ambisi untuk menambah keterwakilan di lembaga legislatif, melainkan amanah yang harus dibuktikan melalui kontribusi kepada masyarakat.
“Kepada seluruh pengurus yang hari ini dikukuhkan, target 16 kursi ini bukan sekadar angka. Ini adalah amanah. Mari kita jemput dengan kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, serta senantiasa memohon doa restu kepada para kiai,” jelasnya.
Dalam susunan kepengurusan baru, Wakil Bupati Jombang KH Salmanudin Yazid atau Gus Salman diketahui menjabat Ketua Dewan Syura DPC PKB Jombang. Ia didampingi Hadi Atmaji sebagai Sekretaris Dewan Syura.
Sementara posisi Ketua DPC PKB Jombang dijabat Anas Burhani, dengan M. Arif Lutfiyanto Afandi sebagai sekretaris dan Kartiyono sebagai bendahara. Pengukuhan dihadiri Bupati Jombang Warsubi bersama jajaran pengurus PKB tingkat kabupaten hingga kecamatan serta organisasi sayap partai.
Warsubi menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dikukuhkan, termasuk Gus Salman yang kini mengemban amanah sebagai Ketua Dewan Syura DPC PKB Jombang.
Ia menilai pengukuhan kepengurusan partai politik merupakan bagian dari proses kaderisasi sekaligus keberlanjutan organisasi dalam memperjuangkan hak dan kepentingan masyarakat.
“Saya berharap kepengurusan yang baru dalam periode ini mampu memperkuat kerja-kerja organisasi, menumbuhkan kader-kader yang punya integritas, dan memperluas kontribusi bagi kebutuhan daerah,” ujar Warsubi.
Warsubi juga berharap PKB terus mengembangkan politik kehadiran dengan menempatkan kader di tengah masyarakat dalam berbagai keadaan. Ia menginginkan hubungan antara unsur eksekutif dan legislatif dapat berjalan beriringan untuk mendukung pembangunan daerah yang berpihak kepada kepentingan warga.
Dalam kesempatan itu Warsubi menyinggung perkembangan kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Jombang. Ia menyebut tingkat kemantapan jalan saat ini mencapai 76,3 persen dan ditargetkan meningkat menjadi 77,3 persen pada tahun ini. (sya/sa)




