Bacaini.ID, JOMBANG – Fasilitas layanan pijat gratis dengan 100 relawan pemijat ikut meramaikan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Ponpes Tambakberas Jombang. Mereka akan ditempatkan secara khusus di sekitar area muktamar.
Para relawan pemijat yang datang dari berbagao daerah itu merupakan para alumni santri Ponpes Tambakberas. Mereka disiagakan untuk melayani dan memulihkan kondisi fisik para peserta muktamar yang kelelahan.
Anggota Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) Jombang, Muhammad Romli, menegaskan bahwa kehadiran layanan pijat gratis ini dilandasi oleh semangat luhur berkhidmat kepada para kiai.
“Peserta Muktamar banyak yang datang dari jauh. Setelah rapat atau perjalanan tentu merasa lelah. Kami menyediakan layanan pijat gratis ini murni sebagai bentuk khidmat,” kata Muhammad Romli Jum’at (8/8/2026).
Relawan Disebar di Tiga Posko Tambakberas
Romli mengungkapkan, jumlah 100 relawan pemijat diperkirakan masih akan terus bertambah seiring tingginya antusiasme warga NU. Panitia membagi sebaran relawan ke dalam tiga posko utama di kompleks pesantren.
Tiga posko pelayanan tersebut ditempatkan secara strategis di MAN 3 Jombang, MTsN 3 Jombang, serta kampus Universitas KH A Wahab Hasbullah (Unwaha). Panitia juga menerapkan aturan etika pelayanan, di mana relawan pemijat perempuan disiapkan khusus untuk melayani para nyai dan peserta wanita.
Adapun porsi terapi yang diberikan meliputi pemijatan area kepala, badan, kaki, hingga refleksi untuk merelaksasi otot yang tegang. Agar merata durasi pijat untuk tiap peserta dibatasi sekitar 15 menit.
“Kami menyambut saudara-saudara NU dari seluruh Indonesia. Kesempatan ini semata-mata untuk mencari berkah kiai. Tidak ada imbalan yang kami harapkan selain kenyamanan para tamu,” pungkasnya.
Penulis: Syailendra
Editor: Solichan Arif




