Bacani.ID, KEDIRI – Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kota dan Kabupaten Kediri mengalami pergantian kepemimpinan. Di usianya yang ke-20 tahun, PA GMNI meneguhkan keberpihakannya kepada kaum marhaen dan keutuhan NKRI.
Bertempat di kantor redaksi Bacaini.ID, Jalan Guyangan nomor 4-A Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pergantian pengurus melalui konferensi cabang berlangsung khidmat pada Jumat malam, 14 Agustus 2026.
Melalui mekanisme yang diatur AD/ART serta tata-tertib sidang yang demokratis, konfercab ini menghasilkan kepemimpinan baru di tubuh PA-GMNI Kota Kediri dan PA-GMNI Kabupaten Kediri. Edi Suprapto terpilih sebagai Ketua DPC PA-GMNI Kabupaten Kediri untuk masa bakti 2026-2031. Sementara Herina Suci Dewayanti terpilih sebagai Ketua DPC PA-GMNI Kota Kediri untuk periode yang sama.
Keduanya terpilih secara aklamasi dalam konfercab tersebut, yang akan segera menyusun pengurus sebagai alat kelengkapan organisasi.

Forum musyawarah tertinggi DPC PA-GMNI ini juga menyepakati untuk tetap memperjuangkan nilai-nilai ideologi Marhaenisme dan Nasionalisme, yang bersumber dari ajaran Bung Karno. Ideologi ini menentang segala bentuk penindasan manusia atas manusia (exploitation de l’homme par l’homme) dan berpihak pada kaum tertindas atau rakyat kecil.
Hadir dalam konfercab ini anggota PA-GMNI Kota dan Kabupaten Kediri, serta sejumlah anggota GMNI yang saat ini sedang menempuh pendidikan di sejumlah perguruan tinggi Kediri.
Ketua Panitia Konfercab, M. Irfan Fauzi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu penyelenggaraan Konfercab ini, utamanya PT Gudang Garam Tbk. yang telah berkontribusi kegiatan ini. “Terima kasih tak terhingga untuk semua pihak yang membantu konfercab ini, termasuk PT Gudang Garam Tbk. atas dukungan yang diberikan,” kata Irfan. (htw/edt)




