• Login
Bacaini.id
Monday, August 24, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perempuan Jepang Bolehkan Pasangan ke Prostitusi, Asal Tak Jatuh Hati

ditulis oleh Hari Tri Wasono
24 August 2026 11:22
Durasi baca: 3 menit
Ilustrasi perempuan Jepang. Foto oleh Wang Sheeran di Unsplash

Ilustrasi perempuan Jepang. Foto oleh Wang Sheeran di Unsplash

Reporter: Hari Tri Wasono | Editor: Editor

Bacaini.ID, KEDIRI –  Sebuah fakta mengejutkan muncul dari perempuan Jepang. Percaya atau tidak, sebagian dari mereka tidak mempersoalkan jika pasangannya pergi ke tempat prostitusi.

Ini tentu terdengar seperti kabar menyenangkan bagi pria hidung belang. Perempuan Jepang bahkan tidak menganggap berhubungan seks dengan pekerja seks komersial (PSK) bukan sebagai perselingkuhan.

Fakta ini terungkap dari video wawancara jalanan yang beredar di media sosial, yang diunggah oleh akun Instagram @jangsan.id. Video iti memperlihatkan sejumlah perempuan Jepang ditanya mengenai pandangan mereka jika pasangan menggunakan jasa prostitusi.

Jawaban mereka cukup beragam, tetapi sebagian mengaku tidak otomatis menganggap tindakan tersebut sebagai perselingkuhan.

Dalam video tersebut, salah seorang perempuan mengatakan dirinya justru lebih memilih pasangannya pergi ke tempat prostitusi dibanding menjalin hubungan atau sekadar berhubungan dekat dengan perempuan lain secara sembarangan.

“Kalau dia pergi ke prostitusi, aku lebih memilih itu daripada dia ngobrol dengan perempuan lain secara sembarangan,” demikian pernyataannya dalam video.

Bagi perempuan tersebut, persoalan utamanya bukan semata-mata keberadaan perempuan lain, melainkan apakah sang pasangan sampai memiliki perasaan terhadap perempuan tersebut.

“Aku tidak akan suka kalau dia punya perasaan terhadap perempuan itu,” ujarnya.

Pandangan serupa muncul dari perempuan lain yang diwawancarai. Ia mengatakan aktivitas tersebut tidak termasuk perselingkuhan selama tidak ada perasaan khusus yang berkembang dengan pekerja seks.

Ada pula responden yang melihat persoalan dari sisi keterbukaan dalam hubungan. Menurutnya, pasangan yang pergi ke tempat prostitusi tidak serta-merta dapat disebut berselingkuh apabila tidak menyembunyikan hal tersebut dari pasangannya.

“Ini tidak termasuk selingkuh kalau dia tidak menyembunyikannya,” kata seorang responden.

“Kalau mau selingkuh, pergi saja ke pekerja seks,” kata seorang perempuan yang mengaku pernah menyampaikan pandangan tersebut kepada pacarnya. Alasannya, hubungan tersebut dipandang sebagai transaksi, bukan hubungan romantis yang melibatkan perasaan. Seorang responden lain bahkan menggambarkan layanan tersebut sebagai aktivitas ketika seseorang “hanya membayar uang” untuk bertemu dengan perempuan baru.

Namun, bukan berarti seluruh responden menerima gagasan tersebut begitu saja. Ada perempuan yang secara tegas mengaku tidak memahami mengapa seorang pria harus pergi ke tempat prostitusi. Responden lainnya mengatakan ia akan merasa kesal jika pasangannya melakukan hal tersebut.

Jawaban lain juga menunjukkan bahwa batasan dalam sebuah hubungan bisa berbeda-beda. Ada yang menganggap tindakan tersebut masih dapat diterima selama tidak ada keterikatan emosional, sementara lainnya tetap merasa keberatan.

Bukan Sikap Semua Perempuan Jepang

Video tersebut tentu tidak bisa dianggap sebagai gambaran sikap seluruh perempuan Jepang. Wawancara jalanan hanya merekam pendapat sejumlah orang yang ditemui pembuat konten pada waktu dan tempat tertentu.

Namun, perbedaan jawaban para responden menarik untuk melihat bagaimana konsep “perselingkuhan” dapat memiliki batas yang berbeda dalam sebuah hubungan.

Bagi sebagian responden, perselingkuhan lebih berkaitan dengan perasaan, kebohongan, dan keterikatan emosional daripada sekadar kontak fisik. Karena itu, pergi ke tempat prostitusi dinilai berbeda dengan menjalin hubungan rahasia dengan perempuan lain.

Sebaliknya, ada pula yang merasa tindakan tersebut tetap merupakan sesuatu yang mengganggu hubungan dan dapat menimbulkan rasa kecewa.

Menariknya, salah satu responden dalam video menyebut fenomena tersebut sebagai sesuatu yang berkaitan dengan budaya Jepang. Pernyataan itu kemudian ditutup dengan komentar bahwa pandangan semacam ini mungkin terasa tidak biasa bagi masyarakat di negara lain.

Pada akhirnya, video tersebut bukan sekadar membahas soal prostitusi. Lebih luas lagi, wawancara itu memperlihatkan bahwa batas antara “selingkuh” dan “tidak selingkuh” ternyata bisa sangat berbeda dari satu pasangan ke pasangan lainnya.

Bagi sebagian orang, kejujuran dan tidak adanya perasaan menjadi batas utama. Bagi yang lain, tindakan tersebut tetap dianggap sebagai bentuk pengkhianatan dalam hubungan.

Perbedaan pandangan itulah yang kemudian membuat video wawancara tersebut menarik perhatian dan memicu perdebatan di media sosial.(htw/edt)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: jepangPerempuanprostitusiselingkuh
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Kantor Bank Mandiri. Foto: istimewa

Rekening Aktivis Pati Rp80,9 Juta Diblokir, Bank Mandiri: Ada Permintaan Aparat

Ilustrasi perempuan Jepang. Foto oleh Wang Sheeran di Unsplash

Perempuan Jepang Bolehkan Pasangan ke Prostitusi, Asal Tak Jatuh Hati

Ndhalem Kasepuhan KH Wahab Chasbullah lokasi Ahwa Muktamar ke-35 NU

Ndhalem KH Wahab Chasbullah Jadi Lokasi Ahwa, 9 Kiai Tentukan Ketum PBNU

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In