• Login
Bacaini.id
Sunday, June 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Perhatikan Syarat Vaksin Anak Yang Aman

ditulis oleh
5 January 2022 07:02
Durasi baca: 2 menit
Seorang anak menjalani vaksin di Kota Kediri. Foto:Humas

Seorang anak menjalani vaksin di Kota Kediri. Foto:Humas

Bacaini.id, KEDIRI – Penyebaran varian virus Omicron di Jawa Timur memaksa Satuan Tugas Covid 19 mengejar target vaksin. Apalagi penyebaran virus ini bersamaan dengan dimulainya kegiatan sekolah mulai minggu depan.

Ironisnya, upaya percepatan pemberian vaksinasi kepada anak ini juga dibayangi munculnya sejumlah kasus KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imuninasi) di berbagai daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri dr Fauzan Adima mengatakan pemberian vaksin kepada anak dipastikan aman dan tidak menimbulkan dampak apa-apa. Hanya saja harus diperhatikan beberapa hal sebelum si anak menjalani vaksin. “Anak harus dalam keadaan yang benar-benar sehat saat hendak divaksin,” katanya, Selasa 4 Januari 2022.

Selain itu, orang tua juga harus jujur menyampaikan kondisi anak mereka kepada petugas sebelum dan sesudah menjalani vaksin. Jika memiliki riwayat sakit sebelum vaksin juga harus disampaikan. Termasuk sesegera mungkin melaporkan kepada petugas jika ada efek dari vaksin.

“Saat screening disampaikan jujur tentang kondisi anak. Apabila ada gejala yang dicurigai KIPI segera melaporkan kepada petugas,” kata Fauzan.

Mengutip penjelasan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, jenis vaksin yang diberikan kepada anak usia 6-11 tahun adalah vaksin Sinovac atau vaksin jenis lainnya yang sudah ada Emergency Use Of Authorization (EUA) dari BPOM dengan dosis 0,5 mili.

Untuk vaksin Sinovac, interval pemberian dosis 1 dan dosis 2 adalah 28 hari serta harus didahului dengan proses skrining kesehatan sesuai dengan format standar yang telah berlaku.

Penulis: HTW
Editor: Budi S

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi tampilan Android 17 dengan fitur Screen Reaction dan integrasi AI untuk kreator konten

Android 17 Resmi Meluncur dengan Fitur AI dan Khusus Konten Kreator

Ilustrasi migrasi kuda purba dari Amerika Utara ke Tiongkok melalui Jembatan Darat Bering berdasarkan penelitian DNA

Studi DNA Ungkap Asal-usul Kuda Modern: Dari Amerika Diselamatkan Tiongkok

Gus Yahya membaca wirid Ya Jabbar Ya Qahhar saat pembukaan Munas Konbes NU di Ponpes Al Falah Ploso Kediri

Wirid Ya Jabbar Ya Qahhar Gus Yahya di Munas Konbes NU Ploso Kediri

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In