Poin Penting:
- Peneliti merekam paus orca di Teluk California sengaja menabrak bangkai ikan mola-mola hingga hancur berkeping-keping
- Ilmuwan menduga perilaku tersebut merupakan bentuk permainan sosial atau cara memecah mangsa agar mudah dimakan paus muda
- Penelitian menunjukkan aksi itu mencerminkan kecerdasan tinggi, koordinasi, dan kerja sama kompleks dalam kelompok paus orca
Bacaini.ID, KEDIRI – Perilaku unik sekaligus menyeramkan kawanan paus orca di Teluk California, Meksiko terekam oleh sekelompok ilmuwan kelautan sampai mereka teriak histeris. Dipublikasikan dalam jurnal Frontiers in Ethology, terlihat bagaimana paus orca menabrak sunfish atau ikan mola-mola raksasa hingga hancur berkeping-keping dalam sekejap.
BACA JUGA: Kuburan Massal Paus Raksasa Usia Jutaan Tahun Ada di Samudra Hindia
Sunfish atau ikan mola-mola merupakan salah satu jenis ikan terbesar di dunia yang dapat tumbuh hingga panjang lebih dari tiga meter dengan berat 2.000 kilogram. Para ilmuwan percaya perilaku menghancurkan paus orca merupakan bentuk hiburan atau dispekulasikan cara membantu paus muda mencari makan.
Peneliti Rekam Paus Orca Menabrak Ikan Mola-mola hingga Hancur
Dikutip dari The Guardian yang turut melaporkan penelitian tersebut, mengacu observasi di lapangan, para ilmuwan mencatat dua hipotesis utama di balik perilaku menyeramkan paus orca.
BACA JUGA: Ini Hewan Laut Berumur Panjang, Konon Sudah Ada di Jaman Nabi
Kemungkinan pertama adalah perilaku bermain paus orca. Mengingat ikan mola-mola tersebut sudah dalam kondisi mati sebelum ditabrak, para peneliti menduga aksi ini dilakukan sekadar untuk bersenang-senang atau bentuk hiburan bagi para paus.
Paus orca memang terkenal memiliki budaya bermain yang tinggi, seperti melempar rumput kelp satu sama lain atau membuat ‘tren sosial’, seperti tradisi mengenakan bangkai salmon di kepala yang sempat populer di kalangan paus pada tahun 1980-an.
Hipotesis lain menyatakan tabrakan berkecepatan tinggi tersebut untuk memecah kulit mola-mola yang sangat tebal dan a lot, agar menjadi potongan-potongan kecil. Dengan demikian, paus remaja yang memiliki rahang lebih kecil dapat ikut makan dengan lebih mudah.
Fenomena perilaku paus orca yang unik ini berhasil diabadikan dalam dua momen terpisah. Pada Juli 2024, Dr. Kathryn Ayres dari organisasi nirlaba Beneath The Waves merekam kejadian pertama menggunakan kamera GoPro. Rekaman tersebut menangkap suara teriakan kaget dari peneliti saat menyaksikan hantaman berkecepatan tinggi tersebut.
September 2025, operator wisata lokal kembali mengabadikan aksi serupa, di mana seekor orca betina dewasa tampak menggigit ekor bangkai ikan mola-mola, sementara orca lainnya meluncur kencang dan menabraknya hingga meledak menjadi ribuan fragmen kecil.
Kecerdasan Paus Orca Terlihat dari Kerja Sama Berburu
Terlepas dari apa tujuan di balik aksi tersebut, para ahli biologi kelautan menegaskan bahwa perilaku ini menunjukkan tingkat kecerdasan dan kecanggihan kognitif yang luar biasa pada orca. Aksi ini membutuhkan perencanaan yang matang, koordinasi tingkat tinggi, serta kerja sama yang solid antaranggota kelompok di dalam air.
Paus orca telah diamati menabrak ikan raksasa dengan sangat keras sehingga mangsanya meledak, mungkin sebagai bentuk hiburan yang mengerikan. Namun, cara mereka melakukan ‘permainan’ tersebut cukup membuktikan kecerdasan yang mereka miliki. Salah satu paus orca betina dewasa terlihat memegang ikan pari di rahang mereka sementara seekor paus orca jantan dewasa menabrak target dengan kecepatan tinggi, yang menyebabkan mangsanya hancur berkeping-keping.
Tepat sebelum benturan, paus betina melepaskan ikan mati tersebut dan paus jantan menghantam target, meninggalkan serpihan putih yang berhamburan. Seekor paus muda kemudian terlihat memakan potongan-potongan kecil daging tersebut, sementara paus orca dewasa memakan sisa-sisa bangkai utama.
Paus orca juga dikenal karena kebiasaan sosial dan permainan mereka yang ‘gaduh’ dan tidak memiliki tujuan praktis yang jelas. Pada tahun 1980-an, sekelompok paus orca diketahui membawa salmon mati di kepala mereka seperti topi.
Dalam catatan lain, sebuah subpopulasi paus orca di lepas pantai Spanyol dan Portugal telah menarik perhatian karena interaksi yang tidak biasa dengan kapal. Mereka saling melempar rumput laut, berselancar di ombak yang dihasilkan perahu, dan terlibat dalam permainan taktis yang rumit.
Penulis: Bromo Liem
Editor: Solichan Arif
BACA JUGA: Buaya Muncul di Pantai Sine Tulungagung, Warga dan Nelayan Geger dan artikel lainnya di rubrik TEKNO & SAINS




