• Login
Bacaini.id
Monday, September 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Nganjuk Gempar, Seorang Warga Ditusuk saat Salat Berjamaah

ditulis oleh Solichan Arif
3 October 2023 19:16
Durasi baca: 2 menit
Penusuk warga Nganjuk saat salat Isya dibekuk di Kediri. Tampak korban saat menjalani perawatan (Foto/Asep Bahar/Bacaini)

Penusuk warga Nganjuk saat salat Isya dibekuk di Kediri. Tampak korban saat menjalani perawatan (Foto/Asep Bahar/Bacaini)

Bacaini.id, NGANJUK – Sumarsono (53) warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk Jawa Timur menjadi korban penusukan saat sedang salat berjamaah.

Pada saat rakaat kedua, sebilah pisau dapur tiba-tiba menancap pada perut bagian belakang korban. Insiden yang berlangsung di dalam masjid Darrusa’in itu sontak membuat gempar.

Usai melancarkan aksinya, pelaku penusukan, yakni Purnomo Sidik (34), yang tak lain tetangga korban, langsung bergegas kabur.

“Identitas dan bukti sementara sudah kami amankan. Saat ini yang bersangkutan dalam proses pengejaran,” ujar Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Fatah Meilana kepada wartawan Selasa (3/10/2023).

Peristiwa penusukan itu terjadi pada saat salat isya Minggu (1/10/203). Posisi korban berada di shaf kedua. Pisau yang tertancap pada perut itu, oleh korban langsung dicabut sendiri. Darah pun sontak berceceran mengotori karpet masjid.

Korban yang mengalami luka serius langsung dilarikan ke rumah sakit Kediri. Menurut Fatah, pihaknya telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi. Diperoleh keterangan, pelaku memiliki karakter temperamental.

Namun alasan apa yang membuat yang bersangkutan nekat menusuk korban, belum diketahui. “Keterangan dari korban, pelaku diduga memiliki masalah kejiwaan. Namun kita masih mendalami,” paparnya.

Sementara korban Sumarsono mengaku kenal dekat dengan pelaku dan merasa tidak memiliki masalah. Karenanya ia tidak menyangka bakal mendapat serangan penusukan.

Korban diduga sudah diincar pelaku sejak mengambil air wudhu. Sebab ada saksi yang melihat pelaku mendekati korban. “Pada saat rekaat yang kedua membaca al fatihah langsung ditusuk dari belakang,” tuturnya.

Penulis: Asep Bahar

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: ditusuk perutkaburpenusukanpisau dapursalat berjamaah
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid disorot Mahfud MD terkait dua kasus dugaan korupsi

Nusron Wahid Masih Jadi Menteri, Mahfud MD Singgung Etika Politik

Cara menghindari belanja impulsif dan mengatur keuangan

Belanja Impulsif Bikin Keuangan Berantakan, Ini 5 Cara Mengendalikannya

Ilustrasi komunitas perempuan

Kenapa Perempuan Perlu Punya Circle yang Sehat?

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In