• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Nelayan Madura Mengeluh Sulit Membeli BBM Subsidi

ditulis oleh Editor
10 September 2022 15:41
Durasi baca: 2 menit
Kapal nelayan di Bangkalan yang tak jarang hanya diparkir karena sulitnya dapat BBM. Foto: Bacaini/Rusdi

Kapal nelayan di Bangkalan yang tak jarang hanya diparkir karena sulitnya dapat BBM. Foto: Bacaini/Rusdi

Bacaini.id, BANGKALAN – Kebijakan pemerintah melakukan penyesuaian harga BBM bersubsidi berdampak langsung terhadap nelayan di Bangkalan, Madura. Dampak naiknya harga Pertalite dan Solar membuat biaya melaut para nelayan semakin membengkak.

Bak jatuh tertimpa tangga, di tengah kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM, nelayan di Bangkalan masih harus mengantongi surat rekomendasi dari Dinas Perikanan untuk membeli BBM subsidi di SPBU.

“Banyak nelayan mengeluh kesulitan membeli BBM karena harus memenuhi syaratyang diberlakukan Pertamina,” kata Moh. Ghofur, Ketua Kelompok Nelayan Al Ikhlas, Kelurahan Bancaran, Bangkalan kepada Bacaini.id, Sabtu, 10 September 2022.

Menurutnya, kondisi yang dirasakan nelayan saat ini tidak sebanding dengan harga jual ikan di pasar. Sebab sekarang ini harga ikan hasil tangkapan nelayan masih rendah, ditambah lagi hasil tangkapan nelayan yang juga tidak menentu. “Kalaupun untung itu tipis, tak jarang juga rugi kalau hasil tangkapan ikan hanya sedikit,” imbuhnya.

Ghofur mengatakan, kebijakan pemerintah ini dinilai sangat memberatkan, termasuk bagi para nelayan. Para nelayan berharap serta meminta kepada pemerintah untuk lebih bijak dan berpihak kepada nelayan dalam mengambil keputusan.

“Kami tidak hanya butuh BBM saja, tapi butuhnya juga cepat. Ini mata pencaharian kami, jangan sampai dipersulit lagi,” keluhnya.

Kepala Dinas Perikanan Bangkalan, Muhammad Zaini menjelaskan aturan bagi nelayan harus mengantongi surat rekomendasi untuk membeli BBM sudah lama diterapkan Pertamina. Namun pemberian rekomendasi itu tidak harus dikeluarkan oleh Dinas Perikanan. “Bisa juga dari kepala desa maupun pelabuhan perikanan setempat. Itu sesuai dengan surat edaran pertamina,” kata Zaini.

Menurut Zaini, Dinas Perikanan sudah melakukan pendataan kepada nelayan Bangkalan. Selanjutnya, dari data tersebut akan dibentuk kelompok agar para nelayan lebih mudah mendapatkan BBM subsidi di SPBU.

“Kalau beli sendiri-sendiri bisa jadi antrean panjang di SPBU, makanya kami lakukan pendataan untuk melakukan pembelian secara berkelompok,” terangnya.

Penulis: Rusdi
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bangkalanbbm naikbbm sulitnelayan keluhkan bbm
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In