• Login
Bacaini.id
Saturday, August 22, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Nelayan di Trenggalek Gelar Upacara Adat Larung Sembonyo

ditulis oleh Solichan Arif
18 May 2025 15:37
Durasi baca: 2 menit
Nelayan di Trenggalek Gelar Upacara Adat Larung Sembonyo (foto/Bacaini)

Nelayan di Trenggalek Gelar Upacara Adat Larung Sembonyo (foto/Bacaini)

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Ratusan nelayan di Perairan Prigi, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur menggelar tradisi Larung Sembonyo.

Upacara adat masyarakat pesisir yang digelar rutin setiap tahun itu merupakan wujud rasa syukur nelayan atas hasil laut yang melimpah.

Para nelayan melepas tumpeng raksasa berisi ragam hasil bumi ke laut. Mereka berharap Tuhan YME kembali memberikan hasil yang melimpah pada tahun berikutnya.

Mereka juga berharap senantiasa diberi keselamatan selama berjerih payah di lautan.

Dari pantauan di lapangan, sebelum prosesi pelarungan, para nelayan lebih dulu menggelar kirab.

Tumpeng atau buceng itu diarak dari Kantor Kecamatan Watulimo menuju Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Prigi.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Trenggalek, Sunyoto mengatakan tradisi Larung Sembonyo digelar dengan dukungan anggaran yang terbatas dari pemerintah.

“Larung Sembonyo adalah wujud syukur nelayan Prigi atas limpahan karunia dari Allah SWT pada tahun sebelumnya, sekaligus permohonan agar panen ikan tahun ini lebih melimpah,” ujarnya Minggu (18/5/2025).

Sunyoto juga mengapresiasi kemandirian masyarakat dalam menyelenggarakan tradisi ini. Menurutnya, meski dukungan dari pemerintah tidak sebesar dulu, semangat pelestarian adat tetap tinggi.

“Harapannya, tradisi ini tidak hanya lestari, tetapi juga bisa dikembangkan agar memberikan dampak ekonomi, khususnya bagi masyarakat Watulimo,” tambahnya.

Penulis: Aby Kurniawan

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: larung sembonyonelayan trenggalektradisitradisi nelayantrenggalekupacara adat
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Empat kandidat Ketum PBNU 2026-2031 Imam Jazuli Gus Yusuf Gus Kikin dan Gus Yahya

4 Kandidat Ketum PBNU 2026-2031, Siapa yang Paling Tulus Ngopeni Umat?

AI boros energi dan air untuk menjalankan pusat data

AI Ternyata Boros Energi dan Air, Ini 4 Cara Menghematnya

Kiai Miftachul Akhyar saat tausiyah istighosah jelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Kiai Miftachul Akhyar: Hari Penuh Ketidakmenentuan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In