• Login
Bacaini.id
Tuesday, April 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mirip di Jepang, Bunga Tabebuya Bermekaran di Jalanan Kota Kediri

ditulis oleh Editor
2 September 2022 18:13
Durasi baca: 2 menit
Bunga tabebuya yang mulai bermekaran di Jalan Brigjend. Pol. Imam Bachri Kota Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bunga tabebuya yang mulai bermekaran di Jalan Brigjend. Pol. Imam Bachri Kota Kediri. Foto: Bacaini/AK.Jatmiko

Bacaini.id, KEDIRI – Memasuki bulan September, sejumlah ruas jalan di Kota Kediri tampak lebih indah dengan mekarnya bunga tabebuya beraneka warna. Terlihat ada bunga tabebuya warna putih, pink dan kuning yang mulai bermekaran di sepanjang jalan kawasan perkotaan ini.

Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, ditanamnya tabebuya di ruas jalan ini bertujuan untuk memperindah penampilan Kota Kediri. Selain itu adanya bunga tabebuya ini juga untuk menambah keragaman hayati sekaligus memanjakan mata para pengguna jalan.

“Sebenarnya Kota Kediri dari lama itu lagi milih-milih pohon peneduh di jalan dan supaya lebih cantik itu bagaimana. Awalnya ketemu bunga tabebuya warna kuning,” kata Abdullah Abu Bakar kepada Bacaini.id, Jumat, 2 September 2022.

Menurutnya, lambat laun pihaknya mengetahui adanya bunga yang mirip dengan bunga sakura yang tumbuh di Jepang. Setelah dibahas dengan DLHKP Kota Kediri ternyata bunga yang memiliki beragam warna itu merupakan bunga tabebuya.

“Ternyata warnanya tidak hanya kuning, ada warna putih, pink sama ungu. Akhirnya kita coba, pohon-pohon di jalan yang sudah tua itu kita ganti dengan tabebuya, bunga sakuranya Indonesia begitu lah,” terangnya.

Wali Kota Kediri itu menyebutkan ada sekitar 500 tabebuya yang ditanam secara menyebar di sekitar delapan ruas jalan di Kota Kediri sejak tiga tahun yang lalu. Bunga tabebuya ini menurutnya mulai terlihat indah saat sudah bermekaran.

Biasanya bunga ini bermekaran antara bulan September hingga November dan dapat bertahan selama dua minggu. Ditambahkannya bahwa sekarang ini merupakan tahun kedua bunga tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan di Kota Kediri dan jumlahnya lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

“Sampai sekarang terus kita kembangkan karena perawatannya juga tergolong mudah. Memang 500 itu ternyata masih sedikit ya, jadi nanti rencananya akan kita tanam lagi supaya terlihat lebih indah dan juga teduh,” tandasnya.

Sebagai informasi, tabebuya memiliki bentuk menyerupai terompet dengan warna yang beragam. Bunga ini mekar secara bergerombol di ujung ranting. Kendati belum lebat, namun bermekarannya bunga tabebuya ini membuat jalanan menjadi lebih segar dan tampak menawan.

Penulis: AK.Jatmiko
Editor: Novira

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: bunga tabebuyakota kediriWali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Penumpang kereta api padat di awal 2026

Daop 7 Madiun Catat 3 Juta Penumpang di Awal 2026, Kereta Jadi Solusi Tekan Emisi Karbon

Bunga blue poppy berwarna biru langit mekar di pegunungan Himalaya

Saking Indahnya Blue Poppy Sempat Dianggap Mitos, Ini Fakta Ilmiah di Baliknya

RA Kartini tokoh emansipasi perempuan Indonesia

Kritik Kartini terhadap Poligami: Suara Perempuan Jawa yang Mengguncang Zaman

  • Alun-alun Kota Kediri yang mangkrak dan Kepala Dinas PUPR Endang Kartika Sari.

    Pemkot Kediri Tak Punya Strategi Lanjutkan Proyek Alun-alun

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ponorogo dan Panggilan Sejarah: Dari Daerah Agraris Menuju Penyangga Kedaulatan Pangan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemblokiran TPA Klotok Picu Krisis Sampah di Kota Kediri

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In