• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mengenal Strawberry Generation, Generasi Bermental Mentega Hasil Didikan Ortu Kaya

ditulis oleh Editor, Solichan Arif
7 November 2024 05:00
Durasi baca: 2 menit
Mengenal Strawberry Generation, Generasi Bermental Mentega Hasil Didikan Ortu Kaya. (foto ilustrasi/Pinterest)

Mengenal Strawberry Generation, Generasi Bermental Mentega Hasil Didikan Ortu Kaya. (foto ilustrasi/Pinterest)

Bacaini.ID, KEDIRI – Strawberry Generation atau generasi stroberi awalnya muncul sebagai istilah dalam bahasa China untuk menyebut anak muda Taiwan yang lahir pasca tahun 90’an.

Angkatan ini dianggap sebagai generasi bermental mentega, lembek, sulit bekerja keras sekaligus tidak tahan menghadapi tekanan sosial.

Istilah generasi stroberi menurut James Gwee, motivator kenamaan Indonesia, merujuk pada buah stroberi yang memiliki karakteristik cantik tampilannya namun rapuh, mudah rusak jika ditekan.

Generasi stroberi sebenarnya merupakan hasil dari kondisi atau era yang telah berubah di mana orangtua pada masa itu telah mencapai kestabilan ekonomi.

Sebagian besar orangtua juga memiliki pendidikan tinggi dengan budaya anak sedikit, sehingga anak-anak lebih cenderung dimanjakan dengan fasilitas dan cara pengasuhan yang lembut.

Akibatnya, anak-anak tumbuh dengan segala kemudahan dan kesulitan mengatasi masalah ketika beranjak dewasa. Tidak heran jika kemudian generasi ini menjadi rentan dengan masalah kesehatan mental.

James Gwee dalam konten parenting di Parentsafe Asia, menyarankan orangtua untuk lebih tegas dan keras dalam mendidik anak-anaknya agar tidak menjadi generasi stroberi.

Mengajarkan anak-anak agar mandiri terutama dalam kebutuhan pribadi mereka. Selain itu, tidak membela anak jika melakukan kesalahan.

Pesan James Gwee ini merujuk pada maraknya orangtua yang justru menyalahkan guru atau pihak sekolah jika anak mereka didisiplinkan lantaran bandel.

Sikap orang tua yang terlalu melindungi anak justru menjadikan anak bermental “lembek” dan cenderung memiliki masalah kesehatan mental saat beranjak dewasa karena sulit menyelesaikan masalah sendiri.

Hal ini terbukti dengan hasil penelitian University College London yang mengatakan bahwa tingkat depresi gen Z dua per tiga lebih tinggi dari generasi sebelumnya.

Gen Z merupakan generasi yang lahir di akhir 90-an hingga awal 2000-an. Generasi ini seringkali dianggap sebagai angkatan kelahiran yang paling bermasalah dengan kesehatan mental dan perilaku.

Namun generasi stroberi ini juga memiliki kelebihan yang harus diapresiasi. “Stroberi” yang cenderung pemalas dan enggan bergerak ini biasanya lebih tanggap pada urusan teknologi.

Mereka memiliki kreativitas yang unik dan canggih dalam bersosial media. Begitulah generasi stroberi.

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: gen zgenerasigenerasi stroberimentegastrawberry generation
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In