• Login
  • Register
Bacaini.id
Tuesday, January 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mengenal Domba Daun, Hewan Unik yang Hanya Ada di Indonesia, Jepang dan Filipina

ditulis oleh Editor
1 March 2025 05:01
Durasi baca: 2 menit
Mengenal Domba Daun, Hewan Unik yang Hanya Ada di Indonesia, Jepang dan Filipina

Mengenal Domba Daun, Hewan Unik yang Hanya Ada di Indonesia, Jepang dan Filipina (foto/Unsplash)

Bacaini.ID, KEDIRI – Binatang satu ini menyandang julukan domba, namun tidak menghasilkan bulu-bulu wool dan susu.

Namanya juga beragam: domba daun, domba laut dan ada pula yang menyebut siput daun.

Bernama ilmiah Costasiella kuroshimae, binatang sejenis siput laut ini memiliki anatomi mirip domba mini dengan bulu dedaunan yang menumpuk.

Pertama kali ditemukan tahun 1993 di lepas pantai pulau Kuroshima Jepang.

Namun ternyata Costasiella kuroshimae atau domba daun ini juga diketahui berada di perairan Filipina dan Indonesia.

Siput laut dikenal memiliki keragaman bentuk yang cantik dan unik ketimbang siput darat.

Begitu juga dengan domba daun, secara kasat mata memiliki dua mata gelap dan dua rhinophores yang muncul dari atas kepala mirip tanduk domba.

Dikutip dari Earth Sky, rhinophores merupakan organ sensorik moluska yang berfungsi sebagai sensor kimia.

Organ kecil ini memiliki bulu-bulu halus yang membantu mendeteksi senyawa kimia dalam air dengan fungsi untuk mencari sumber makanan.

Secara keseluruhan, domba daun memiliki ukuran antara 4 hingga 10 milimeter.

Domba daun diketahui tidak hanya memiliki bulu berbentuk dedaunan, tapi juga melakukan fotosintesis, namun dengan cara yang tak lazim.

Domba daun memakan alga untuk menyerap kloroplas alga dan kemudian dipakai fotosintesis energi dari cahaya menjadi makanan.

Karenanya tidak heran jika dedaunan yang menyelimuti tubuh domba daun itu mengandung kloroplas.

Kloroplas diketahui mengandung klorofil, sehingga selain untuk fotosintesis, kandungan klorofil membuat domba daun berwarna hijau.

Tak hanya itu, penyerapan kloropas membuat domba daun menjadi bercahaya.

Fakta unik lain dari binatang kecil ini adalah mereka merupakan organisme hermafrodit.

Selain itu, domba daun dapat bertelur antara 2.000 hingga 4.000 butir yang menetas dalam empat hari.

Domba daun juga diketahui hidup di mana pun makanan favoritnya ditemukan, alga genus Vaucheria. Alga jenis ini tumbuh di Jepang, Indonesia dan Filipina. 

Penulis: Bromo Liem

Editor: Solichan Arif

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: domba daunFilipinahewan lauthewan unikIndonesia
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

ilustrasi gangguan kesehatan mental terkait kasus odgj di trenggalek

Fakta ODGJ di Trenggalek: Mayoritas Laki-laki, Faktor Ekonomi Pemicu Utama

kedai kopi indonesia

Jumlah Kedai Kopi di Indonesia Terbanyak di Dunia

perempuan blitar ceburkan diri ke sungai brantas

Perempuan Muda di Blitar Ceburkan Diri ke Sungai Brantas

mount paltry
Tekno & Sains

Mount Paltry Gunung Terkecil di Dunia Sukses Kecoh Netizen Internasional

Bacaini.ID, KEDIRI – Mount Paltry diklaim sebagai gunung terkecil di dunia. Lantaran tingginya hanya 7 cm, informasi beserta visual itu...

Baca ini..

Napi Lapas Blitar Diduga Dianiaya Hingga Koma

Patung Macan Kediri Viral, Untung Tidak Tahun 2024, Bisa Ditunggangi Mas Dhito

Model Gamis Rompi Lepas Jadi Tren Baju Lebaran 2026

Kebanyakan Kuliner di Blitar yang Ramai Karena Murah, Bukan Enak, Itu Tak Diragukan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist