• Login
Bacaini.id
Monday, May 25, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Pertanyakan Kinerja Bupati Jombang, Unjuk Rasa Mahasiswa Ricuh

ditulis oleh Editor
20 March 2023 16:38
Durasi baca: 2 menit
Unjuk rasa aktivis GMNI, HMI, PMII di Jombang. Foto:Bacaini/Syailendra

Unjuk rasa aktivis GMNI, HMI, PMII di Jombang. Foto:Bacaini/Syailendra

Bacaini.id, JOMBANG – Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa menuntut transparansi kinerja Bupati dan Wakil Bupati Jombang berlangsung ricuh. Mereka terlibat aksi saling dorong hingga baku pukul saat dihalangi petugas untuk masuk halaman Pendopo Kabupaten Jombang.

Merasa dihalangi saat akan menyalurkan aspirasinya, massa aksipun terus merangsek untuk masuk halaman pendopo. Seorang polisi tampak terjatuh menjadi sasaran emosi para mahasiswa. Beruntung petugas lain berhasil menolong dan mencegah mahasiswa semakin agresif.

Sebelumnya, massa aksi berkumpul di Kebonrojo, Jalan KH Wahid Hasyim. Dari lokasi titik kumpul, mereka berjalan menuju lokasi sasaran sambil membentangkan bendera dan poster berisi tuntutan.

Korlap aksi mahasiswa, Rizal Abdillah mengatakan aksi unjuk rasa ini dilakukan untuk menanyakan program kerja Bupati Mundjidah Wahab dan Wakil Bupati Sumrambah yang mereka nilai belum maksimal sampai memasuki satu tahun terakhir kepemimpinan.

“Meskipun dalam laporan tasyakuran kemarin capaiannya sudah 80 persen, tapi buktinya apa,” ujar Rizal kepada Bacaini.id di tengah aksi unjuk rasa siang ini, Kamis, 20 Maret 2023.

Dengan berapi-api massa aksi langsung berorasi di depan pendopo yang sudah dijaga ketat barikade petugas berseragam korp coklat. Tidak kunjung ada tanggapan, mereka pun memaksa, berusaha merangsek masuk halaman pendopo menerobos barikade petugas.

Beberapa kali gagal menerobos rapatnya penjagaan petugas, massa aksi tidak menyerah dan terus berupaya membobol barikade. Sempat jebol, namun petugas keamanan malah memaksa menarik beberapa mahasiswa masuk ke halaman pendopo. Tidak terima, massa aksi pun semakin brutal hingga sejumlah petugas terprovokasi.

Aksi saling kejar tidak terhindarkan hingga seorang petugas kepolisian terjatuh menjadi sasaran luapan emosi mahasiswa. Massa aksi semakin agresif saat pasukan huruhara masuk sambil menyalakan sepeda motor trail bermaksud menghalau mereka. Tanpa ragu, mereka menarik motor petugas sampai terjatuh.

Suasana mulai terkendali setelah perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Jombang keluar menemui massa aksi dan menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Mundjidah tidak ada di tempat. Bupati sedang menunaikan tugas di daerah lain.

Kepala Badan Perencanaan Daerah Danang Praptoko yang menemui massa aksi menyampaikan bahwa pemerintah sudah menjalankan program kerja sesuai dengan rencana dan musrenbang mulai dari tingkat desa hingga kabupaten.

Pernyataan tersebut tidak lantas membuat para mahasiswa percaya begitu saja. Mereka tetap ingin menemui bupati secara langsung. Massa aksi memberikan tenggat waktu dua kali 24 jam kepada Bupati Mundjidah untuk menemui massa aksi yang merupakan mahasiswa dari tiga organisasai yakni HMI, GMNI dan PMII.

“Kita berikan waktu dua kali 24 jam untuk bisa berdialog, kalau tidak kita akan kembali berunjukrasa dengan masa lebih banyak,” ujar Rizal sambil mengomando massa aksi untuk membubarkan diri dengan tertib kembali ke kampus masing-masing.

Penulis: Syailendra
Editor: Novira

Tonton video:

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: aksi mahasiswabupati jombangpemkab jombang
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Muh Samanhudi Anwar Ketua KONI Kota Blitar dipersoalkan dan berpotensi digugat ke BAKI

Keabsahan Ketua KONI Kota Blitar Bisa Digugat ke BAKI, Status Hukum Samanhudi Disoal

Ilustrasi teror pocong viral di Jawa Timur yang mengingatkan pada kasus ninja dan kolor ijo

Teror Pocong Masuk Jawa Timur, Mengingatkan Publik pada Ninja hingga Kolor Ijo

Ilustrasi teror pocong. Foto: bacaini by AI

Teror Pocong, Hoaks yang Menjadi Modus Kriminal

  • Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin menjelaskan skema dana hibah KONI Kota Blitar

    Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In