• Login
Bacaini.id
Wednesday, May 13, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mbak Wali dan Gus Qowim Ikuti Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H

ditulis oleh Redaksi
26 June 2025 11:02
Durasi baca: 2 menit
Mbak Wali dan Gus Qowim Ikuti Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Mbak Wali dan Gus Qowim Ikuti Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H. Foto : Dok. Pemkot Kediri

Bacaini.ID, KEDIRI – Menyambut 1 Muharram 1447 H atau 1 Suro, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha memberangkatkan sekaligus mengikuti pawai budaya yang bertajuk Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H, Kamis (26/6/2025). Kirab budaya ini dengan membawa tumpeng. Barisan kirab ini diawali dengan pembawa Tumpeng Tunggul, selanjutnya diikuti barisan Tumpeng Pewara dari 46 kelurahan.

Para peserta Kirab juga terlihat sangat semangat untuk berpartisipasi dalam acara ini. Dengan mengenakan pakaian adat dan berbagai kostum khas daerah. Sebelum pemberangkatan Kirab Tumpeng, juga disuguhkan penampilan Pecut Samandiman, dan penyerahan pecut ke Wali Kota Kediri.

Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H sebagai wujud syukur masyarakat Kota Kediri kepada Allah SWT. Dengan harapan, Kota Kediri senantiasa rukun, tentram, dan jauh dari segala mara bahaya. Peringatan kirab ini mewujudkan persatuan dan kesatuan warga Kota Kediri untuk mendukung terwujudnya Kota Kediri Mapan, yaitu Kota yang Maju, Agamis, Produktif, Aman dan Ngangeni.

Sebelum kirab dimulai, Wali Kota Kediri menuturkan bahwa Bulan Suro atau Muharram dikenal dengan bulan yang penuh dengan renungan, bulan yang sakral, dan bulan spiritual. Dengan diadakannya Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H ini, bukan hanya sekedar tontonan, tapi juga sebagai sarana untuk nguri-nguri budaya jawi, memperkuat jati diri dan karakter warga Kota Kediri.

Lebih lanjut, Mbak Wali menuturkan Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H, juga baru pertama kali diadakan di Kota Kediri. Harapannya, bisa diadakan kembali di tahun mendatang, semakin meriah dan menjadi agenda tahunan Kota Kediri. Hal ini juga selaras dengan salah satu Sapta CIta Kota Kediri yakni Kediri City Tourism (D’Cito). “Kegiatan budaya seperti ini juga bisa menjadi daya tarik wisata, sehingga membuat orang-orang ingin berkunjung ke Kota Kediri untuk mempelajari seni budaya yang ada di sini,” Harapnya.

Tak lupa, Wali Kota termuda di Indonesia ini juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta kirab yang telah menampilkan kreativitasnya. Hal tersebut telah menghadirkan nuansa budaya sekaligus religi yang begitu hidup.

Rute Kirab Mapag Wiyosan Enggal Muharram 1447 H, mengambil start dari Masjid Agung Kota Kediri, lalu ke Jalan Panglima Sudirman, Jalan Dhoho, dan finish di Balaikota Kediri Jalan Basuki Rahmad. Setelah finish, tumpeng diterima langsung oleh Wali Kota Kediri dan jajaran. Kemudian tumpeng-tumpeng tersebut didoakan dan dimakan bersama.

Turut serta Kirab Budaya ini, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Sekretaris Daerah Bagus Alit, para asisten, staf ahli, Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri, Camat dan Lurah se-Kota Kediri.(ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Batu rubi jumbo 11.000 karat temuan terbaru di Mogok Myanmar

Rubi Jumbo 11.000 Karat Hebohkan Myanmar, Batu Mulia Terbaik

Ahmad Dhani dan Maia Estianty sambut kelahiran cucu pertama berweton Minggu Pahing

Cucu Ahmad Dhani Lahir Minggu Pahing, Ini Watak dan Karakternya Menurut Primbon Jawa

Aktivitas pedagang di Pasar Pahing kota Kediri. Foto:bacaini/AK Jatmiko

Rupiah Terjun Bebas, Ini Dampaknya Bagi Rakyat Kecil

  • Maia Estianty memakai perhiasan red ruby di pernikahan El Rumi

    Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bupati Blitar Disebut Dalam Bau Busuk Limbah Peternakan Ayam CV Bumi Indah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Djarum Grup Akuisisi Bakmi GM, Pendapatannya Bikin Melongo

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kepemilikan tanah dengan Letter C, Petuk D, dan Girik mulai tahun 2026 tidak berlaku. Mulai urus sekarang juga !

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In