• Login
Bacaini.id
Sunday, May 31, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mbak Cicha Bersama PKK Kabupaten Kediri Kaji Tiru Penanganan Stunting, AKI dan AKB di Sleman

ditulis oleh
12 September 2024 11:14
Durasi baca: 2 menit
Mbak Cicha Bersama PKK Kabupaten Kediri Kaji Tiru Penanganan Stunting, AKI dan AKB di Sleman. Foto : Dok. Pemkab Kediri

Mbak Cicha Bersama PKK Kabupaten Kediri Kaji Tiru Penanganan Stunting, AKI dan AKB di Sleman. Foto : Dok. Pemkab Kediri

Bacaini.ID, SLEMAN – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito menekankan perlunya kerjasama berbagai pihak dalam upaya penanganan stunting, Angka Kematian Ibu (AKB) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Bumi Panjalu.

Mbak Cicha sapaan akrab istri dari Bupati Hanindhito Himawan Pramana ini menyampaikan, di Kabupaten Kediri, upaya percepatan penurunan stunting, AKI dan AKB menjadi program prioritas pemerintah daerah.

Menurut Mbak Cicha, ketiganya menjadi persoalan serius dan dalam penanganannya diperlukan kerjasama, tidak hanya pemerintah daerah, namun juga masyarakat dan organisasi lain.

Berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, angka stunting di kabupaten Kediri pada angka 16,8 persen. Adapun hasil intervensi yang dilakukan serentak di Juni 2024 angka stunting turun di angka 7,49 persen.

“Ini semua berkat kolaborasi bersama tim percepatan (penanganan) stunting di Kabupaten Kediri,” kata Mbak Cicha saat melakukan kunjungan ke Kabupaten Sleman, Rabu (11/9/2024).

Begitupula AKI dan AKB. Pada 2021 AKI sebanyak 29 kasus, 2022 turun menjadi 11 kasus dan 10 kasus di 2023. AKB pada 2021 ada 150 kasus, 122 kasus di 2022 dan 83 kasus di 2023.

Ditegaskan Mbak Cicha, penurunan itu tentunya masih bisa dimaksimalkan. Pihaknya pun mengajak semua tim untuk tidak terlalu dini berpuas diri.

Untuk memaksimalkan percepatan penanganan stunting, AKI dan AKB di Bumi Panjalu, Mbak Cicha bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri melakukan kegiatan kaji tiru ke Kabupaten Sleman.

“Kami ingin berdiskusi menggali pengalaman serta praktek baik yang telah diterapkan di Kabupaten Sleman dalam penurunan stunting, AKI dan AKB,” ungkap Mbak Cicha.

Kabupaten Sleman ini menjadi tujuan kegiatan kaji tiru karena dalam penanganan stunting, AKI dan AKB dinilai berhasil. Sebagai contoh, stunting berdasarkan SKI 2023 pada angka 12,4 persen, dan berdasarkan pantauan melalui posyandu pada angka 4,51 persen.

Sebagai rangkaian kegiatan kaji tiru di Bumi Sembada itu, Mbak Cicha bersama Tim Penggerak PKK juga diajak mengunjungi Kalurahan Sidoluhur. Desa ini pada 2023 berhasil mendapatkan penghargaan dari asosiai Dinas Kesehatan sebagai desa penanganan stunting terbaik se-Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri Ahmad Khotib menyebut, ada hal-hal yang dapat dicontoh dari yang telah diaplikasikan di Kalurahan Sidoluhur, yakni keaktifan pemerintah desa yang bisa mengajak masyarakat termasuk kalangan lain seperti pengusaha.

Disisi lain, sikap kepedulian warga terhadap lingkungan masyarakat diakui dapat terbangun dengan baik dan perlu untuk ditiru. Sehingga program penanganan stunting, AKB dan AKI berjalan maksimal.

“Disini diperlukan jiwa keiklasan, penanganan (stunting, AKI dan AKB) bukan hanya mengandalkan dari daerah, tapi dari masyarakat untuk masyarakat yang peduli terhadap lingkungan, ” tambah Khotib. (ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Petis khas Jawa Timur dalam wadah tradisional yang menjadi bumbu legendaris sejak era Majapahit

Sejarah Petis Jawa Timur, Bumbu Warisan Majapahit Sejak Abad ke-10

Pengembangan fasilitas Stasiun Madiun oleh KAI Daop 7 Madiun dengan pembangunan peron tinggi dan perluasan area parkir

KAI Daop 7 Madiun Kembangkan Stasiun Madiun, Parkir Diperluas hingga Bangun Peron Tinggi

Latihan squat untuk menjaga kesehatan otot bokong atau glutes

Otot Bokong Ternyata Pengaruhi Umur Panjang, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In