• Login
Bacaini.id
Friday, August 21, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mas Ipin Dorong Swasembada Pangan Berbasis Sekolah, Tanamkan Kesadaran Sejak Dini

ditulis oleh Hari Tri Wasono
22 April 2026 19:18
Durasi baca: 2 menit

Bacaini.ID, TRENGGALEK – Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin atau yang akrab disapa Mas Ipin, menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Swasembada Pangan Berbasis Sekolah sebagai upaya membangun kesadaran ketahanan pangan sejak usia dini.

Hal tersebut disampaikan saat mendampingi kunjungan Yayasan Swatantra Pangan Nusantara dalam kegiatan pembagian bibit dan pupuk di sejumlah sekolah di Kecamatan Gandusari, Rabu (22/4/2026).

Menurut Mas Ipin, generasi muda perlu dibekali tanggung jawab sejak dini dalam menanam dan merawat tanaman agar mereka memahami proses produksi pangan secara langsung. Ia menilai, pengalaman tersebut penting untuk membangun kedekatan anak-anak dengan sektor pertanian.

“Gerakan swasembada sangat penting. Jadi sejak kecil diajari bagaimana punya tanggung jawab menanam dan merawat, lalu mereka bisa mengonsumsi apa yang mereka tanam sendiri,” ujarnya.

Program ini melibatkan siswa dalam kegiatan bercocok tanam, khususnya sayuran dan hortikultura, dengan memanfaatkan lahan sekolah.

Media tanam seperti polibag digunakan untuk mempermudah praktik, sekaligus mendorong penerapan pertanian organik.

Mas Ipin juga menyoroti perubahan pola pikir masyarakat yang mulai menjauh dari sektor agraris. Ia ingin paradigma tersebut diubah dengan menanamkan pemahaman bahwa pangan merupakan aspek strategis bagi kedaulatan bangsa.

“Kita ingin merevolusi pemikiran bahwa pangan adalah masa depan. Keberadaan pangan itu adalah harga diri bangsa, sehingga tidak ada ketergantungan pada negara lain,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap program ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, melainkan berkembang menjadi gerakan kolektif yang melibatkan berbagai pihak. Dengan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Trenggalek optimistis mampu memperkuat ketahanan pangan daerah melalui pendidikan.(abi/ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Empat kandidat Ketum PBNU 2026-2031 Imam Jazuli Gus Yusuf Gus Kikin dan Gus Yahya

4 Kandidat Ketum PBNU 2026-2031, Siapa yang Paling Tulus Ngopeni Umat?

AI boros energi dan air untuk menjalankan pusat data

AI Ternyata Boros Energi dan Air, Ini 4 Cara Menghematnya

Kiai Miftachul Akhyar saat tausiyah istighosah jelang Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang

Jelang Muktamar ke-35 NU, Kiai Miftachul Akhyar: Hari Penuh Ketidakmenentuan

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In