• Login
Bacaini.id
Saturday, May 30, 2026
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA
No Result
View All Result
Bacaini.id

Mas Dhito Ajak Pegawai dan Masyarakat Pakai Udeng Jayabhaya

ditulis oleh Editor
1 April 2022 13:27
Durasi baca: 2 menit
Bupati Kediri berikan apresiasi kepada pegawainya yang bisa memakai udeng Jayabhaya. Foto: Ist

Bupati Kediri berikan apresiasi kepada pegawainya yang bisa memakai udeng Jayabhaya. Foto: Ist

Bacaini.id, KEDIRI – Kedua pegawai Pemerintah Kabupaten mendapatkan reward dari Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana. Reward ini diberikan karena mereka berani menunjukkan cara menggunakan ikat kepala atau udeng khas Kabupaten Kediri saat apel HUT ke-1218.

Salah satunya adalah Khuderi Hartanto, pegawai Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kediri ini mengatakan keberhasilannya memakai udeng karena dia memang sering mencoba.

Hingga akhirnya dia percaya diri ketika ditantang Mas Dhito menunjukkan cara memakai udeng Jayabhaya di depan seluruh peserta apel. Bahkan ternyata Khuderi juga lah yang membantu rekan-rekannya yang lain untuk memakai udeng sebelum kegiatan apel berlangsung.

“Kalau belum bisa, harus terus berlatih. Kalau setiap hari memakai udeng Jhayabaya, pasti akan biasa dan jadinya bisa pakai sendiri,” kata Khuderi usai apel di Kantor Pemkab Kediri, Jumat, 1 April 2022.

Khuderi mengatakan letak kesulitannya adalah pada beberapa aksen seperti membentuk aksen gunungan dan pecut. Karena aksen inilah yang menjadi ciri khas dari Udeng Jhayabaya. Udeng atau ikat kepala ini merupakan bagian penting dari pakaian khas Kabupaten Kediri yang baru dilaunching Mas Dhito pada 25 Maret 2022 lalu.

Sementara itu, Mas Dhito mengatakan pemberian reward tersebut sebagai bentuk apresiasi karena kemauan dan kecintaan pegawai Pemkab Kediri dalam melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Kediri

Mas Dhito juga menjelaskan, kedepannya masih akan merumuskan apakah udeng ini akan dibuat dalam bentuk siap pakai seperti blangkon atau tetap ikat kepala manual seperti saat ini.

“Masih kita rumuskan, karena ketika kita buat seperti blangkon yang tinggal pakai, ditakutkan lambat laun udeng ini akan punah karena tidak ada yang mengerti bagaimana cara memakainya,” kata Mas Dhito, Jumat, 1 April 2022.

Untuk itu, Mas Dhito mengajak dan mengimbau agar para pegawai di wilayah kerjanya sekaligus masyarakat untuk saling membantu mengajarkan bagaimana cara memakai udeng khas Kabupaten Kediri.

“Kadiri Raya Mukti, Hayo Gumregah Nyawiji. Kediri sejahtera, ayo bangkit bersama. Dengan keguyuban, dengan hal kecil, dengan udeng saja menandakan bahwa kita tidak bisa hidup sendiri. Kita harus bersatu membangun Kabupaten Kediri,” tandasnya.(ADV)

Print Friendly, PDF & EmailCetak ini
Tags: Bupati Dhitohari jadi kabupaten kediri 1218pemkab kediriudeng jayabhaya
Advertisement Banner

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Recommended

Ilustrasi internet lemot saat bekerja online

Internet Lemot dan WiFi Putus Nyambung? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Ilustrasi pekerja kantoran Indonesia sedang bekerja

Riset Gallup Ungkap Pekerja Indonesia Paling Bangga Jadi ‘Budak Korporat’, Stres Kerja Terendah di Dunia

Ilustrasi pasukan Garnisun. Foto: istimewa

Jejak Garnisun Menumpas Premanisme di Zaman Orde Baru

  • Panitia seleksi rekrutmen perangkat Desa Gogodeso Kabupaten Blitar menghentikan sementara tahapan seleksi akibat polemik peserta

    Rekrutmen Perangkat Desa Gogodeso di Blitar Ricuh, Siapa Bermain?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Red Ruby Maia Estianty Jadi Sorotan di Pernikahan El Rumi, Ini Mitos Merah Delima dalam Tradisi Nusantara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sinyal Tegas Wali Kota Blitar soal Dana Hibah KONI, Problem Hukum Samanhudi Jadi Kajian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Rasanya Sekolah Zaman Penjajahan Belanda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jejak Offshore di Balik Perusahaan Sawit Papua

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Bacaini.id adalah media siber yang menyajikan literasi digital bagi masyarakat tentang politik, ekonomi, sosial, budaya, hukum, pertahanan keamanan, hiburan, iptek dan religiusitas sebagai sandaran vertikal dan horizontal masyarakat nusantara madani.

No Content Available
  • Tentang Kami
  • Pedoman Media Siber
  • Beriklan
  • Redaksi
  • Privacy Policy

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

No Result
View All Result
  • BERANDA
  • BACA
  • SOSOK
  • EKONOMI
  • BACAGAYA
  • INTERNASIONAL
  • OPINI
  • TEKNO & SAINS
  • REKAM JEJAK
  • PLURAL
  • HISTORIA
  • INFORIAL
  • BACA DATA

© 2020 - 2026 PT. BACA INI MEDIA. Hak cipta segala materi Bacaini.ID dilindungi undang-undang.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In